Archive for the ‘Solusi’ Category

Mengisi Masa Pensiun dengan Budidaya Lele

Mengisi Masa Pensiun dengan Budidaya Lele, Judil aslinya tidak sama biar dari segi SEO tidak mengganggu.

Ikan lele sendiri memiliki nilai gizi yang mumpuni disamping dagingnya yang gurih. Lele mengandung protein yang tinggi dan zat penguat tulang (kalsium) yang baik untuk makanan anak balita. Selain itu lele juga mengandung mineral lain yang penting pula untuk kesehatan tubuh.

Pekarangan rumah luas dan Anda suka budidaya ikan? Ada baiknya Anda melirik budidaya lele ini. Budidaya lele ini ternyata tak melulu ‘jorok’ karena sudah bisa dikembangkan sistem budidaya yang lebih murah, bersih dan menjanjikan dengan suplemen organik sehingga bisa maksimal hasilnya.

Bisnis budidaya ikan lele ini pun tampaknya akan selalu menguntungkan. Hal ini karena semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan ikan sebagai sumber protein yang tinggi dengan harga yang terjangkau. Ikan menjadi alternatif mengingat harga daging yang makin hari makin mahal.

Ikan lele sendiri memiliki nilai gizi yang mumpuni disamping dagingnya yang gurih. Lele mengandung protein yang tinggi dan zat penguat tulang (kalsium) yang baik untuk makanan anak balita. Selain itu lele juga mengandung mineral lain yang penting pula untuk kesehatan tubuh.

Dengan fakta-fakta itu, maka pada akhirnya ikan lele dapat dijadikan peluang usaha yang menarik. Mengingat selama ini budidaya ikan lele selalu terkesan ‘jorok’, kini budidaya ikan air tawar tersebut sudah berkembang menjadi lebih murah, bersih, dan menjanjikan.

“Sekarang untuk budidaya ikan lele, kita sudah ada suplemen organik yang dapat membantu budidaya lele lebih maksimal. Karena suplemen organik ini memiliki fungsi sebagai penjaga kualitas air, menignkatkan percepatan pembesaran bibit lele jika dicampur dengan pakannya, dan mengurangi tingkat mortalitas dari bibit lele,” jelas Deden A.S, sebagai salah seorang pembudidaya lele yang ditemui detikFinance, Minggu (21/11/2010).

Deden, yang memulai budidaya lele ini sejak tahun 2006, diawali hanya iseng-iseng di pekarangan rumahnya dengan membuat kolam dari terpal sebesar 3x3x1 meter yang diisi air setinggi 7O cm. Dengan pola budidaya intensif, kolam tersebut dapat menampung jumlah tanam bibit ikan lele sebanyak kurang lebih 1800-2000 yang masing-masing bibit tersebut berukuran 10-12 cm.

“Setelah membuat kolam dan menaruh bibit lele tadi, kemudian memberi pakan dan suplemen organik dengan waktu teratur, selama 45 hari saya bisa memanen lele tersebut dengan jumlah berat sebesar 200 Kg – 250 Kg untuk jumlah maksimalnya,” ujar Deden.

Bagi anda yang tertarik mencoba membudidayakan ikan lele ini, Deden memberi asumsi perhitungan yang sederhana. Dimulai dengan membuat kolam dari terpal dengan ukuran 3x3x1 meter yang tentunya memerlukan biaya yang tidak begitu mahal ketimbang membuat kolam dari semen atau kolam gali.

“Masalah perhitungan harga pembuatan kolam dari terpal, tentu semua orang akan tahu berapa biaya yang dibutuhkan. Karena terpal sendiri permeternya murah,” jelas Deden.

Kemudian, Deden memberikan asumsi biaya pembelian bibit lele dengan harga Rp 300 per ekor. Jika untuk kolam 3x3x1 meter dapat menampung bibit kurang lebih 2000 ekor, maka kita hanya perlu mengeluarkan kocek sebesar Rp 600.000 (Rp 300 x 2000 ekor).

Mengingat  lama pembesaran membutuhkan waktu selama 45 hari, maka kebutuhan pakan yang dibutuhkan adalah sejumlah 90 Kg (2 Kg perhari). Nantinya, Biaya yang dibutuhkan adalah sebesar Rp 660.000, dengan harga pakannya perkarung adalah Rp 220.000 seberat 30 Kg.

Adapun, pembelian kebutuhan suplemen organik adalah Rp 180.000 untuk 4 botol selama 45 hari pembesaran bibit. Empat botol tersebut akan difungsikan untuk pemaksimalan kualitas air dan bibit lele.

Pada akhirnya, total biaya yang dibutuhkan adalah kurang lebih Rp 1440000.

Berikut adalah ringkasan dari modal yang dibutuhkan perkolamnya adalah:

  • Harga Bibit Lele : Rp 300 x 2000 ekor = Rp 600.000
  • Harga  Pakan : Rp 220.000 x 3 karung = Rp 660.000
  • Harga Suplemen Organik: Rp 45000 x 4 botol = Rp 180.000
  • Total Biaya Produksi: Rp 1.440.000

Melalui asumsi modal tersebut dari Deden, maka keuntungan yang bisa didapat dari satu buah kolam dengan target panen 2.000 bibit adalah 200 Kg – 250 Kg.

Deden menjelaskan, bahwa harga eceran yang bisa diraih adalah senilai Rp 15.000 perkilonya. Sedangkan untuk harga yang dijual ke pasar, dapat diraih sebesar Rp 12000 perkilonya.

Sehingga, lanjut deden, jika diambil dari asumsi harga terendahnya, maka keuntungan yang bisa diambil adalah Rp 960.000 untuk satu kolam. Jumlah tersebut diambil dari penjualan lele sebanyak 200 Kg x Rp 12.000 yang berjumlah Rp 2400.000 dikurangi biaya produksi yang berjumlah Rp 1.440.000.

“Jika panen yang kita hasilkan maksimal, kita dapat mencapai berat sejumlah 250 Kg. Keuntungan yang bisa diambil dari selisih total penjualan dan biaya produksi adalah sebesar Rp 1.560.000 perkolamnya,” tegas Deden.

Dari penjualan lele tadi saja, jelas Deden, itu sudah merupakan peluang usaha yang menarik di samping aktivitas kesibukan sehari-hari. Karena biaya yang dibutuhkan tidak membutuhkan nilai investasi yang tinggi.

“Dari sisi waktu tidak begitu lama, malah simple dan sederhana. Yang penting disiplin saja dalam jadwal pemberian pakan dan suplemen organiknya.” kata Deden.

Berbicara mengenai peluang yang lebih luas lagi. Hasil dari lele tersebut, dapat dijadikan berbagai macam peluang usaha lainnya yang lebih menarik tentunya.

Selain yang sudah kita ketahui, lele dapat dijadikan menu makanan pecel lele. Namun di sisi lain, hasil dari olahan daging ikan lele dapat dijadikan berbagai macam hasil. Misalnya, daging lele dapat dijadikan nugget lele, abon lele, lele asap, bakso lele, dan bahkan dapat dijadikan filet lele. Mengingat kebutuhan filet lele untuk ekspor sangat tinggi.

“Atau mungkin kita dapat mengembangkan dari hasil ikan lele tersebut menjadi olahan-olahan penganan menurut ide dan kreativitas kita yang memiliki nilai jual tinggi,” ucap Deden.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai budidaya intensif ikan lele, anda dapat menghubungi Departemen Perikanan, atau para pelaku usaha ikan lele seperti Deden A.S ini.
Mengisi Masa Pensiun dengan Budidaya Lele.
Diambil 99,99 persen dari detik.com.

Hasil pencarian untuk artikel ini:

ternak lele (1178), budidaya lele (121), Ternak lele dumbo (96), suplemen organik lele (69), gambar lele (63), budidaya lele organik (37), ternak lele organik (34), suplemen organik untuk lele (34), budidaya lele dumbo (27), perhitungan ternak lele (22), lele organik (19), budi daya lele (17), suplemen organik untuk budidaya lele (14), kolam terpal lele (11), kalkulasi ternak lele (9), ternak ikan bawal (7), cara memelihara ikan bawal (6), lele kolam terpal (6), perhitungan budidaya lele (5), peternakan lele dumbo (4)

Beternak Ayam Potong, Pensiun Tetap Produktif

Tidak ada kata menyerah, tidak ada istilah pengangguran, Beternak Ayam Potong, meskipun Pensiun harus Tetap Produktif. Mungkin anda bertanya apa bedanya pensiun dengan bekerja. Kalau menurut saya pensiun itu adalah bebas tugas, purna wirawan, sudah tidak menjadi karyawan lagi, tidak bekerja hanya semata mata cari duit.


Mengisi Masa Tua Bagi Para Pensiunan

Beternak Ayam Potong / pedaging, agar Pensiun Tetap Produktif artinya tidak membebani anak, tidak membebani cucu, tidak menjadi beban orang disekitarnya.

Saya mencoba beberapa pilihan dan semua sudah saya jalani yaitu:

a. Beternak iklan lele, beternak ikan koi, berterak ikan mujaher, beternak ikan tombro, ternak ikan gurami, ternak itik / bebek / mentok  / bebek branti dan yang terakhir kali saya mencoba beternak ayam potong atau ayam pedaging. Dan jika masih ada sisa waktu dan usia saya akan mencoba berternak ayam kampung atau ayam Bangkok.

Kelebihan Ternak Ayam Potong / Broiler

1. Usia pemeliharaan lebih pendek (hanya 30 s/d 40 hari saja sudah bisa dipanen)
2. Menyenangkan karena tahapan pembesaran bisa dirasakan dan dinikmati,
3. Pakan yang relatif murah dan mudah didapat di pasar,
4. Tentu saja yang juga menarik adalah bisa dapat GAJI BULANAN (hehehe)
5. Kotorannya bisa untuk pupuk dan pembesaran ikan yang berada dibawahnya.
6. Bisa meningkatkan kesehatan (tiap pagi harus bagun, memberi makan dan membersihkan kadang, hahaha)
7. Mengencerkan otak (mikir cari bibit, cari modal untuk pakan, mengatasi penyakit dan mencari pasar)

Akan tetapi selain keuntungan tentu banyak sekali kerugian, coba anda cari sendiri (hehehehe).

Kesimpulan:

Ada 1001 cara untuk mengisi hidup dengan kegiatan yang positip, memelihara binatang, hewan, dan menanam; adalah salah satu cara yang bisa menjadikan hidup semakin berarti meskipun hanya untuk diri sendiri. Pensiun bukan berarti berhenti dari seluruh aktifitas, pensiun hendaknya bisa diisi dengan kegiatan yang menyenangkan, menggairahkan, positip dan semakin mendekatkan diri pada Yang Kuasa. Begitulah hidup : lahir bayi, anak-anak, dewasa, berkembang biak, tua dan pasti mati.

Salam sukses dan Produktif selali, semangat, sehat dan kuat.

Hasil pencarian untuk artikel ini:

cara ternak ayam potong (1106), ternak ayam potong (583), cara berternak ayam potong (449), kandang ayam potong (293), CARA MEMELIHARA AYAM POTONG (267), beternak ayam potong (236), kandang ayam (224), budidaya ayam potong (218), ayam pedaging (205), cara ternak ayam pedaging (197), Cara beternak ayam pedaging (196), kandang ayam pedaging (160), kandang ayam broiler (107), peternakan ayam potong (91), budidaya ayam pedaging (90), cara ternak ayam daging (90), Cara memelihara ayam pedaging (75), beternak ayam pedaging (69), ayam potong (68), cara berternak ayam pedaging (67)

Peluang Usaha Rental Mobil

Saya baru mencoba peluang usaha rental mobil. Banyak orang yang takut karena resiko yang begitu besar. Tapi namanya usaha pasti ada resiko. Hidup ini saja sudah resiko, hanya kita sering tidak menyadari resiko itu.

Jika anda serius dengan peluang usaha ini silahkan baca artikel lengkap di

http://www.peluangusaha.web.id/2009/12/peluang-usaha-rental-mobil-rumahan.html

Saya hanya memberikan solusi yaitu mengurangi resiko kehilangan dengan memasang alat Pelacak Mobil Hilang. Di dunia ini memang tidak ada yang aman dan bebas dari resiko yang ada adalah mengurangi sekecil mungkin resiko yang terjadi.

Testimoni :

Ya saya sendiri memang baru 1 bulan menyewakan mobil, rental mobil xenia milik saya sendiri dari pada nganggur. Alhamdulillah sudah banyak yang meggunakan jasa rental mobil saya. Satu hari saya sewakan 200rb s.d 300rb hari. Dengan demikian bisa membantu biaya cicilan mobil / kredit mobil sebesar Rp. 2.6 Juta tiap bulan.

Untuk keamanan kebetulan saya memasang alat yang dijual di www.indotracking.com sehingga bisa mengurangi ketakutan mobil hilang. Dengan memasang alat pelacak mobil maka saya juga tidak terlalu takut jika melepas mobil tanpa sopir.

Kata kunci yang terkait dengan rental mobil

Mobile tracking, motor tracking, pelacak mobil, keamanan mobil, mencegah pencurian mobil, rental mobil, sewa mobil, kontrak mobil. Xenia, Avanza, alat pelacak, alat monitor, GPS, GPRS, GSM, Global Positioning System.

Hasil pencarian untuk artikel ini:

usaha rental mobil (657), bisnis rental mobil (416), Peluang Usaha Rental Mobil (90), cara bisnis rental mobil (40), peluang bisnis rental mobil (34), USAHA RENTAL (32), prospek bisnis rental mobil (28), kredit mobil untuk rental (28), trik usaha rental mobil (27), trik bisnis rental mobil (25), menyewakan mobil (25), bisnis mobil rental (19), resiko rental mobil (19), BISNIS PERSEWAAN MOBIL (14), cara usaha rental mobil (13), bisnis rental mobil 2010 (11), Mobil rental hilang (10), bisnis rental (10), Resiko usaha rental mobil (7), bisnis rental mobil rumahan (5)

Amuk Masa, Balas Dendam, Tawuran Wajah Baru Indonesia

Amuk Masa, Balas Dendam, Tawuran, saling fitnah, Teror,  pembunuhan, Mutilasi, Demo dengan perusakan, Pembakaran fasilitas Umum, Lempar batu, buat keributan, penggusuran adalah Wajah Baru Indonesia. Itulah demokrasi versi Indonesia.

Itulah jika orang gede hanya mementingkan kepuasan sesaat, kepuasan golongan, rebutan kekuasaan, sehingga melakukan tindakan, gontok-gontokan yang pada akhirnya akan dicontoh pada lapian bawah (guru kencing berdiri murid kencing berlari).

Itulah akibat tidakan yang tidak mau kalah, tidak mau ngalah, ingin menang sendiri, ingin menyelesaikan dengan cara sendiri, Tidak mau sabar, tidak mau melihat perbedaan, tidak senang kalau orang lain senang, iri kalau orang lain sukses.

Itulah jika dalam otak kita penuh dengan 10 rasa :

1. Selalu ingin meminta daripada memberi,
2. Selalu mementingkan ego dari pada mendengan pendapat orang lain,
3. Suka menuntut daripada memberi solusi,
4. Suka mendendam daripada pemberi maaf,
5. Terburu buru dari pada bersabar,
6. Ingin selalu menang daripada mengalah,
7. Mementingkan golongan dari pada kepentingan yang lebih luas,
8.  Suka memanas-mansi / mengompori dari pada mendinginkan suasana,
9. Sifat merusak daripada membangun,
10. Memusuhi daripada mengayomi,

Wah kok saya jadi begini yah, terus terang ini adalah spontanitas bukan direkayasa, bukan dipaksakan dan semoga juga bukan bentuk ego saya (hehehe).

Tulisan ini bukan sara dan semoga tidak melanggar UU ITE.

Hasil pencarian untuk artikel ini:

amuk masa (110), tawuran masa (109), TAURAN MASA (72), Amuk massa di Indonesia (69), solusi amuk massa (47), amuk massa (39), tawuran (30), tawuran di indonesia (30), amuk massa adalah (27), amuk masa di indonesia (13), makalah amuk massa (8), artikel amuk massa (4), amukmasa (4), solusi untuk amuk massa (4), undang-undang amuk massa (3), artikel amuk masa (3), bentuk amuk massa (3), makalah mpkt amuk massa (2), ensiklopedia amuk massa (2), bentuk-bentuk amuk massa (2)
reverse phone lookupTattoo DesignsSEO