Demi Gengsi Berani Bayar Mahal

Wednesday, October 22, 2008 23:50
Posted in category Bisnis di Internet, Renungan

Demi Gengsi Berani Bayar Mahal, tapi jika untuk Modal Bisnis apalagi bisnis Online lain kali saja ah. Sekarang belum waktunya, sayang duitnya, takut rugi, takut tidak ada hasilnya. Itulah kebanyakan dari kita dalam memilih mana yang lebih prioritas. Mana yang sebenarnya akan mengantar kita ke kesuksesan yang lebih panjang.

Cerita 1:

Saya sering dipanasi / dipameri sama teman yang baru kerja dengan HP Nokia terbaru, XDA terbaru, Sony Ericsson Gress. Tapi begitu orang itu saya tawari pak ada bisnis online yang menjanjikan dia bilang : wah saya belum waktunya pak, sekarang banyak penipuan, dan saya tidak bakat untuk bisnis. Enak kerja kantoran pak sesekali sambil memijat mijat tombol HP terbaru didepan saya, Diakhir cerita dengan bangganya Kalau baru dapat pesetujuan Kartu Kredit, dan ternyata HP itu dibeli dengan Kartu kredit dengan bunga 0 persen, tapi Harga HP sudah dinaikkan 30 persen.

Cerita 2:

Teman saya dengan bangganya bisa membeli Mobil Terbaru, biasanya gak pernah mampir ke rumah, eh ini tau tahu nongol, sambil salah tingkah dan sekali sekali memutar mutar kunci mobil terbarunya. Ketika saya cerita bisnis online dan saya ingin share dia bilang, wah mobil ini masih kredit kok, saya tiap bulan harus mengangsur 3 Juta, dari 5 Juta gaji saya. Mana mungkin saya bisa menjalankan bisnis, apalagi bisnis online, itu bisnis ngayal, bisnis haram, bisnis yang gak jelas hukumnya. Masak mungkin orang dapat duit hanya bikin tulisan di internet.

Alasan Tidak Mau Bisnis Online

Cerita 1:

Si Wulan kemarin baru beli ebook seharga Rp. 200 ribu, wah setelah dijalankan sampai sekarang gak ada hasilnya, bahkan rugi sudah terlanjur beli domain dan beli hosting. Kasihan si wulan itu, udah duit pas pasan mencoba bisnis 1 bulan tidak ada hasilnya. Enak saya jadi pegawai di Pabrik udah bisa beli HP baru, ternyata HP itu juga credit diangsur 12 kali tiap bulan dia harus setor ke CC tersebut Rp. 200rb plus biaya tranfer Rp. 7,500.

Moral cerita: Bisa bisa Rp. 200rb habis beli pulsa HP, atau Rp. 200rb itu saat ini habis dengan cepat jika anda masuk ke Supermarket, untuk memenuhi kebutuhan sehari hari atau untuk mainan anak anak. Apalagi anda gemar mimil dan makan enak, walah Rp. 200rb akan habis dalam sekejap.

1. Beli ebook Rp. 200rb itu tidak rugi, paling jelek anda dari tidak tahu menjadi lebih tahu,
2. Biasaya tidak mengerti iklan baris online sekarang malah jadi biasa iklankan produk online,
3. Dulu tidak punya hosting dan domain (biaya sama dengan konsumsi rokok anda 1 bulan, atau biaya shoping anda 1 hari)
4. Dulu tidak mengerti ngeblog sekarang malah keranjingan ngeblog,
5. Dulu tidak mengenal SEO sekarang malah sering datang ke sumintar.com (weleh promo),
6. Dulu gagap menulis sekarang malah lebih pintar dari wartawan lepas,

Cerita 2:

Teman saya kemarin bangkut $100 atau 1 Juta rupiah gara gara main bisnis forex. Makanya saya gak berani coba coba bisnis yang merugikan itu. Mendingan seperti saya ini Gaji 5 Juta dan bisa bawa mobil kemana mana, hujan gak kehujanan, panas gak kepanasan. Pas hari raya kemarin teman saya didesa sampai ngiler. Saya masih mampu nyicil Rp. 3 Juta tiap bulan selama 3 tahun.

Coba renungkan orang ini temannya rugi Rp. 1 Juta dibilang bangkrut, sementara dia nyicil mobil Rp. 3 Juta dengan bunga 20 pesen selama 3 tahun dengan bangganya. Kenapa? karena Gengsi itu telah menutupi kerugian dia tiap bulan.

Nilai Positip belajar Forex atau bisnis online:
1. Dari tidak ngerti Internet jadi mengerti,
2. Dari tidak tahu apa itu bisnis sekarang sudah mengerti,
3. Rp. 1 Juta itu bukan bangkrut tapi investasi anda, biaya sekolah bisnis anda, biaya praktek bisnis anda,
4. Mana mungkin baru 1 bulan sudah sukses, Adik saya yang dokter Spesialis itu baru sukses setelah 5 tahun kuliah di Kedokteran, 5 tahun PTT dan 5 tahun Specialis total 15 tahun dengan biaya Rp. 200 Juta lebih.

5. Selama ini tidak tahu pasar global, sekarang malah jadi analis, jangan jangan nanti jadi pengamat Keuangan (weleh ngayal ternyata)

Agar tidak ada yang tersingung, teman saya itu ya diri saya sendiri bukan orang lain, karena saya memenuhi semua cerita itu.

Maaf kalau anlisa saya salah, selain keburu, saya memang tidak ahli, silahkan anda koreksi dan tambahkan di komentar.

You can leave a response, or trackback from your own site.

41 Responses to “Demi Gengsi Berani Bayar Mahal”

  1. Ardian says:

    October 23rd, 2008 at 00:07

    Analisanya emang hebat pak dhe

    [Reply]

  2. kipram says:

    October 23rd, 2008 at 00:17

    Kalo saya 15% dari salary per bln untuk modal bisnis online, beli pulsa. tapi sayang tgl2 tua gini udah kosong. tapi lagi nunggu pulsa dari seorang guru, kekeke kapan ya

    [Reply]

  3. sudarma says:

    October 23rd, 2008 at 00:43

    ya setuju, saya gajih sebulan 1 juta dari kerja jadi kuli, trus buat bisnis online saya pakai 20% kayaknya.he3..

    sudarmas last blog post..Cewek Kafe Juga Manusia

    [Reply]

  4. darknight says:

    October 23rd, 2008 at 00:47

    Wah pakde selalu bisa buat tulisan yang hebat2, makanya saya doyan berkunjung ke sini :)

    Saya jg masih bingung dengan orang yang bangga dengan nyicil, saya malah orangnya paling ga suka ngutang ato nyicil..

    darknights last blog post..Cat Slides Powerpoint Templates

    [Reply]

  5. spydeeyk says:

    October 23rd, 2008 at 00:49

    pak de’ koq “dipanas-panas-in..”, blom tau mereka “sepak terjang” pak de’ di dunia online.., he2.. :D

    [Reply]

  6. Achmad Sholeh says:

    October 23rd, 2008 at 01:04

    Orang sulit percaya dengan bisnis online karena belum lihat buktinya tapi kredit barang tertentu meskipun berat tapi kelihatan nyata, meski tidak selamanya karena gengsi

    Achmad Sholehs last blog post..Pansus Orang Hilang Antara Keadilan dan Politisasi Nasib Rakyat

    [Reply]

  7. Dhimas says:

    October 23rd, 2008 at 01:29

    kalau ada orang yang tidak mau mendengarkan sharing kita tentang bisnis online ya syukur alhamdulillah to pak.. pesaingnya ga bertambah.. ;)

    [Reply]

    sumintar reply on October 23rd, 2008 01:34:

    Ada bisnis yang tidak tergantung pesaing yaitu tranding / forex, musuhnya satu yaitu diri sendiri.

    [Reply]

  8. mig33citeureup says:

    October 23rd, 2008 at 02:01

    Ternyata sudah limited duluan pakde… gimana donk… wait and see ?

    [Reply]

  9. bluegreen says:

    October 23rd, 2008 at 03:31

    berbisnis itu masalah mental pak, bagi yang tidak bermental kuat lebih memilih jadi pegawai dengan gaji rutin dan disuruh-suruh

    bluegreens last blog post..Waspadalah, Diduga Penipuan Lintas Negara

    [Reply]

  10. Berita Internet Marketing says:

    October 23rd, 2008 at 03:31

    menurut saya hal ini bisa terjadi karena banyak orang yang menganggap barang konsumtif, seperti hp, adalah aset. Hal ini tidak benar karena harga barang tersebut akan semakin turun nilainya di masa depan.

    Berita Internet Marketings last blog post..Seminar Cosa Aranda di Jakarta

    [Reply]

  11. ekkei says:

    October 23rd, 2008 at 04:26

    penggambaran yang sangat menarik. Namun memang tidak semua orang mempunyai mental untuk berani memulai usaha sendiri. banyak yang merasa ‘aman’ dengan bekerja pada orang lain karena sudah pasti dapet duit di akhir bulan tanpa harus meresikokan dana untuk modal.

    ekkeis last blog post..Free No Ads Cpanel Hosting

    [Reply]

  12. nugraha says:

    October 23rd, 2008 at 04:47

    Ehmmm, ternyata ada juga sebagian orang yang berpikiran pendek, tidak melihat ke depan. Seperti yang dicontohkan oleh Pak Dhe tadi. Salut atas analisanya :)
    nugrahas last blog post..Asyiiik…. akhirnya Alexa Rank-ku naik juga :)

    [Reply]

  13. artikel kesehatan says:

    October 23rd, 2008 at 04:49

    Wah-wah, kalo dipikir-pikir betul juga ya analisa Pak Dhe. Memang ada orang2 seperti di atas yang malah bangga dgn hutangnya, bisa jadi krn dia gengsi atau tidak tahu/sadar ? :)

    [Reply]

  14. Keris says:

    October 23rd, 2008 at 05:28

    memang pakde jago soal analisa menganalisa, keep posting pak de :)
    Keriss last blog post..Tips sederhana agar baterai ponsel lebih awet

    [Reply]

  15. det says:

    October 23rd, 2008 at 05:29

    hekekekeke… susah menjelaskannya yaaaaa…

    dets last blog post..Bad Credit Repair Online

    [Reply]

  16. belajar internet marketing says:

    October 23rd, 2008 at 07:02

    mantap analisisnya heueue …….

    gimana adsensenya pak de? banyak kemajuan kan

    belajar internet marketings last blog post..Update List Blog dofollow

    [Reply]

  17. adinata says:

    October 23rd, 2008 at 07:49

    wah .. bener analisa pakde, saya juga sempet merasakan hal seperti itu, dari pada buat e-book, lebih baik buat beli yang lain, untuk keluarga saya

    n sekarang saya sadar kalo itu salah .. kalo saya beli e-book dan bisa memanfaatkannya, saya pasti bisa memberi lebih untuk keluarga saya, makasih ya pakde, mohon dukungan nya ??

    adinatas last blog post..Membuat Performa Vista Lebih OK

    [Reply]

  18. dije kesasar says:

    October 23rd, 2008 at 07:51

    saya bisa gak ya .. berkorban dulu .. mengeluarkan beberapa ratus ribu tuk belajar ?? jawabnya HARUS !!! :D
    dije kesasars last blog post..Wali

    [Reply]

  19. Ecko says:

    October 23rd, 2008 at 08:43

    Walah, saya sangat setuju sekali semua fakta dan cerita yang Pakdhe ungkap di atas. Memang begitulah bangsa Indonesia pada umumny, cenderung konsumtif dam tidak produktif. Kalau untuk kebutuhan konsumtif mereka rela melakukan apa saja, terlebih kalo pake acara mendongkrak gengsi segala. Lihat saja HP menjamur, sampai2 tukang becak, tukang parkir, bahkan bakul kacang rebus di depan kos saya HP-nya jauh lebih mahal dan lebih bagus dari saya. :)) Coba diajak produktif, pasti jawabnya yg seperti Pakdhe ceritakan itu. :D
    Eckos last blog post..Hosting Hemat plus Domain Gratis, Mau?

    [Reply]

  20. karnandi says:

    October 23rd, 2008 at 09:13

    Comment ini mungkin tidak usah di approve, tapi saya mengundang bapak untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana di link ini:

    http://www.karnandi.com/penggalangan-dana-untuk-perut-siti-rogayah-yang-terus-membesar/

    [Reply]

  21. Edhitok says:

    October 23rd, 2008 at 09:18

    Pakde lagi pakde lagi….memang mantep lah pakde. Petani modern kita
    Analisa yang logis dan miris mengingat itu mrupakan keumuman saudara2 kita.
    HP baru, mobil baru, rumah baru…tapi kredit (hik hik hik)
    Asal jangan punya istri baru yang kredit ya pakde, heheee
    Forex nya sudah sejau mana pakde?

    Edhitoks last blog post..Laptop Gratis siapa Mau?

    [Reply]

  22. kulisby says:

    October 23rd, 2008 at 09:40

    mantep benar analisa pak dhe….emang yaa.. begitulah bangsa kita…orang belum mau percaya bila bisnisl online mampu mampu menghasilkan uang maka perlu memberik bukti bukti dan bimbingan bagi para pemula

    kulisbys last blog post..Gisele Bundchen Bugil di ‘Hutan

    [Reply]

  23. gusbud says:

    October 23rd, 2008 at 10:18

    ada banyak orang indonesia yang tidak pernah berfikir untuk menjadi orang yang signifikan. semua ingin menjadi pekerja:)

    [Reply]

  24. alamsyah says:

    October 23rd, 2008 at 10:42

    sambil manggut manggut membenarkan, serasa sejavu tapi jelas pengalaman pakde jauh lebih banyak.

    mantap pakde!

    alamsyahs last blog post..Autoresponder : unit respon cepat yang gak ribet

    [Reply]

    ijak reply on October 23rd, 2008 11:09:

    SETUJU PAK DHE..!!
    cerita 2..
    kemaren tmn saya bilang..mending jadi pegawai negri..hidup enak dapet gaji tiap bulan dapet pensiun juga,,daripada bisnis,,resiko gede..jd PNS kan ga ada resiko…
    Fakta…
    ortunya pensiunan PNS.tidak berbisnis,pengeluaran keluarga tmn saya selama 1 bln,lebih besar dari uang pensiunan,utang menumpuk..

    Saya…(dalam hati tapi,tkt menyakiti perasaan)
    Hmm…klo enak kq km masi ngeluh,tiap bulan duit kurang?
    klo enak kq utang ortumu banyak…?

    BTW pakde..
    saya mau tanya…
    cara nya bikin kategori tu gmn sih?

    [Reply]

  25. F says:

    October 23rd, 2008 at 11:16

    ahaha, banyak orang yang asosiasi nikmat dan sengsaranya keliru tuh :D
    Fs last blog post..Screenshot tampilan lama blog - blog sukses

    [Reply]

  26. spydeeyk says:

    October 23rd, 2008 at 12:15

    [OOT] Sorry pak de’.., i tagged u.. :D

    [Reply]

  27. konsultasi kesehatan says:

    October 23rd, 2008 at 12:26

    analisa yg dalam….salut pakde

    konsultasi kesehatans last blog post..Pesta Blogger 2008 : Blogger Indonesia butuh pujian Pemerintah Amerika Serikat?

    [Reply]

  28. ijak says:

    October 23rd, 2008 at 12:57

    malu aq…salah pencet…malah pencet reply..sory y kang ^^

    [Reply]

  29. Ivan @ NavinoT says:

    October 23rd, 2008 at 14:38

    Tuh orang kudu ikutan seminar Pak Sumintar selama sebulan, baru tahu bisnis online itu apaan :)
    Ivan @ NavinoTs last blog post..Menyaring Noise di Plurk

    [Reply]

  30. Akang Dahsyat says:

    October 23rd, 2008 at 14:44

    Saya suka dengan analisa Pak Dek..

    Akang Dahsyats last blog post..Baba Studio, Tempat Kursus Komputer, Web Design dan Aminasi Flash di Jakarta

    [Reply]

  31. photoblog says:

    October 23rd, 2008 at 15:53

    pengen belajar forex tapi ndak tau mulai dari mana yah pakde

    photoblogs last blog post..Selamat Datang Pesta Blogger 2008

    [Reply]

  32. tukang sapu radio says:

    October 23rd, 2008 at 18:00

    NO Comment. Saya lebih tetap pada pendirian, lebih baik jadi ikan teri tapi jadi kepalanya, dari pada jadi ikan paus tapi hanya di sirip atau ekornya. Jadi apapun itu, lebih baik dari usaha kita (bukan hasil disuruh2 bos). Tapi sampe hari ini lum terbukti. Soale saya masih tetap menjadi tukang sapu radio yang notabene Office boy.

    tukang sapu radios last blog post..Scipts iklan membebani load time page

    [Reply]

  33. kebo says:

    October 23rd, 2008 at 18:32

    sudah bertahun-tahun saya langganan internet, dan tiap malam begadangan browsing tak tentu arah . Tapi saat ini mulai tertarik dengan bisnis online . Saya udah terlambat belon ya pakdhe ? :mrgreen:
    kebos last blog post..Cewek gendut, kenapa emang ?

    [Reply]

  34. kipram says:

    October 23rd, 2008 at 20:19

    btw, blog saya di bangun semua pake hasil utang lho, laptop hp compaq, hp samsung sgh e590, tapi tetep enjoy aja, kan untuk bisnis online

    [Reply]

  35. pencari illmu says:

    October 23rd, 2008 at 20:38

    Wah, setuju banget Pakde… banyak orang cuma makan gengsi doank, penampilan dari luar sama kenyataannya beda bgt…
    Mending penampilan biasa2 aja, tapi dalamnya berisi, ya kayak Pakde ini, :D sip…

    pencari illmus last blog post..Rokok vs Anti Rokok

    [Reply]

  36. JAUHDIMATA says:

    October 23rd, 2008 at 21:10

    no coment ah,
    capek banget baca tulisan dan komentar yang ada. puannnjang.
    tapi bagus lah
    untuk pengalamannya..
    saya juga termasuk orang yang kek gitu. belum sepenuhnya percaya dengan dunia bisnis online. alasannya belum dapat hasil. hehehehe,
    tapi saya berusaha untuk tetap mencoba dan mencoba
    makasih boss ilmunya
    sudah ah… (no coment)

    JAUHDIMATAs last blog post..Aliran Copy Paste

    [Reply]

  37. fidi says:

    October 23rd, 2008 at 21:28

    memang… dunia online belum dikenal oleh sebagian masyarakat kita.. so tugas kita semua mengajak teman saudara…walau ditolak (mereka akan mejnjawab “sulit, bayare gawe opo, ko gek diapusi !”)

    fidis last blog post..What Google Gains From The Crisis

    [Reply]

  38. Toga says:

    October 24th, 2008 at 01:01

    Lagi-lagi, Pak Guruku yg ruaar biasa,
    Seperti komenku terdahulu, “Andai banyak lagi orang-orang sperti P.Mintar di Indonesia ini, bisa jaya negeriku tercinta ini”

    [Reply]

  39. caleg indonesia says:

    October 24th, 2008 at 08:04

    kalau untuk ngegaya orang mau bela-belain, tapi kalau untuk terjun ke dunia bisnis orang pikir2…
    untuk gaya ngutang boleh, bayar mahal berani, yang penting gengsi. itu masih mending.
    Kalu cicilan barang2 mewah yang dipakai untuk gaya itu malah terkadang membuat konsumsi primer berkurang itu gawat, tapi jangan salah, sebagian orang memilih untuk seperti itu pakdhe… Itu realitas.

    Sebagian orang takut mengambil resiko… karena mereka takut gagal… malah inginnya ya bisa ngegaya… walau hasil hutang… tidak penting keberlangsungan bisnis kedepan… bergantung pada orang lain, dalam arti tidak memanggul resiko bisnis dianggap lebih aman…

    Labih baik susah bayar cicilan untuk bergaya perlente asal safety, daripada mengeluarkan dana untuk modal bisnis sendiri tapi takut gagal (mungkin itu yang ada dibenak orang2 pada umumnya)

    Keberanian mengambil resiko memang penting… dalam masalah apapun… bisnis terutama :)
    Sukses selalu buat Pakdhe Sumintar :)
    caleg indonesias last blog post..Caleg PKL

    [Reply]

Leave a Reply