Saya sangat takut menulis hal seperi ini yaitu tentang Ilmu Tuhan Yang tidak Ditulis dalam Kitab pasti akan banyak yang marah, salah paham dan polemik. Bertahun tahun saya mencari Tuhan dan akan terus mencari sampai bertemu dengan Nya. Tangan saya gemetar, jantung saya berdenyut keras dikala saya ingin menulis hal seperti ini, ini semata karena saya tidak rela jika manusia mengecilkan arti dari Tuhan Yang Maha Besar Itu.

Saya mengutip salah satu Ayat yang artinya seperti ini

Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu.”

Jadi dari situlah saya jadi melihat aneh, kenapa ada Ilmu Agama / Tuhan dan Ilmu Umum, disitulah saya melihat ada pengecilan makna Imu Tuhan. Setelah saya pahami ternyata banyak orang yang kurang pas mengartikan ayat di atas.

Mungkin anda masih bingung yah, kalau masih bingung sebenarnya tulisan ini adalah bagian dari tulisan sebelumnya yang berjudul Terus Semangat Sampai Sukses. Kesimpulan saya kurang lebih seperti ini:

1. Karena Ilmu Tuhan Begitu Luas, tidak mungkin bisa dikemas dalam satu CD, DVD atau alat penyimpan canggih semisal servernya google untuk menyimpan semua data apa saja. Tidak akan pernah cukup sampai kapanpun. Semakin manusia maju semakin Tuhan Terlihat sangat Maha Luas.

2. Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Matematika, Kimia, Ilmu Kedokteran, Ilmu Komputer, Ilmu Internet, Ilmu Astronomi, Ilmu Biologi, Hukum, Sastra dan sejuta Ilmu lain yang belum ditemukan masih begitu banyak dan itulah yang saya maksud Ilmu Tuhan yang tidak ditulis dalam kitab. Anda jangan marah dulu atau menuduh saya kafir, memang kitab itu berisi informasi tentang Tuhan, kekuasaan Tuhan, Sudah lengkap, sudah paripurna, tapi sepertinya Tuhan tidak menulis secara detail, nah yang detail itu ternyata oleh Tuhan ditulis :
1. Di Langit (lagit itu artinya ciptaan Tuhan selain yang ada di sekitar bumi).
2. Di Bumi dan seisinya (Ilmu biologi, kimia, fisika, kedokteran)
3. Diselipkan di otak manusia, berupa pikiran, logika, analisa, dan penemuan,
4. Di titipkan di Iman Manusia, berupa keyakinan, kepercayaan, ketuhanan,
5. Dirahasikan di hati Manusia, rahasia yang tiap orang berbeda,
6. Dan masih banyak rahasia yang belum terungkap,

Makanya manusia dirusuh Tuhan Baca, baca dan Baca, Riset, riset dan riset, Tulis, tulis dan Tulis,
Jangan pernah merasa Tersuci, Terhebat, Paling Benar, Paling Sempurna sebab kempurnaan itu hanya Milik Tuhan.

Coba perhatikan pesawat terbang itu bentuknya semakin baik semakin mendekati ikan hiu, atau burung Elang yang mampu terbang kecepatan tinggi dengan ilmu Aerodynamic. Maha Suci Tuhan memberi contoh.

Helicopter itu mirip dengan kumbang, lebah, dia bisa berhenti di udara, dan bergerak ke kiri dan kekanan dengan mudah, dengan merubah titik berat dia akan bisa bergerak maju dan mundur. Maha suci Tuhan.

Coba perhatikan Komputer bagian dasar terdiri dari ilmu digital, ilmu 0 dan 1. Artinya antara ada (1) dan tiada (0), antara kebaikan (1) dan kejelekan (0), atara Manusia (1) dan Setan (0). Antara plus (1) dan minus (0). Antar True (1) dan false (0), antar laki-laki (1) dan wanita (0), antara Tuhan (1) dan ciptaan (0). Itulah Filsafat ilmu digital. Kalau dipadukan akan menjadi tak terhingga kejadian, tak terhingga Ilmu Tuhan.

Nah mungkin anda sudah semakin jelas, sekarang kenapa kok ada pelajaran Agama yang katanya agama itu Milik Tuhan, tapi masuk dalam pelajaran khusus, bahkan menempati porsi yang sedikit dan celakanya tidak masuk Unas, tidak masuk pelajaran yang diminati siswa. Nah disitulah saya merasa aneh, pelajaran ilmu Tuhan kok kecil porsinya, bandingkan dengan 6 point Ilmu Tuhan yang saya sebutkan dia atas.

Jadi anak didik kita sudah dicekoki bahwa Ilmu Alam itu bukan Ilmu Agama, Ilmu Fisika juga bukan Ilmu Tuhan, sehingga Tuhan Jadi kecil Artinya. Tuhan hanya dikaitkan dengan ritual, ibadah, pahala dan dosa : itukan Ilmu Tuhan yang terkait dengan Akhlak. Sementara masih tak terhingga Ilmu Tuhan yang lainnya.

Tulisan ini saya ketik untuk menggambarkan bahwa Tuhan Itu maha Luas, dan sekarang manusia sangat mengecilkan arti Tuhan, karena Ilmu itu banyak yang tidak ditulis di Kitab Suci tapi dibiarkan menjadi ilmu pengetahuan Di Langit dan Di Bumi, manusia dibekali otak, hati dan ilmu untuk mengungkap kebesaran Tuhan dan manusia tidak akan pernah bisa menuliskan sampai kiamat.

Ampunilah ya Tuhan, Saya Hanyalah Pencari Mu, PengagumMu, Tidak Rela Engkau Dikecilkan oleh Manusia atau oleh Siapapun.

Hasil pencarian untuk artikel ini:

kultum subuh (127), mukadimah kultum (19), CONTOH KULTUM SUBUH (14), ilmu tuhan (7), contoh kultum islam (6), arti angka 6666 (5), ilmu ketuhanan dalam islam (4), contoh kultum ramadhan (4), ilmu ketuhanan (4), kultum tentang ilmu (3), makna subuh (3), www tapsir alpatihah (2), samudra alfatihah (2), ilmu al fatehah (2), contoh kultum (2), contoh mukadimah kultum sholat shubuh (2), contoh mukadimah kultum (2), perbandingan ilmu biologi dengan yang lain (2), Kultum ramadhan di tafsir al-quran (2), kultum ramadhan (2)