Itulah gambaran Cosa Aranda vs Zalukhu yaitu Bapak sibuk cari duit, anak perlu perhatian, pendapat bapak sibuk dan anak butuh perhatian bisa salah bisa benar kan saya hanya pengamat, tentu tidak bisa dijamin kebenarannya.

Gambaran itu tercermin dari beberapa postingan mereka di Cosa Aranda dan di Zalukhu, karena kesibukan dan kemasteran guru Cosa Aranda bisa tidak terfikir bahwa anaknya kita kita ini dan mas zalukhu ternyata juga butuh perhatian, berupa jawaban email yang enak, YM yang mengena, kadang juga permintaan maaf yang bisa dimengerti oleh anak yang masih newbie ini. Tapi karena masih anak,apalagi sedang sedih, tentu saja juga butuh belaian kasih sayang, butuh di cium, butuh juga di kasih sangu untuk beli mainan, apalagi bapaknya pernah menjanjikan uang sangu hasil kerja bapak yang selama ini waktunya habis digunakan untuk cari duit di internet.

Sebalikya anak-anak juga harus mengerti dikit donk, bapak kan udah bertahun-tahun membesarkan anaknya dengan susah payah, banting tulang menulis blog kadang tidak dibayar, mencari sesuap nasi dari internet, jadi jangan hanya satu masalah semua yang dilakukan bapak jadi sia-sia, gara-gara anaknya terlalu berlebihan minta perhatian. Belum bapak harus bayar tagihan telpon, tagihan hosting, paypal yang di limit, google yang di susped, website yang kena limit gara gara bandwidthnya terbatas, lagi ditambah kenakalan-kenakalan anak-anak yang lain karena iseng kemudian membobol situs bapak. Bapak Jadi Stress nih (kebanyakan anak soalnya pak, segera kawainkan saja tuh anaknya).

Selain itu Sang bapak kan juga lagi banyak investasi, beli mobil, beli ruko, mengajar ke seluruh Indonesia, beli perlengkapan bisnis di internet, dan internet marketing, sehingga menguras tenaga, waktu, biaya dan pikiran apalagi ini dikalukan secara serentak. Jadinya si bapak kadang lupa kalau anaknya sudah besar, sudah bisa bikin blog, sudah tidak diperlakukan sebagai anak kecil lagi. Jadi bapak harus mengerti donk, jangan karena kesibukan apalagi sudah jadi artis, lupa anaknya yang masih butuh sentuhan kasih sayang orang tuanya. Apalagi anaknya banyak dan memiliki sifat bawaan yang berbeda dan beragam, ada yang pendiam, ada yang pemarah, ada yang manja, ada yang suka curhat, ada yang pembunuh seperti ryan (hehehe).

Solusinya gimana pakde?

Tanyakan saja pada Ebit G Ade, nanti dia kan menjawab Tanyakan Saja Pada Rumput Yang Bergoyang.

Bukan Solusi itu pakde!

Pakde aja banyak masalah, jangan-jangan nanti justru masalahnya pindah ke pakde?

Pakde sudah memberi solusi berupa komentar di beberapa postingan blog yang bersangkutan. Belum tentu solusi pakde cocok untuk mereka, biarlah mereka sendiri yang berproses, kita hanya berdoa semoga cepet selesai dan happy ending.

Semua masalah akan berakhir dengan sendirinya, tidak usah khawatir, tidak ada manusia tanpa masalah, justru semua itu bagian dari proses naik kelas. Coba perhatikan kalau mau ujian akhir di sekolah kita kan selalu dikasih soal, nah sama dengan hidup ini, setiap kita mau melangkah maju tentu akan banyak rintangan yang harus kita selesaikan dan kita hadapi. Tinggal pintar-pintar saja mensiasatinya dan mencari solusi terbaik.

Masih Belum Puas pakde!

Kalau masih belum puas ada tip saran dari pakde:

1. Makan sebanyak mungkin, minum sampai perut kembung.
2. Kepala sampean coba di pukul-pukul sendiri sampai mumet (biar dimarahi pak dokter nanti)
3. Terus mandi, makan obat tidur dan masuk kamar tidur pintu dikunci.

Pakde stress yah?

Ya kebanyakan mikir, hutang, tagihan, bayar sana bayar sini, uang habis. Lemes.

Tapi pakde bersyukur karena Tuhan masih memberi Hidup, sehat, banyak anak, banyak rejeki, banyak yang comment, banyak trafik, banyak klik tidak curang, meskipun masih banyak tagihan kartu kredit dan masalah.

Pesan Terakhir? (wah pakde belum siap yang itu)

Hidup ini sudah susah, jangan dipersulit apalagi ditambah dengan masalah baru, tolong-tolong-tolong…..

Hasil pencarian untuk artikel ini:

anak butuh perhatian (2), bapak mencari anak angkat (2), anak anak butuh perhatian (1), cosa aranda vs zalukhu (1), masalah anak sibuk tanggapan (1), mengatasi solusi anak cari perhatian (1), seorang bapa yang menelantarkan anaknya (1)