Hijrah dari Karyawan ke Pengusaha

Saturday, June 28, 2008 18:21
Posted in category Motivasi Petani

Istilah yang saya ambil dari salah satu Kitab, Kata Hijrah yang berarti Pindah. Hijrah adalah merupakan suatu cara yang dilakukan orang terdahulu (para Nabi) untuk terlepas dari suasana kebatilan. Dalam judul saya mungkin kurang tepat, karena baik Karyawan dan Pengusaha sama sama baik. Sama sama memberi arti yang penting. Akan tetapi kalau saya artikan sebagai proses regenerasi yang harus dilakukan oleh setiap karyawan agar memberi kesempatan pada karyawan baru untuk berkembang maka inilah yang saya maksud dalam judul tulisan saya Hijrah dari Karyawan ke Pengusaha. Atau istilah Robert K. Pindah Kuadran.

Dari pengalaman saya proses pengambilan keputusan hijrah ini memang membutuhkan kedewasaan, kematangan berfikir dan bertidak serta keberanian. Karena jika dilakukan dengan tergesa-gesa dan tanpa persiapan maka jadinya malah tidak lebih baik, bahkan menjadi masalah baru yang membuat stess yang melakukan dan yang kena dampaknya yaitu istri dan anak dan keluarga.

Tidak mudah untuk memulai suatu usaha baru dimana anda menjadi pusat dari segala kegiatan, pusat dari segala keputusan, pusat dari tanggung jawab, pusat dari motor penggerak.

Zona kenyamanan yang sebelumnya dirasakan sebagai karyawan menjadi hambatan yang paling utama. Ketakutan akan masa depan yang belum pasti menjadi momok yang mengerikan. Belum lagi ditambah dengan sulitnya dunia usaha saat ini akan membuat keputusan hijrah menjadi beban yang memusingkan kepala.

Artikel ini merupakan sharing pengalaman pribadi bagaimana merubah mindset karyawan menjadi mindset pengusaha. Agar proses hijarah itu mulus saya memiliki resep yang barankali bisa membantu:

0. Butuh keberanian yang kuat, perjuangan yang gigih, misi dan visi yang jelas untuk memulai Hijrah.

1. Persiapkan mental anda, mental istri, mental lingkungkan keluarga anda.

2. Yakinkan bahwa usaha baru yang anda tekuni sudah melalui proses ujicoba, bukan hanya teori tapi sudah dicoba dan terbukti menghasilkan. Meskipun kadang belum terlalu besar dibanding penghasilan sebagai karyawan.

3. Di tempat kerja sebelumnya sudah ada proses regenerasai, artinya jika anda tinggalkan maka pengganti anda sudah benar-benar siap.

4. Keluar dari perusahaan bukan berarti putus hubungan, akan tetapi hanya sebagai proses alih generasi sehingga nantinya masih terjalin kerja sama antara anda dan perusahan tersebut.

5. Kendala akan menghadang, tapi yakinlah bahwa Rejeki itu sudah ada yang mengatur, kita hanya tinggal menyiapkan pundi-pundi penampung rejeki tersebut. Meminjam istilah Aa Gym Menjemput Rejeki.

Kalau beberapa tip itu bisa dilalui maka jadi pengusaha itu memang saya anjurkan, karena:

1. Memberi kesempatan yang muda untuk mengantikan posisi karyawan anda.
2. Membuka lapangan kerja baru, apalagi anda memiliki bebrapa karyawan.
3. Menjadikan Indonesia semakin kuat dengan banyaknya entrepreneur muda yang kreatif.
4. Wujud karya nyata untuk mengentas kermiskinan dan pengangguran yang semakin melimpah.

Baca juga:

Cita-Cita Saya Dengan Bertani Di Internet Sederhana Saja

BERPIKIR POSITIP DIBALIK PINDAH KUADRAN GURU COSA ARANDA

6 Hal Yang Diperlukan Untuk Melangkah dari Karyawan Menjadi Pengusaha

Persiapan Pindah Kuadran

Proses Pindah Kuadran

Semoga bermanfaaf,

Setiap Kesuksesan tentu dimulai dari Perjuangan dan Pengorbanan.
Selamat Menjadi Pengusaha Baru.
Bangkitlah Indonesiaku.

You can leave a response, or trackback from your own site.

22 Responses to “Hijrah dari Karyawan ke Pengusaha”

  1. sapimoto says:

    June 28th, 2008 at 19:03

    Tips yang sangat bagus, Pak.
    Beneran udah mau hijrah, Pak.
    Selamat, sukses untuk keberaniannya mengambil keputusan.

    [Reply]

    sumintar reply on June 28th, 2008 19:30:

    Udah hijrah pak tapi Istri saya.
    Loh kok?
    Iya sampai saat ini yang jadi pengusaha justru Istri saya,
    malah saya tetap jadi programmer alias Karyawan.
    Dibayar kadang-kadang kalau uangnya habis,
    tapi bonusnya yang agak banyak dan lengkap (wah)
    hehehe…

    [Reply]

  2. Toga says:

    June 28th, 2008 at 23:47

    Setuju pak, saya sangat senang kalo setiap orang terutama di Indonesia selalu mendengungkan dan mewujudkan jiwa entrepeneur tersebut. Untuk bangkit dari keterpurukan, bangsa ini harus punya citizen yang bermental entrepeneur(semuanya klo bisa, hehe…).

    Tapi giliran Pak Guru pindah kuadran dari kiri ke kanan kapan dong? SEGERA KAYAKNYA!?!? hehehe

    [Reply]

  3. sumintar says:

    June 29th, 2008 at 01:04

    Trim pak Toga, yang baik hati.
    Kalau boleh jujur saya sudah pindah kuadran, dari kiri ke kanan, dan dari kanan ke kiri (loh kok bolak balik)

    Saya Insya Allah sudah pindah Kuadran sekitar tahun 2002, dan saat ini sudah menelorkan generasi pengusaha :
    1. Istri saya (sudah), http://www.mamamiabisnis.com, http://www.tvkota.com
    2. Anak saya Putri (persiapan) http://www.wahsip.com
    3. Adik Ipar saya Andry dan Eny (dalam proses)
    4. Murid dan Guru saya bu Diah (dalam proses) http://www.kuebasah.com
    5. 3 Kakak saya (2 sudah 1 dalam proses) http://www.bintorobisnis.com
    6. Murid saya http://www.dewifortuna.com
    7. Pegawai saya (dalam proses) http://www.kotainternet.com
    Dan beberapa yang belum bisa saya sebutkan.

    Doakan semoga proesnya mulus.
    Maaf, tidak bermaksud pamer karya, ini hanya Motivasi saja.
    Bagian dari Berlomba-lomba dalam kebaikan (Anjuran Agama)

    Tapi kenapa saya tetap jadi Programmer?
    ini bagian dari meneruskan hoby, yang saat ini belum ada penggantinya.
    Kalau sudah ada saya justru akan fulltime mengajar, menulis blog lebih pro lagi, agar saya bisa belajar sepanjang masa di sisa hidup saya dan
    agar saya bisa sedikit berarti bagi orang lain sebab dari pengalaman jadi programmer itu talenta, agak sulit ditularkan.
    Tapi kalau jadi blogger lebih mudah, karena tinggal omong apa apadanya bisa terkenal dengan sendirinya.

    [Reply]

    rudy rudolpho reply on June 29th, 2008 14:51:

    wah…keluarga pengusaha blog smua ni….hwehehehe

    pa tar kalo lulus kulh langsung jadi blogger sejati kaya pakdhe ya???

    tar kalo ditanya calon mertua pekerjaannya apa jawabnya gimana pakdhe???wehehehehe

    [Reply]

  4. inos says:

    June 29th, 2008 at 04:12

    Ck ck ck.. bener-2 bapak yang satu ini seorang Pengusaha sejati, yang akhirnya bisa mengusahakan keluarga dan orang-2 di sekitarnya menjadi Pengusaha juga.

    Saya juga mau dong pak diusahakan jadi Pengusaha sejati seperti Bapak.

    [Reply]

  5. sumintar says:

    June 29th, 2008 at 04:57

    Mas Inos berlebihan deh, saya hanya baru belajar hidup kok.
    @Inos : Saya juga mau dong pak diusahakan jadi Pengusaha sejati seperti Bapak.

    Wah adakah yang mau seperti saya?
    1. Suka bertapa meninggalkan anak istri,
    2. Suka naik bis, Line bemo, walau udah punya mobil,
    3. Jarang makan, karena gak ada yang ngurus soalnya gak dirumah,
    4. Tidur disembarang tempat walaupun punya villa,
    5. Tidak punya uang berlebih karena semua diserahkan pada Istri,
    6. Tidak merokok walaupun suka coding (programmer red)

    Tapi karena sudah dipilih maka juga enak,
    dan itu tidak harus selamanya, hanya sekali sekali merasakan penderitaan sesama, agar selalu bisa mensyukuri nikmat.

    Sebab nikmat itu semakin terasa jikalau kita bisa merasakan betapa hidup orang lain lebih susah dari kita, dan kita masuk didalamnya.

    Kalau siap, kesini aja mas, Ke Kepanjen Malang, Warnet DotNet.
    Dlosor bareng, rame rame.

    Alah omong opo aku iki, koyok yes yes so aja.

    Maaf seribu maaf, baru belajar Mensyukuri Nikmat yang diberikan Tuhan
    Asli Nikmat….., Enak Tenan…..

    [Reply]

  6. hani says:

    June 29th, 2008 at 05:09

    Mau jadi pengusaha halangan utama adalah karakter yang kurang mendukung menjadi pengusaha. Pernah sih coba untuk merubah karakter, tapi suuulitnya bukan main. Numpang nanya mas, kalau mau ikut bisnis google adsense pakai warnet bukan internet pribadi risikonya besar enggak ya. Soalnya belum ada dana yang cukup untuk berlangganan internet di rumah.

    [Reply]

    sumintar reply on June 29th, 2008 05:25:

    Semua ada resikonya, agar lebih aman kalau bisa bawa PC sendiri, atau notebook sendiri, sebab bisa dijamin tidak dipasang trojan, spyware dll seperti di warnet.
    Kalau terpaksa gak punya notebook PC di restart dulu (terutama yang sudah terpasang depfreeze) jadi bisa bersih dari penyakit.

    Gak ada dana tidak persoalan, yang penting Niat yang keras untuk sukses.
    Contoh saja, saya punya teman, bilang ga bisa beli domain yang hanya 60rb. itu.
    Tetapi saya tanya berapa rokok/bulan: ternyata biaya untuk rokok 160rb lebih / bulan
    Lah kan bisa untuk beli 3 domain.

    Itulah saya katakan kenapa niat yang kuat bisa mengalahkan segalanya.
    Sukses selalu Mas Hani atau mbak Hani

    [Reply]

    sumintar reply on June 29th, 2008 05:30:

    @Hani: Mau jadi pengusaha halangan utama adalah karakter yang kurang mendukung menjadi pengusaha.

    Saya juga tidak bakat jadi pengusaha, makanya saya serahkan ke Ahlinya (dalam hal ini IStri saya)

    Tidak harus dipaksakan, yang penting kita mulai belajar mandiri, dan memberi kesempatan orang lain untuk maju dan sukses itu saja udah cukup.

    Bahkan kedepan Perusahan saya akan saya percayakan ke yang Profesional, saya hanya bagian : JALAN-JALAN keliling dunia saja (asik kan)

    [Reply]

  7. Iis Sugianti says:

    June 29th, 2008 at 06:51

    byuh! Buanyak kali mas, keluarga juga diboyong dan disorong-sorong buat jadi pengusaha? ke..ke..ke..mau dong disoron-sorong…?

    [Reply]

  8. RAKAdewa says:

    June 29th, 2008 at 08:03

    MAs Mintar, aku yang belum punya anak bini aja ketar ketir untuk terjun ke dunia usaha (bisnis), tapi berdasarkan postingan di atas memang benar, kita harus membuktikan dulu semua bahwa usaha kita bisa jalan dan bisa berpenghasilan baru kita hijrah, by the way selamat mas atas hijrah ke bisnisnya.

    [Reply]

  9. Diah says:

    June 29th, 2008 at 13:02

    Hijrah ah , :)

    Persiapan
    1.Toko Kue di perbesar
    2.Mracang
    3.Koneksi Internet Speedy (Cost dikurangi) :D
    4.Training + Pelatihan (Kue,Blog ,jaringan Unix,Mikrotik)
    5.Telor asin (Mudah2 han bisa Up Lagi )
    6.Baru Nemu Susu kedelai :P

    Tinggal menunggu waktu ,

    [Reply]

  10. Zalukhu says:

    June 29th, 2008 at 13:34

    Enaknya punya Bos sang istri sendiri hahahaha… eh di foto atas bos yang mana yach ? dua-duanya ga ada yang bertampang petani tuch.. :)

    [Reply]

  11. arhan says:

    June 29th, 2008 at 13:56

    mantaaaap

    mari dukung jadi bangsa yang mandiri :D

    [Reply]

  12. ipung says:

    June 29th, 2008 at 15:30

    hehehe.. di komentarnya malah banyak portfolionya.. Kenapa ga dibawa ke artikel aja pak? Biar tidak terlewatkan oleh pembaca baru.. Kan bagus sekali buat memberi gambaran atas apa yang sudah bapak usahakan selama ini ;)

    [Reply]

  13. sawali tuhusetya says:

    June 29th, 2008 at 15:56

    hanya mereka yang punya nyali dan percaya diri utnuk mau hijrah sepertinya pas sumintar, hehehehe :lol: biasanya orang kan cenderung senang mempertahankan status-quo, apalagi juga sdh dapat kursi yang mapan di perusahaan, meski hanya sebatas sbg karyawan. negeri ini kayaknya perlu perubahan paradigma *halah istilah apa ini* berpikir ttg maslah status dan jabatan. kalau saja orang2 elite di negeri ini berpikiran sama seperti pak sumintar, dijamin deh, regenerasi bangsa bisa bsgus, banyak bermuncukan wirausahawan2 bermental bagus dan ndak doyan duwit korupsi. sayangnya ya itu tadi, pak status quo agaknya masih menjadi “kue” yang enak utk dibagi-bagi, hehehe :lol:

    [Reply]

  14. mig33citeureup says:

    June 29th, 2008 at 21:46

    Selamat dan sukses…….

    Hik hik hik hik hik “Ga dapet pertamax……”.. gpp kan 1 hari full ga OL… wajar…, :)

    [Reply]

  15. akangjuned says:

    June 30th, 2008 at 01:41

    insyaalah sukses mas… saya doa kan.. :)

    [Reply]

  16. Konsultasi kesehatan says:

    July 1st, 2008 at 02:16

    bisa di tiru Cak….semua warga diajak semua…

    [Reply]

  17. Satilamofa says:

    July 6th, 2008 at 04:34

    Pak..

    Mohon pencerahannya.. bagaimana bisa iklan adsensenya tetap keluar dengan konten indo..?

    ada triknya kah..?

    [Reply]

  18. ilham says:

    September 22nd, 2008 at 04:20

    Alhamdulillah walu agak lama ikut nimbrung komentar mas….
    Pindak kuadran atau hijrah jadi pengusaha memang dah jadi cita2 saya…Gmn mas biar tambah mantap nih saya . dah ada usaha walaupun kecil .

    Apakah saya resign aja yaa segera? kalau membaca artikelnya kagak betah lagi nih kerja di kantor …

    wassalllam
    Daryana

    [Reply]

Leave a Reply