FPI, GusDur, Ahmadiyah

Mungkin saya adalah orang yang paling sedih dan bingung, melihat orang-orang hebat berkelahi. Dan saya juga bingung membuat ulasan terntang beliau ini, karena memang saya tidak pantas untuk itu.

Hanya saya mungkin ingin menghibur diri saya sendiri agar tidak terpengaruh dengan gonjang-ganjing yang beberapa hari ini ramai diperbincangkan.

Saya hanyalah hamba Allah yang paling bodoh jika mambahas masalah ini, tapi saya ingin sekali menenangkan diri saya agar tidak bimbang tentang siapa yang akan menjadi panutan disaat semua saling menghujat dan merasa paling benar.

Siapa yang paling benar:
Semua pasti akan mengatakan aliran saya yang paling benar, bagaimana mungkin kita bisa menganut aliran yang masih diragukan kebenarannya.

Siapa Yang Paling Selamat:
Saya yang dijamin paling selamat, gimana kita mau mengikuti aliran yang tidak jelas tujuannya,

Dalam kebingunan ini saya memberi beberapa kriteria:

Orang yang dekat dengan Allah:

Ucapannya:
Apakah menyejukkan dan penuh kasih sayang, tidak mengumbar kata-kata yang kasar, dan menyingung orang lain, hati-hati dalam bertutur kata, karena takut jika dari kata yang ia lontarkan bisa menyakiti hati orang lain.

Sholatnya:
Amati apakah dia waktunya sibuk untuk bersujud dihadapan Tuhan siang dan malam, apakah habis digunakan untuk mencaci orang lain, membenci orang lain, mengkafirkan orang lain, merendahkan orang lain. Apakah dia selalu menyebut Allah dengan lembut di mulit dan dihati.

Amalanya:
Terlalu sombong jika ia mengatakan kitalah yang paling baik amalannya, karena manusia itu memang tempat salah dan dosa, maka tidak cukup jika hanya dengan apa yang ia upayakan sudah bisa meyelamatkan dia dari azam Tuhan. Kecuali Tuhan sendiri yang meringankannya, Tuhan sendiri yang mengampuni dosanya.

Karya nyatanya:
Apakah dia sudah membantu orang-orang yang kelaparan, tetangganya yang bingung BBM, bingung menyekolahkan anak, mengajak ke jalan yang benar dengan cara yang bisa diterima pada jamannya, seperti para Wali yang telah mengajak jutaan orang Indonesia ke jalan kebenaran.
Mohon saya dimaafkan karena saya tidak mengerti FPI, GUS DUR, Ahmadiyah,
tapi mohon saya jangan diberi tontonan yang anak saya saja bertanya-tanya?

Bukankah kita masih menacari kebenaran yang hakiki,
Apakah yang kita lakukan banyak untung atau ruginya,
Bukankan orang di luar sana akan mengatakan Mengurus Ajarannya saja masih ribut, apalagi mengurus Negeri, dan Umat yang Beragam ini.

Bukankan Ajaran yang Benar adalah Nikmat Untuk Seluruh Alam (manusia, binatang, dan alam) bukan ketakutan, Kebencian, kekerasan, caci-maki, sumpah serapah.

Lihatlah orang di luar sana akan merekam bukan kebaikan kita, tapi kekasaran kita, di Media, di Youtube, di blog, dan mereka akan omongkan ke golongannya, tentang Indonesia,
Dunia sudah semakin terbuka, orang sudah semakin banyak pilihan,
kalau kita mungkin bisa mengerti, tapi bagaimana anak-anak kita nanti,
Dunia saat ini sudah sangat tidak berimbang, kekacauan sedikit dibesar besarkan, apalagi menyangkut masalah Agama, mereka akan bertepuk tangan kalau kita berantem,

Apakah tidak ada jalan lain, yang modern, cangih dan cantik, sehingga mereka akan salut, kagum dan tertarik untuk mengikuti kita.

Bagaimana mereka bisa masuk, kalau kita tidak memberikan ruang,
bagaimana mereka tertarik pada kita, kalau kita sendiri menakutkan,
Bagaimana mereka bisa percaya ajaran kita lebih baik kalau mereka lebih merasa tenang dan tenteram dengan ajarannya.

Yakinlah bahwa:
Kebenaran itu Indah,
Kebenaran itu suci,
Kebenaran itu memang harus dicari,
Kebenaran itu Abadi,
Kebenaran itu datangnya dari Tuhan, bukan dari manusia,
Kebenaran itu Hakiki,
Mencari Kebenaran itu Hak setiap orang,
Kebenaran itu tidak bisa dipaksakan,
Kebenaran itu ada di hati, bukan di mulut, bukan di SKB, bukan di blog,
Kebenaran itu akan kita dapat, jika kita memberi tempat dan memohon KepadaNya,

RENUNGAN:
Orang di luar sana berdakwah dengan kelembutan, memberi sesuatu, menyediakan apa yang mereka butuhkan, membantu anaknya bersekolah, memberi biasiswa.

Orang diluar sana berdakwah dengan membuat bisnis penghasil dana dengan membuat software seperti mikrosoft, membuat Gogle Adword, bidvertiser, Paypal, CJ, clickbank, dan dia berikan sekian persen untuk berdakwah bagi agamanya, apa yang kita lakukan membuat kotak amal di pinggur jalan, memaksa orang agar mau berjakat?

Orang diluar sana berdakwah dengan membuat, Pesawat Boing, Airbus, Pesat Jet dll, dan sebagian dananya disihkan untuk umat dan agamanya, lihat gimana dengan teknologi kita, beribadah ke Tanah Suci saja pakai pesawat siapa?, Mobil siapa?

Orang di luar sana membuat Singtel, Nokia, Sony Erricson dll, untuk menyadap setiap apa yang kita bicarakan, kita membuat apa?, Telepati, Ajian kekebalan?

Orang diluar sana membuat TV, Koran online, News, CNN, Newyosk Time dan dia gunakan untuk propaganda yang cangih dan orang akan melihatnya dalam jumlah jutaan bahkan milyaran,
bandingkan dengan kita.

Orang diluar sana membuat Internet, membuat kontrol Trafik (alexa, google stat, dll) dimana dia tahu apa saya yang kita ketikkan, dari negara mana saja, keman tujuannya, berapa orang yang melakukan tiap detik, hari dan jam, mereka dengan mudah menyadapnya,
Kita malah sibuk berantem, mengumbar keburukan, dan membuka aib diri sendiri,

Orang dikuar sana membuat Bom, membuat pesawat tempur canggih, membuat satelit pengintai, membuat senjata otomatis, membuat GPS (global Posision System), kita bisa membuat apa: KETEPEL, PENTUNGAN, DLL, waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal belum jelas hasilnya sementara hal besar malah tidak tersentuh sama sekali,

Orang di luar sana memproduksi obat, farmasi, prodcut alami, menganalisa dengan riset dan statistik, kita malah menggunakan PRASANGKA dalam menganalisa orang lain.

Kapan bisa menang, kapan bisa unggul, kapan bisa kuat, kapan bisa berdaya sementa energi semua orang habis digunakan untuk yang tidak produktif,

Dunia Sudah berubah, dan jauh berubah, cara-cara moderen sudah ada, sudah tersedia, dan sudah mereka kuasai, DI SEGALA LINI, BIDANG kehidupan,

dan kita malah Mundur Jauh kebelakang,

Akhirnya tulisan ini bukan untuksiapa-siapa,

Tapi hanya untuk diri saya yang masih mencari arti dari Kebenaran….

Hasil pencarian untuk artikel ini:

foto orang berantem (1), fpi vs gusdur (1)
You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

HTML tags are not allowed.