Ingin Kaya, Jadi Petani Saja

Tuesday, June 17, 2008 12:22
Posted in category Berita Terpanas, Tip Sukses

Banyak generasi mudah sudah tidak mau bertani, menjadi petani, gak mau pulang kampung, tidak mau berkebun. Katanya tidak bisa kaya, katanya tidak bisa sugih, tidak bisa beli mobil, tidak bisa dapat uang, Kurang Keren katanya.

Masak sih, itu mungkin salah kali, atau caranya masih kuno, atau sawahnya tandus, atau lagi musim kemarau, atau sawahnya kurang luas, atau tidak ada hujan. Mungkin juga tanamannya perlu diganti yang bibit unggul.

Tapi kalau masih susah juga, Tuhan kan Maha Kaya, Maha Luas. Nah kenapa tidak berfikir jadi Petani Intenet saja? Gimana caranya?, nanamnya dimana?, tanamannya apa?
Jawab:

1. Lahannya: adalah Web Hosting, Alamatnya: Domain Name,

2. Tanamanya: Iklan, banner, PPC, PTR, PPS, Domain Parking, Affiliate.

3. Pupuknya: Web Desain, Trafik, PageRank, Social Bookmarking, Update blog, SEO.

4. Penyakitnya : Spam, Copy Paste, Klik Sendiri, Banned, Suspend.

5. Obatnya : Anti Spam, Anti copy Paste, Anti Klik Sendiri,

6. Buahnya: Dolar, Euro, Rupiah, E-Gold.

7. Masa Panennya: Tiap Detik, Tiap Jam, Tiap Hari, Tiap Bulan, Tiap Tahun

Apa benar sih?, yah silahkan tanyakan ke Guru saya yang ada di Blogroll.

Percaya jalankan, gak percaya silahkan Tidur sampai Tua (waduh….)

You can leave a response, or trackback from your own site.

20 Responses to “Ingin Kaya, Jadi Petani Saja”

  1. www.distancelearningonline.biz says:

    June 17th, 2008 at 15:23

    Siapa pak yang gak ingin kaya,
    Tapi gimana kaya tapi tidak bekerja?
    Apakah kaya bisa membuat orang bahagia?

    Bapak saya dulu petani, kok rugi terus….

    [Reply]

    sumintar reply on June 17th, 2008 16:09:

    Kesuksesan bukan di ukur dari kekayaan materi, tapi
    kaya hati,
    pemberi maaf,
    suka membantu orang,
    kaya senyum,

    Kakak saya di Kalimantan Pak Jony namanya, juga kemarin sempat rugi, dia mencoba bertani di tempat yang kurang pas.
    bapak saya juga tidak terhitung kalau masalah rugi,
    1. pernah kena hama tikus,
    2. kena hama wereng,
    3. Kebanjiran, dan kekeringan,
    4. Pernah juga dicuri sama maling, malam hari,
    Pupuk mahal, bibit mahal, sewa sawah mahal, obat mahal,
    Pokoknya sering rugi deh, tapi semangatnya gak pernah pudar.

    [Reply]

  2. Tukang Download says:

    June 17th, 2008 at 16:03

    Petani yang tidak pakai sapi untuk membajaknya,
    gak kena panas, gak kena hujan (kecuali rumahnya bocor)
    Ikut, boleh yah?

    [Reply]

  3. sumintar says:

    June 17th, 2008 at 16:11

    Yah sampean sendiri juga udah jadi petani,
    Petani yang suka koleksi file untuk di download.
    Salam sukses dah.

    [Reply]

  4. bocahiseng says:

    June 17th, 2008 at 19:08

    wahh jadi petani online yah maksudnya?

    [Reply]

  5. sumintar says:

    June 17th, 2008 at 19:35

    Nah benar mas, petani internet, petani online, golek duwit online, bisnis online, internet marketing.
    Satu saudara, endingnya cari DUWIT…..

    [Reply]

  6. Jimmy Kurnia Indradjaya says:

    June 18th, 2008 at 01:38

    Saat ini dengan semakin tingginya harga pangan dunia dan adanya kecenderungan krisis pangan dunia dalam beberapa tahun mendatang membuat harga komoditas pangan melonjak. Hal ini bisa dilihat dari keinginan pemerintah Indonesia untuk mempercepat proses swasembada dalam beberapa komoditi pangan agar dapat melakukan ekspor. Jadi pada saat ini sampai beberapa tahun mendatang menjadi petani justru mungkin lebih menguntungkan dari pada pergi dari desa ke kota untuk mencari pekerjaan yang semakin tidak mudah untuk didapatkan.

    [Reply]

    sumintar reply on June 18th, 2008 03:32:

    Tul, pak Jummy, Makanya kenapa harus ke kota kalau di desa kita bisa bertani dengan 2 cara, Bertani dengan intensifikasi dan ekstensifikasi secara offline, dan sambil menikmati panen, malamnya bisa kita gunakan untuk bertani di internet, sehingga hasilnya bisa dobel.
    Offline dapat onine juga dapat.

    [Reply]

  7. Diah says:

    June 18th, 2008 at 01:43

    Jadi petani kalo di kerjakan sendiri bisa2 punggung putus pak, kalo’ yg ini tangan keriting :)

    Bagus p.Guuru artikelnya…mau jadi petani saja dech…enak nggak ada yg atur2 ..bisa atur dirinya sendiri

    [Reply]

    sumintar reply on June 18th, 2008 03:33:

    Yah benar mbak diah, harus seimbang, offline bisa menyehatkan badan (bekerja sambil olahraga) online bisa menyehatkan jari (sambil grayah-grayah).

    [Reply]

  8. hasyim says:

    June 18th, 2008 at 06:17

    Istilahnya keren pak… klo saya mah mau jadi “nelayan” ah :P

    [Reply]

  9. rozzzzym says:

    June 18th, 2008 at 12:06

    wow, wonder banget pak caranya menjelaskannya. Mudah di tangkap

    [Reply]

  10. persikers says:

    June 18th, 2008 at 12:19

    semoga saja “pupuknya” ga langka biar makin subur :D

    [Reply]

  11. sawali tuhusetya says:

    June 18th, 2008 at 19:48

    bisa jadi masuk kategori petano posmo ya, mas, hehehehe :lol: kalau lahan iini bisa dimanfaatkan, kayaknya memang bisa menjadi sumber penghasilan yang tanpa batas :smile:

    [Reply]

  12. arifr says:

    June 18th, 2008 at 21:42

    Kalau gitu saya pingin jadi petani sukses, mulai dari mana ya..?

    [Reply]

  13. Blogging Is not my hobby says:

    July 26th, 2008 at 03:33

    [...] Apakah anda juga berminat untuk ikut bertani mengikuti jejak para petani yang sudah sukses? atau bahkan bisa jadi andalah petani sukses itu :P, hehehe bingung yak? enggak usah bingung, kalau mau tau lebih banyak lagi tentang istilah “petani” dan “ladang surganya” coba saja anda googling dengan keyword petani internet maka yang akan muncul di halaman pertama dan di barisan pertama adalah blognya pak sumintar, beliaulah yang mempopulerkan istilah petani internet ini, istilah yang cocok buat netters yang rajin nyari duit di internet. Coba deh tengok tulisannya pak sumintar tentang petani internet di sini. [...]

  14. sinyo says:

    August 4th, 2008 at 11:18

    gmn bos caranyaa??? jadi pengenn nihh!!

    [Reply]

  15. Shugoshin says:

    September 4th, 2008 at 18:10

    Hrs belajar banyak ari petani ini, sering2 share ilmunya ya pak dhe.

    [Reply]

  16. alifahru says:

    September 28th, 2008 at 03:07

    ikutan jadi petani ach…. memang nyaman jadi petani online….panen bisa bisa dilakukan dalam hitungan detik….

    alifahrus last blog post..Get Pagerank Just for 1,5 month

    [Reply]

  17. Suciati says:

    September 28th, 2008 at 22:43

    Bener sekali Pak Suminar, generasi muda kita kuliah di Fakultas Pertanian cuma karena gak diterima di Fakultas lain. Jadi memang awalnya dari ketidak pedulian terhadap masalah bangsa, walau gak semua sih, tapi sebagian besar,he…he…, Saya kebetulan dosen di Fakultas Pertanian Unej, alumni Smasa Jember, merasakan bahwa anak2 didik saya sekarang terjangkiti budaya instan, pengen kuliah mudah, cepet lulus dan langsung kaya. kayaknya tips dari Bapak akan saya sampaikan pada mereka. Salam buat keluarga, Salam juga buat Mas Hasan. kayaknya pernah kursus bahasa Inggris bareng saya di Bapelat (sekarang UPT Bahasa).

    [Reply]

Leave a Reply