Meskipun saat saya masih ikut MLM karena ingin menyenangkan saudara saya yang maniak MLM, tapi saya sepertinya sudah tidak menjalankan lagi karena mungkin saya tidak jodoh atau tidak pinter di bisnis MLM. Mungkin saya generasi pertama mengikuti MLM yaitu tahun 1994, ketika itu Amway lah MLM pertama yang ada di Indonesia, kemudian disusul oleh CNI, HD, Tiansi, MqNet, UFO, Sinergi dan 1001 MLM yang menjamur dan akhirnya udah gak sempat ngikuti.
Terakhir saya di prospek oleh kakak saya sendiri yaitu Pak Asim Sugito dan saya sebagai konsumen produknya karena daya mendapat manfaat dari produk itu. Gimana gak ikut, yang memprospek kakak saya sendiri yang Maniak MLM itu. Asim Sugito seorang Guru STM Negeri Tuban yang udah malang melintang di Bisnis MLM dan tahu benar mana MLM yang bagus dan MLM yang kurang bagus bahkan yang money Game.
Pro Konta MLM di Indonesia
Pro kontar tentu akan muncul jika sesuatu yang tidak wajar, misalnya gerasakan masal MLM, Bonus yang selangit, kisah sukses yang tidak seperti biasanya. Atau yang sering kita sebut diluar batas kewajaran. Apalagi ide MLM adalah dari negara Kapitalis siapa lagi kalau bukan Amerika. Negara besar yang di kontrol oleh Umat Yahudi si cerdas penguasa dunia itu.
Selian itu teknik teknik tertentu dalam mencari member plus mereka yang menjadi korban akibat salah menjelasakan bisnis MLM secara benar mejadi bahan pro kontra yang tiada habis. Termasuk penyimpangan penyimpangan yang orang awam kadang tidak bisa menbedakan apakah itu MLM, arisan berantai, sekema cepat kaya, membuat pro konta semakin tajam.
Terus terang saya mulai mengerti bisnis atau mengerti teknik penjualan dari bisnis MLM. Juga belajar berfikir dan berjiwa besar dari Bisnis MLM. Saya pernah jatuh bangun di bisnis MLM, bahkan sampai berdarah-darah.
Dari segi Ilmu MLM telah merubah cara pikir dan cara pandang saya tentang bisnis, tapi dari segi pendapatan sebenarnya saya relatif rugi, bahkan saya pernah jual mobil dan keluar dari perusahaan gara gara ikut MLM.
Kenapa MLM Dibenci tapi tetap tumbuh subur di Indonesia
Terus terang kalau tidak kakak saya yang mengenalkan saya tidak akan pernah tahu MLM, ada beberapa sisi negatip MLM yaitu suatu penyimpangan yang ditimbulkan oleh sisetem MLM itu sendiri. MLM apapun bentuknya memang tidak lepas dari kemiripan skema piramid (tapi tidak piramid murni), meskipun hal ini dibantah oleh para maniak MLM. Tapi kalau mau jujur sitem apasih yang tidak mengandalkan sistem pyramid. Struktur permerintahan, struktur perusahaan juga piramid dimana posisi tertinggi adalah Presiden, Menteri dan seterusnya sampai pada RW/ RT dan posisi paling bawah adalah Rakyat yang menjadi objek.
MLM tumbuh subur di Indonesia menurut saya ada beberapa hal:
1. Orang Indonesia sifat silaturahminya cukup tinggi, dan konsep MLM ini kan dari mulut ke mulit, dari teman ke teman, dari saudara ke saudara lainnya. Kadang orang ikut MLM itu karena merasa tidak enak sebab yang mengajak adalah teman atau sudara sendiri atau bahkan atasannya.
2. MLM yang baik mempunyai cara rekrut yang dahsyat, dengan memotifasi membernya untuk selalu berfikir positip dan berjiwa besar. Untuk bisa bermimpi besar dalam mencapai pendapatan tertentu. Mengajak orang sama dengan memberi pekerjaan ke orang lain.
3. Rata rata penghasilan orang Indonesia yang kecil menjadikan MLM daya tarik yang menggiurkan: Pendapatan yang melimpah, Pensiun muda pensiun Kaya, Iming iming bonus gajian bulanan besar tanpa bekerja, Bonus Mobil Mewah, Rumah mewah, memiliki kapal pesiar dan keliling dunia tanpa keluar duit.
Dampak buruk MLM banyak disalah gunakan oleh oknum tertentu
Meskipun banyak sisi positipnya, sisi negatipnya juga banyak, berikut adalah penyimpangan-penyimpangan yang mendompeng nama besar MLM.
1. Arian berantai / arisan email berantai, arisan kejujuran dan semacamnya adalah contoh dampak buruk penyimpangan MLM.
2. Sekema Piramid : Suatu sekema dimana yang diatas adalah yang paling di untungkan, siapa yang lebih dulu gabung dialah yang menang, dialah yang mendapat keuntungan besar. MLM yang sistemnya bagus menghindari piramid murni.
3. Skema Penggalangan dana atau investasi dengan sistem Pyramid, sudah banyak rakyat indonesia menerima dampak buruk penyimpangan yang berkedok MLM. Sistem ini biasanya menawarkan suatu investasi dengan keuntungan yang tidak masuk akal. Duit 20 rb bisa menjadi 20 Juta dalam sekejap, dimana dana itu bukan diputar untuk usaha tetapi uang diperoleh dari member yang berhasil di rekrut untung bergabung. Sudah ribuan orang jadi korban, lihat saja di televisi banyak orang yang sudah kehilangan puluhan juta bahkan milyaran sistem investasi yang sistemnya mirim MLM.
4. Menjamurnya bisnis mirim MLM Internet dengan sistem piramid murni dan juga bisnis offline mirip MLM yang sangat merugikan dan meresahkan masyarakat.
Ada MLM yang bagus, dengan Produk Berkualitas sebanding dengan Manafaatnya
Meskipun banyak sisi negatip juga ada sisi positipnya, itulah yang pernah saya rasakan setelah bergabung dengan MLM.
1. MLM yang bagus adalah menjual produk yang berkualitas bukan menjual sistem tetapi dengan produk yang jelek.
2. MLM yang secara teratur memberi motivasi pada member agar selalu berfikir positip, agar selalu melakukan bisnis dengan benar tanpa memaksa member lain untuk bergabung.
3. MLM yang selain memberi iming iming tanpi secara teratur memberi pelatihan bisnis, teknik menjual yang baik, menerangkan produk dengan baik, teknik merekrut yang baik.
4. MLM yang memberi peluang yang sama tiap orang untuk mencapai posisi puncak. Sehingga siapapun yang mejalankan asal dengan sungguh-sungguh dia akan bisa merih posisi / peringkat meskipun dia gabung belakangan.
Pengalaman Nyata 15 tahun Bergulat dengan MLM
Saya sudah mengikuti hampir semua jenis MLM selama 15 tahun, dan mengikuti sistem dengan benar (menurut saya), tapi ternyata semua tidak ada yang mudah, dan semakin serius semakin banyak waktu, biaya dan tenaga yang dibutuhkan.
Saya sampai berfikir tidak ada jalan lain yang lebih baik selain MLM (kadung fanatisnya dengan MLM), disaat awal penuh semangat, motivasi tinggi, dan akhirnya bisa dapat bonus. Tapi mungkin saya termasuk yang mudah menyerah maka semua selalu kandas.
Saya mencari MLM yang baru, MLM yang sistemnya lebih cangih, MLM yang paling mudah dijalankan dari MLM Kapitalis sampai MLM Syariah.
Dengan segala cara mencari member plus dengan impian dan janji-jangi yang selangit membuat saya akhirnya merasa tidak enak juga untuk terus aktif di MLM. Apalagi MLM yang semua produknya dari luar negeri, yang tentu saja akan menguras devisa, memang sih pemerintah mendapat pemasukan dari pajak tapi dana yang keluar dari kocek kita jauh lebih besar dari pajak yang dihasilkan yaitu 10 s/d 20 persen.
Tapi saya juga tidak boleh munafik: saya beli HP baru, beli Notebook, beli Software dari luar negeri juga akan mengeruk devisa. Memang saat ini susah menjalankan Aku cinta produk Indonesia sementara kita tidak bisa menciptakan produk yang lebih baik.
Itulah penyakit negera berkembang, semantara Amerika dan Israel sudah menjarah dunia kita sendiri malah semakin bangga memakai produknya yang jelas jelas dikuasai asing. Lihatlah betapa semua orang kita sekarang pake HP, betapa orang bangga dengan HP baru, Notebook baru, padahal bukan buatan Indoensia.
Rasa Nasionalime saya kadang terusik, sehingga saya mencari MLM dari Indonesia, tapi tetap saja saya malah berasa bedosa kalau tidak bisa menyukseskan orang lain. Jika saya tidak mengunakan harapan dan impian yang tinggi mana mungkin orang bisa dengan gagah berani menyakinkan pada banyak orang bahwa apa yang dijalankan adalah sitem yang terbaik.
Sekali lagi MLM bukan jalan saya, bukan tujuan hidup saya, meskipun MLM telah memberi pelajaran pada saya, MLM adalah Sekolah bisnis Pertrama saya.
Gara gara MLM saya selalu baca buku, berfikir positip, selalu semangat, karena dipaksa semangat oleh upline, dipaksa ikut pertemuan yang menggugah semangat dan pemuh impian.
Gara gara MLM saya akhirnya berani investasi dan membeli Rumah di Taman Dayu (tapi bukan dari hasil MLM) yang mana 15 tahun lalu tidak pernah terfikirkan, boro boro beli rumah di kawasan elit, beli mobil saja tidak pernah terlintas.
Saya termasuk yang tidak beruntung di MLM, meskipun saya pernah mencapai posisi puncak di salah satu MLM tapi ternyata MLM tidak seindah Iklannya. Hanya 1 s/d 10 persen saja orang yang sukses sampai puncak di MLM, yang gagal jauh lebih banyak. Tapi jangan menyalahkan MLM di bisnis apapun sebenarnya yang sampai sukses juga sedikit terutama bisnis wira usaha, hanya saja di MLM kadang diberi impian yang sangat besar, diberi bonus yang besar, dibilang mudah dan gampang menjalankannya tapi kenyataanya untuk mencapai utu kadang harus berdarah-darah, saya bahkan sampai menjual mobil dan meninggalkan waktu untuk anak istri untuk bisa dengan sepenuh hati sukses.
Mengambil Hikmah dari bisnis MLM
Semangat yang terus membara dan selalu berfikir dan berjiwa besar, selalu berfikir positip itulah yang membuat bisnis apapun yang saya tekuni bisa berkembang. Itulah hikmah terbesar dari bisnis MLM.
Menjadi Member MLM yang serius adalah sekolah bisnis, pelatihan bisnis real, praktek bisnis nyata, jika semangat anda seperti semangat di MLM sebenarnya bisnis apapun yang kita kerjakan dengan sungguh-sungguh, bahkan bisnis mengelola sampah sekalipun akan menjadi bisnis yang besar. Kuncinya yaitu kita harus punya visi dan misi yang kuat dan patang menyerah untuk menjalankannya.
Dari bisnis MLM, menuju Forex Trading solusi bagi yang susah cari member tapi ada dana.
Dua bisnis ini memiliki kesamaan yaitu bisa mendapat keuntungan yang sangat besar, memiliki resiko yang juga besar. MLM resiko waktu, biaya dan tenaga, Forex resiko modal dan emosi.
Sama sama bisnis terpanas di abad 21 ini, penuh sensasi dan pro kontra, sama sama bisnis orang kapitalis alias Yahudi dan Amerika, sama sama memiliki dampak baik dan buruk yang seimbang. Memang kalau ingin sukses menguasai dunia belajarlah pada Yahudi, tapi kalau ingin sukses mengasai Akherat belajarlah pada Kaum Sufi.
Jargon di MLM juga sama dengan di Forex: Kaya mendadak, Pavice Income, Pensiun Dini, Pendapatan Melimpah, Bisa membantu banyak orang, sukses dalam sekejap, Jangan mau jadi Karyawan, Rumah Mewah, Jalan jalan ke luar negeri.
Orang yang sukses besar di MLM juga kecil 1 s/d 10 persen di forex juga begitu hanya sedikit orang. Kenapa? Karena banyak orang yang tidak percaya bahwa kesuksesan adalah hak kita, bahwa setiap orang oleh Allah diberi hak yang sama untuk sukses, hanya kadang banyak orang yang tidak mau sukses.
Yang membedakan adalah kalau di bisnis MLM memerlukan member banyak yang aktif agar bisa sukses tetapi di bisnis forex justru tidak butuh member tetapi hanya butuh modal dan keberanian dan yang terpenting butuh komunitas sesama trader plus butuh pengalaman dan teknik yang ampuh.
Kalau di MLM jika ingin sukses maka sukseskan orang lain (downline) dan jangan crossline (membeber rahasia dari group yang berbeda). Justru di Forex banyak banyaklah konsultasi dengan orang yang berbeda, semakin banyak share pengalaman semakin dapat manfaat besar.
Untuk menjadi Pasive Income MLM harus memilik member yang loyan dan sudah berjalan tanpa campur tangan kita, karena semua proses bisnis dijalankan oleh member kita.
Agar Pasice Income di forex : maka anda harus punya robot forex yang sudah teruji sehingga anda tidak perlu campur tangan lagi kaerna semua proses trading dilakukan oleh mesin.
Sehingga jika anda sudah bertahun tahun di MLM dan masih juga belum memiliki jaringan yang sudah berjalan maka tidak ada salahnya anda menjalanan forex dengan mesin autopilot.
Tetap Menjalankan Internet Marketing dan bisnis Online yang Lain
Forex bukan tujuan, sebab jika semua orang bisnis forex maka nanti tidak ada bisnis real, forex juga sembarang forex, saya memilih jalan yang paling aman dan untung.
Sambil riset di forex untuk mendapat dana cepat saya juga tetap menjalankan bisnis real, yaitu internet marketing, jual produk di internet, mengembangkan blog komersial, dan blog idealis seperti sumintar.com ini.
Bahkan saya juga tidak mengajurkan bisnis forex pada anak mudah yang jiwanya tidak stabil, saya kawatir bisa lupa diri, dan tidak mau bekerja secara wajar.
Bagaimapun bisnis yang paling baik adalah bisnis nyata, bisnis yang wajar, bisnis yang tidak terlalu banyak resiko. Tidak semau orang sanggup dengan resiko, banyak orang ingin jalan aman.
Kembali ke Desa dengan Menjadi Pentani Offline
Pada saat yang sama saya ingin kembali ke desa menjadi petani offline, menanam padi, memelihara ternak, memelihara kelinci. Saat ini sudah sedikit sekali orang yang mau pulang kampung karena saya akui memang pendapatan petani sangat kecil, meskipun jadi bahan menarik kampanye, petani dan melayan tetaplah orang yang terpinggirkan. Tidak seperti di Luar negeri seperti Jepang dan Australia petani sangat maju, dan bukan bagian dari kemiskinan.
Pulang Kampung Bukan Berarti Kalah Perang di Kota
Dengan kesuksesan di bisnis Online dan Forex trading dengan mesin Otomatis, harapan saya bisa pulang kampung bukan sebagai orang yang kalah perang, kalah bersaing di Kota besar.
Tapi biarlah bisnis online dan forex mengalir dan saya bisa mendampingi para petani yang bangga dan bahagia hidup di pelosok desa.
Menjadi petani dan peternak bukan dikejar kejar oleh uang lagi, tapi mejadi hobi yang menyenangkan. Hobby yang cocok untuk hari tua saya, hobi yang tidak lagi dipengaruhi oleh politik, oleh iming iming uang, karena semua terkait dengan uang sudah pernah saya raih dan saat ini mengalir tanpa pernah mau berhenti seperti mengalirnya air segar dari mata air pegunungan. Hidup bedampingan secara damai dan bersilaturahmi bukan untuk memprospek, agar mau bergabung dengan bisnis akan tetapi memberi peluang yang lebih iklas karena kita sudah tidak mengarapkan imbalan dari orang yang kita ajak sukses.
Ternyata Kaya, Banyak Duit, Harta melimpah Bukan Segalanya
Banyak orang miskin seperti saya mengharapkan kaya, banyak duit dan harta melimpah: Jangan lupa itu kalau tidak bisa memanage justru akan jadi mala peteaka: Kita bisa sangat sombong, lupa diri, salah tingkah, dan yang paling parah adalah lupa Akan Tuhan. Harta melimpah hanya bermanfaat jika kita bisa memaksimalkan untuk banyak menbantu orang lain, memberi manfaat bagi sekitarnya. Bukan untuk foya foya: sebab harta, harta, wanita adalah godaan yang akan melenakanmu.
Ternyata Apapun Usaha Anda, semua kesuksesan sumbernya dari Tuhan
Kadang kita sudah bersusah payah, atau istilah saya bedarah-darah tapi masih belum sukses juga, maka yang perlu anda renungkan adalah bahwa rejeki itu dari Tuhan Yang Maha Pemberi, jika belum saatnya maka rejeki itu tidak mau datang, manusia hanyalah berusaha dengan penuh harap, berdoa : Keputusan terakhir tetap pada Tuhan Sang Penentu Rejeki.
Kalau Sudah Waktunya Maka Buah Rejeki itu Akan Banjir
Percaya boleh gak percaya juga boleh, bahwa sukses itu di ihtiarkan, tapi kalau sudah waktunya maka rejeki itu datang tidak disangka sangka jalannya. Bahkan kadang kita semakin takut jangan jangan yang ini adalah jebakan kita menuju sifat yang saya sebutkan di atas.
Ada beberapa hal yang terpenting dalam menarik rejeki:
1. Mintalah pada Tuhan Allah, bahwa kepadanyalah semua pertolongan dan sumber rejeki itu,
2. Ihtiarlah dengan segala upaya yang sunguh-sunguh, dan belajarlah pada yang lebih ahli.
3. Jangan lupa dalam perjalanan kita harus tetap berbagi, istilah ustad Yusus Mansyur : Bersedekah.
Semua bisnis butuh proses, tidak ada sukses tanpa pengorbanan, itulah fitrah manusia memang harus besusah payah. Tidak ada niatan saya untuk menjelekkan bisnis MLM, justru saya banyak belajar dan manfaat banyak dengan MLM sehingga tidak mudah dengan godaan uang, iming iming harta benda dan kemewahan. Setiap orang memang akan melalui berbagai proses untuk sukses, kadang harus bedarah-darah, namun belajar pada orang yang sudah pengalaman jauh lebih baik daripada mecoba coba sesuatu yang belum dipahami. Pengalaman akan menjadi saksi, akan menjadi guru yang berharga.
Hasil pencarian untuk artikel ini:
mlm kelas atas (2),
10 besar mlm murni (1),
mlm sistem pensiun dini (1),
mlm syariah mulai menjamur (1),
mlm ufo indonesia (1),
nomor handphone member mlm ufo (1),
pemain mlm (1),
PNS kelas atas (1),
sekema robot forex (1),
sekolah bisnis di luar negeri (1),
sekolah MLM (1),
software sekolah mlm (1),
teknik menjual yang baik ala MLM (1),
teknik merekrut mlm (1),
Teknik mlm (1),
MLM = yahudi (1),
manfaat pertemuan di mlm (1),
korban forex trading sawah dijual (1),
10 teknik merekrut di MLM (1),
apakah money politik memeiliki sisi positif? jika ada sebutkan! (1)