Indonesia berduka atas 21 meninggal akibat Insiden Zakat Pasuruan, ini menambah daftar penderitaan kaum miskin, keluarga tidak mampu, kaum, kaum dhuafa, wong mlarat. Sudah sering terjadi mereka meninggal karena terinjak-injang, kurang oksigen, karena harus berdesak desakan demi 10 ribu, 30 ribu, 50 ribu.

Innalillahi wainnaillaihi roji’un

Turut beduka cita, semoga yang ditinggalkan tabah menerima cobaan yang berat ini.

Penderitaan semakin lengkap

Belum selesai masalah BLT = bantuan langsung tunia, BBM naik, harga kebutuhan pokok naik, jumlah orang miskin meningkat, pengangguran meningkat, daya beli menurut, harga kebutuhan melanbung, biaya sekolah tinggi, dan semua masalah ini semakin menyulitkan dan menbamah lengkap penderiaan kaum miskin itu.

Di sisi lain, Para Anggota DPR, Pejabat Korupsi

Ironi, disaat kaum dhuafa berdesak-desakan mencari sesuap nasi, sementara orang yang di atas sana malah mikir perut sendiri, tanpa malu malu makan duit rakyat tanpa merasa bersalah. Inlah Indonesia, Negeri 01 kisah menyedihkan dan kisah aneh aneh yang tiap hari selalu kita dengar.

Saatnya Para Pencari Dollar Lebih Serius Lagi

Kejadian diatas mari kita ambil hikmah, betapa masih banyak bahkan jutaan orang indonesia yang miskin, tidak bedaya, dan sangat kesulitan sehingga membutuhkan orang orang seperti anda dalam mencari rejeki di internet untuk kemudian kita sisihkan sebagian rejeki itu guna bisa disumbangkan pada yang sangat membutuhkan itu.

Sesuai mimpi saya yaitu adas 1 Juta orang indonesia berpendaptan Rp. 10 Juta, maka rasanya kita bisa memberi kontribusi nyata untuk negeri ini. Bisa kita sisihkan 2.5 persen s/d 10 persen untuk membantu program pengentasan kemiskinan, program pemberdayaan, dan pengurangan pengangguran. Dengan demikian Indonesia akan menjadi kekuatan baru di Asia dan bahkan bila perlu di Dunia dalam hal penciptaan lapangan kerja baru, dan penyumbang devisa dari 1 Juta Internet marketing atau bisnis di internet.

Mari berloba lomba, untuk saling memberi informasi, share pengalaman, share ilmu sehingga sebagian hasilnya akan kita sumbangkan pada kaum miskin yang saat ini menjerit kelaparan. Dengan demikian kita tidak disibukkan dengan kerusuhan, cari maki, tawuran, dan saling injak sana injak sini karena tidak tahu bagaimana mencari rejeki yang menurut Tuhan Jumlahnya tiadak terbatas itu.

Hasil pencarian untuk artikel ini:

arti innalillahi wainnaillaihi rojiun (1), Innalilliahi wainnaillaihi rojiun (1)