Daftar Pemilih Tetap atau DPT, sebenarnya Masalah Sederhana Yang Dipersulit, masalah yang dipolitisir, dibuat proyek yang memboroskan uang negara, dibuat rumit senigga yang seharusnya data tersebut merupakan turunan dari Database Kependudukan yang sudah tersedia, tinggal di sortir berdasar nama, alamat, pekerjaan, dan di filter berdasarkan Umur, Jenis Kelamin, dan Alamat atau Kota atau Propinsi, kemudian tinggal diversifikasi dan divalidasi jadilah data yang siap digunakan untuk daftar pemilih tetap. Tidak menjadi perdebatan, tidak menjadi kasus hukum dan berita yang menghebohkan.
Dari Jaman Dahulu Masalah Yang Amat Penting Yaitu Database Kependudukan Tidak Pernah Kelar
Dunia Internet Sudah masuk desa, komputer sudah canggih, komunikasi sudah murah, Departemen pemerintah yang menangani masalah kependudukan sudah ada, menterinya juga sudah pinter-pinter, anggaran sudah melimpah, Teknologi Informasi sudah menjadi Departemen, TI juga sudah masuk kampus.
Saya jadi gak habis pikir, Dari Dulu Partai Untuk Rakyat, Data Rakyatnya Saja Tidak Tahu
Apa susahnya membuat ID Card, kartu penduduk Yang permanen, tidak bisa dobel, data tersentralisasi, semua orang bisa melihat (terutama untuk data yang tidak rahasia). Selalu terupdate, bagaimana para jurkam, pemerintah selalu koar-koar untuk rakyat sementara data rakyat saja selalu tidak jelas, data tidak terupdate, tidak termanage, tidak tersentralisasi.
Satu Data Penduduk Untuk Banyak Kebutuhan
Kalau mau jujur data penduduk sebenarnya bisa digunakan untuk semua kebutuhan tinggal satu klik, jika di manage secara elektronik dan dalam bentuk database dinamis.
1. Untuk Daftar Pemilih Tetap butuh data ini,
2. Untuk mengurus surat surat ke pemerintah juga butuh data ini,
3. Untuk membaut / membuka account ke bank juga perlu data penduduk,
4. Untuk mengurus paspor, visa, dan keluar negeri juga perlu data penduduk,
5. Untuk Trading forex saya juga memakai data penduduk,
6. Untuk masukkan data Biro Statistik juga memerlukan data kependudukan,
7. Untuk Mengurus surat ijin Mengemudi, Surat Ijin Usaha, dll.
8. Untuk mengetahui angka kemiskinan, angka pengangguran,
9. dan 1001 kebutuhan penting lainnya.
8. Untuk mengetahui siapa-siapa yang berhak untuk disumbang / menerima Bantuan Langsung Tunia BLT juga butuh dana penduduk.
Bentuk Pemerintah Tidak Pernah Maju, Meskipun Dunia Sudah Berubah Jauh
Saya juga berfikir apa yang dipikir pemerintah atau yang dilakukan depertemen Infokom, Departemen Kependudukan, atau departemen apa saja yang terkait dengan data penduduk. Harusnya masalah yang mendasar sudah menjadi hal yang tersedia dengan baik, terdatabase dengan baik, tersentralisasi. Sehinga proses pengambilan keputusan terkait dengan penduduk mudah dilakukan, tanpa tumpang tindih, tanpa ada data dobel, yang selama ini antar departemen belum menggunakan acuan yang sama.
Saya sebenarnya tidak suka Mengkritik, Tapi Ini Terpaksa
Ini bukan kritik sebenarnya, tapi sudah menjadi kewajiban penyelenggara negara untuk memperhatikan masalah data penduduk yang lengkap, terupdate, dan tersentralisasi, mudah di akses, dan tinkat validasi yang tinggi, sehingga dengan mudah bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, yang selama ini selalu RAME dibicarakan pada saat kampanye, tapi sepi pada saat mereka sudah terpilih. Bagaimana pemerintah mau mensejahterakan rakyat miskin kalau data dan informasi tentang penduduk yang mau dilayani mereka tidak tahu, itulah kenapa banyak yang salah sasaran, salah target, salah prediksi, salah menyalurkan bantuan kepada yang berhak.
March 25th, 2009
sumintar
Posted in
Tags: 
Sekarang rakyat udah ngerti mana yg benar2 harus dia “pilih”
biar berkoar-koar sampai suara habis paling2 cman dapat “senyuman ” aja dari rakyat
karena udah bosan dengan yg namanya janji2 muluk.coz masalah DPT yg dipersulit memang sengaja di buat seperti itu Agar dapat kerjaan para oknum serta “Ending”butuh dana …*halah*..bosan dech pakdhe liaht berita2 seperi itu…
Salak sukses…
Diah
Diahs last blog post..Akhirnya Bagi Bagi Pekerjaan
Reply
bewegaleri reply on March 27th, 2009 10:03:
sepertinya saat ini masyarakat pemilih lebih pinter dari para elitnya yang semakin kekanak-kanakan: meributin hal-hal sepele
bewegaleris last blog post..Jangan "Bunuh" Blog Anda
Reply
Itu keknya dah jadi Budaya y?? hahhha
technology and Internets last blog post..Handphone SE K660i
Reply
Dari tahun adam ini mulu yang jadi masalah… sampai Orang-orang dah pada bosan Bahas ini…
Chikos last blog post..Top 10 Online Casinos Sites
Reply
Omong-omong atau tulis-tulis tentang rakyat, selama ini khan jadi obyek untuk dimanfaatkan kalau butuh aja. huh!
Reply
Iya pemerintah kayaknya masih suka berenang minum air terus oknum-oknumnya, ini bikin gak efisien. Kalau gak gini apa mereka tidak bisa dapet proyek?
membangun apa kek yang llebih bermanfaat bagi rakyat
Reply
salut buat pak de…
)
klo bisa d persulit kenapa harus di permudah
itulah negara kita tercinta
twinsdogs last blog post..Blackberry 8100 Pearl Themes: Pastel 8100
Reply
kalo dipermudah, pihak-pihak tertentu gak dapet proyekan…
Jagoan Ponsels last blog post..Ponsel Terbaik Di Indonesia 2009, Siapakah Yang Terbaik?
Reply
Artikelnya bagus dan menarik uyy..
hehehe..
ngomng2 silahkan berkunjung ke BLOG HEBOH dan berkomentar ria ya, soalnya BLOG HEBOH make sistem Dofollow
Oh iyah satu lagi gabung jadi pengikut saya yah..
Di tunggu yah kedatangannya,.
Rendy BlogHeboh “Blog Dofollow”s last blog post..Jadilah Top Commentator di Blog Heboh dan Dapatkan Backlink Gratis
Reply
saya sependapat dengan pakdhe.
rakyat terus yg jadi korban ya..
Reply
kurang koordinasi..ceilah!
heheheheh
galihs last blog post..Pacar Pertama!
Reply
ijin nge-link tulisan di facebook bro..
kita se-ide nih, single identity solusinya…
Reply
Bola bali INDONESIA
teknologi serasa ndak penting…………..
yang ipentingke mung ipaaaaaa ipssss
Reply
dari dulu di Indonesia urusan mudah klo bisa dibikin sulit, ya bikin sulit dulu.. birokrasi kompleks..
aidicards last blog post..WordPress Tutorial Series : Installation (Part 2)
Reply
Di Indonesia khan memang apa apa yang sebenarnya bisa dipermudah tapi dipersulit.
imcws last blog post..Makanan Sumber Kalsium
Reply
[...] pengen posting setelah membaca postingan pakde yang betajuk Daftar Pemilih Tetap, Masalah Sederhana Yang Dipersulit, betapa sari tak habis pikir, yang mudah di persulit, yang murah di bikin mahal, [...]
memang tidak pernah kelar masalah itu, ga tau juga pa de, aku juga jadi pesimistis dengan pemilu kali ini, sukse apa tidak ya
sugengs last blog post..Bisnis Online yang menggiurkan
Reply
Salam kenal buat semua, keren postingannya. kunjungi situs saya donk pakdhe di sini: metroaktual.com. saya ini pemula banget butuh yang senior-senior untuk bertamu, matursuwun
Reply
betul tuhh… mungkin pemilu 2009 akan gagal nih, rakyatnya uudah gak percaya lagi mau milih partai apa? perasaan sama semua partai, beda di gambar tapi perilaku masih aja beejjjjj*****t…
Reply
Yang sudah pasti saya ndak ada di DPT tersebut…soalnya pas pendaftaran pemilu, saya baru buat kartu keluarga…jadi sudah di cabut dari kependudukan yang lama sementara yang baru belum dibuat…hasilnya saya kayak ndak punya tempat tinggal…wkwkwk….
kampanyes last blog post..Download kampanye damai pemilu Indonesia 2009
Reply
caleg berjibun, mau pilih sapa?
jujur saya gk kenal sama sekali dengan caleg yg ada…walaupun ada juga gk berani percaya dengan hanya ngeliat tampang2 mereka di jalanan.
dan apabila sudah mendengar janji2 mereka, jg gk berani asal coblos aja…tentu takut dikibulin.
Sapa sih yg mau dikibulin? so saya rasa sy golput aja.
Reply
hemhh… itulah dilema negara kita pakde.. suka mempersulit hal yang sepele.. ga sesuai dengan janji2 mereka saat kampaye
ragils last blog post..Tips Belajar SEO
Reply
yah, berani berkoar karena mau pemilu aja, nanti selepas duduk di kursi yang di inginkan, sibuk deh nyari modal balik, sekalian untungnya wakakak…
Tukang Nggames last blog post..Pendapat Bokap Soal Caleg Artis
Reply
salam kenal pakdhe… btw memang aparat negara kita selalu make moto, “kalau bisa di persulit kenapa di bikin mudah”. yang rugi ya tetep rakyat… ciao pakdhe buat kritikannya!!
ibuys last blog post..Earn Money From Internet
Reply
saya stay netrala aja deh. kerjaan dah bikin pusing soalnya
Agung Puji Mustofas last blog post.."Diskusi" Joko Susilo dengan Para Kaskuser
Reply
[...] betapa susahnya memilih dan mencontrek. Sepertinya persiapan KPU banyak yang kurang, banyak data Daftar Pemilih Tetap DPT yang dobel, yang kurang, yang ilang, yang tertukar dan 1001 masalah yang [...]
Salam kenal bos, saya juga bingung katanya kita dipimpin orang2 pintar tp ngedata penduduk aja bingung.
saya baca diruning text kpu mengintruksikan KPUD untuk memperbaiki DPT untuk pilpres, trus pertanyaannya apa bisa?
saya termasuk orang yg tidak ada diDPT artinya hak politik saya hilang, sangat menjengkelkan.
padahal menurut saya yg awam ini menyusun DPT itu simple tidak butuh waktu lama, kita semua tau struktur pemerintahan itu sdh ada dari tingkat RT sampai presiden, tinggal berkerja sama dgn menteri dalam negeri/ gurbenur, untuk mengintruksikan semua RT atau setingkat untuk serempak mendata semua penduduk seindonesia, sy rasa tidak begitu susah krn pasti pak RT tau persis warghanya, trus hasil pendataan dipertagunggung jawabkan secara berjenjang ke RW, trus naik ke lurah dan mungkin ditingkat kecamatan dibuat soft copy atau data base ( dgn asumsi semua kecamatan seindonesia pasti ada komputernya) trus dari kecamatan naik ke kabupaten trus terakhir data bermuara ke depdagri sebelum diberikan ke KPU. saya rasa 1 bulan cukup untuk itu kita sudah dpt data yg valid
Sekarng saya tidak ada di DPT janganklan lurah pak RT saja ngga tau..sy liat di TV malah pak rtnya sendiri ngga ada di dpt benar2 amburadul.
sekarang saya mau ngadu kemana untuk masuk DPT????
Reply
Mudah-mudahan untuk pilpres sudah semakin baik..
kenmahdis last blog post..Kemungkinan Penyebab Kesalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2009
Reply
bos,,,,,,
dpt sering sangsut y??????
tp g mslh yng pntng tugas gw ud slesai..
Reply
wah bener tuh… dari sejak negara ini lahir, data ini gak pernah beres… CMIIW
hm.. betul juga kalo seringkali kebijakan pemerintah salah sasaran, salah target, dan salah2 aja.. la wong rakyatnya yang diurusin aja gak tau datanya gimana………
Reply