Jadi Petani Beneran Ternyata Susah
Posted by sumintarDec 12
Jadi petani beneran (bukan petani internet) ternyata susah, udah modalnya besar di atas 100 Juta, kerjanya juga berat (jika dikerjakan sendiri). Sudah begitu kadang gagal panen karena penyakit atau hasilnya dicuri sebelum dipanen.
Dari modal 100 juta itu hasilnya tiap bulan hanya 300 ribu, kekeke, gak cukup untuk bayar pembantu rumah tangga. Wah rugi kalau gitu, mendingan cari duit ala cosa aranda, buat artikel, ebook, seo dan teknik marketing online lainnya.
Tapi jangan salah loh, saya bertani offline itu hanya untuk olahraga saja, dari pada tiap hari olahraga yang tidak produktif mendingan mencangkul, jalan-jalan ke kebun, melihat indahnya alam liar. Sambil olahraga, sekaligus refresing, bernostalgia mengingat masa kecil yang tiap pagi dan sore ke sawah membantu ayah.
Bertani online kebanyakan duduk, bertani offline mengurani duduk
Semenjak bertani offline fisik saya sedikit ada perbaikan, mulai dari ambeyen yang berkurang sampai perbaikan di mata (dulu sering pusing melihat monitor), semangat kerja juga meningkat, yang lebih penting semangat hidup juga semakin meningkat pula.
Semakin tahu kenapa petani itu banyak yang tidak sukses
Problem utama kenapa petani sering gagal adalah : banyak petani malas, tidak punya kreatifitas, tidak punya lahan yang cukup, asal menanam tidak melakukan inovasi yang bisa meningkatkan hasil panen, tidak mau repot. Petani asal asalan ini banyak sekali kita dapati di desa, celakanya banyak yang berumur tua. Satu hal yang menyebabkan petani tidak sukses adalah tidak bangga menjadi petani, tidak punya visi dan misi kedepan bahwa pertanian adalah bidang yang menjanjikan.
Sedikit sekali petani yang sukses, Mereka Para Petani Tekun, Kreatif dan Inovatif.
Alasan utama petani sukses adalah: ulet, tekun, kreatif dan inovatif, pantang menyerah, membuat petani terpadu, dan fulltime. Petani terpadu adalah petani juga peternak, jadi selain menanam padi, jagung, polowijo, sayur mayur mereka juga menanam pohon produktif seperti jati, sengon dan tanaman industri lainnya. Buah-buahan menjadi bagian yang penting untuk mendukung wisata pertanian. Petani Terpadu juga berternak seperti sapi, kambing, kelinci, mentok, ayam dan ternak unggas lainnya. Yang tidak kalah pentingnya untuk mendukung tani terpadu adalah perikanan. Banyak ikan yang bernilai bisnis: Ikan lele, ikan Koi, ikan guramih dan ikan hias produktif lainnya.
Pertanian Terpadu (integrated farming), Berpotensi Membangun Wisata Pertanian
Pertanian terpadu atau integrated farming adalah usaha suatu pertanian dengan kelola bersinambungan, sehingga tidak mengenal produk limbah. Semua bagian hasil pertanian diasumsikan sebagai produk bernilai ekonomis dan semua kegiatan adalah profit center, hasil samping dari salah satu sub bidang usaha menjadi bahan baku atau bahan pembantu sub bidang lainnya yang masih terkait.
Hampir pada semua kegiatan usaha bidang pertanian, perkebunan dan peternakan apabila di integrasikan akan membuka peluang peluang usaha baru serta berpotensi untuk membangun wisata pertanian yang sangat mudah di implementasikan, blok diagram di atas sebagai ilustrasi.







Saya paling nggak tahan kalau disuruh bantu-bantu kesawah pak
Reply
sariful reply on December 14th, 2009 09:15:
Saya sudah pensiun ke sawah, karena tanah garapan LIPI dah di bangun PKT kebun Raya Bogor…
Reply
sariful reply on December 14th, 2009 10:53:
update : pesan pakde lewat posting ini yang bisa saya terawang http://sariful.com/banyak-blogs-makin-banyak-penghasilan.htm
Reply
zona bisnis reply on December 16th, 2009 10:10:
ketemu lagi sama mas sariful disini. Di keluarga saya yang masih berurusan dengan sawah tinggal nenek saya saja. Itupun sawahnya di sewakan. … kekekee
Keberhasilan suatu bisnis sebenarnya tergantung dari banyak faktor, salah satunya adalah kita harus pintar untuk mencairkan ide yang menggumpal di otak kita
Reply
Sariful reply on December 17th, 2009 13:31:
benar, memang banyak faktor… tapi jika kita berusaha dan berusaha insya Allah hasil akan kita dapatkan
Saya bertani dipekarangan aja tiap sore. Mencabut rumput yang mengganggu tanaman saya. he.. Tapi cukup mengeluarkan keringat. Klo jadi petani beneran, ga punya lahan gan.
Reply
wah merambah ke pertanian offline juga nih

iya pelung pertanian emang sangat luas dan ngga bakalan ada habisnya…
selama muluit manusia masih menganga pasti butuh yang namanya “food” yang dihasilkan dari pertanian offline
Petani Indonesia dan petani diluar negeri kok beda jauh ya -_-a
di Indo yang sukses itu petaninya hanya minoritas dan sedikit sekali -_-a
Reply
enakan juga nyawah online, bisa sambil tiduran ngerjainnya. ;-D
Reply
Selamat datang kembali pak di dunia Petani Online..hihihihi
“Dari modal 100 juta itu hasilnya tiap bulan hanya 300 ribu, kekeke, gak cukup untuk bayar pembantu rumah tangga. Wah rugi kalau gitu,”
dengan begitu Apakah masih akan kembali lagi ke Petani Offline ???? atauuuu mungkin ada yg lain
Reply
Nenek n kakek ku dulu seorang petani setiap panen harganya selalu jatuh, gimana yach kok selalu jatuh mulu harganya. Mucing
Reply
jadi inget suasana di kampung, suatu saat nanti pengen kesana berjumpa keluarga jauh
Reply
cuaca semakin tak mendukung menambah penderitaan pak Tani
Reply
Tukeran link yuk…..???
Reply
susah juga yah jadi petani
Reply
Mungkin petani yang malas2an itu karena tau, hasilnya sedikit, tidak cukup untuk biaya hidup sehari2, tidak seimbang antara tenaga yg dikeluarkan dengan hasilnya.
Reply
Saya kerja online gara2 udah males ma kerjaan di sawah
Reply
[...] jang bener2 jadi petani beneran tidak mencari cari duit ala cosa aranda. coba baca artikel beliau di sini. jika di telaah lebih detail maka kita akan merasa kan sebuah perbandingan dan sindiran melalui [...]
ahhhhh pak jadi enakan mana petani atau petani online
…….bukan kedua”nya ada enaknya
)
Reply
ASYIK kalo pertanian dijadikan satu dengan wisata… +pendidikan
Reply
Pa kbr pakde ? sehat kan ? semoga sehat selalu.
saya juga bertani sekarang pakde, tanam seo di sawah google
Reply
salam
hehehehe, penuh peju angan
para petani, tapi yang sukses ya……….
tx
Reply
sudah lama nggak mampir ke tempat pakdhe… jadi petani beneran memang susah pakdhe, pergi pagi pulang malam, itupun belum tentu cukup buat makan. sengsara lagi kalau pupuk langka.
Reply
kecuali punya lahan luas, jadi petani lebih banyak susahnya. jadi pedagang hasil pertanian lebih menjanjikan.
Reply
wah keren neh…
Reply
iya betul paling enak jadi petani online… saya berternak lebah juga susah sangat tergantung musim bunga dan iklim untuk hasil madu yang bagus.
Reply
memang berat jadi petani
hidup petani
Reply
pak saya mau tukeran link ^.^
terima kasih pak
Reply
Indonesia terkenal sebagai negara agraris. Jadi, kita memang perlu meningkatkan pertanian terpadu seperti yang dijelaskan dalam artikel di atas. Terima kasih atas informasi yang sangat berguna ini.
Reply
yah begitulah semuanya susah…
usaha kita yg memudahkannya…
Reply
Zaman skg emang serba pusing…jadi petani offline bingung masalah hama dll…jadi petani online jg pusing masalah virus, hacker dll…
Reply
emang asyik juga jadi petani. Jadi inget tempat kkn
Reply
Udah lama gak maen kesini. Ternyata masih seperti yang dulu, selalu ada artikel yang bersahaja. bersahaja karena tak pernah lupa pada inti keseimbangan bahwa kita tetap harus bersentuhan dengan alam…
Saya udah nikah malah ikutan ndeso di kampung suami ni pak, beternak dan garap kebun tebu (saya dan suami ngontrol2 aja,heheh). Padahal sebelumnya boro-boro….
Reply
paling enak kalo berasal dari keluarga petani mas….semua triknya tradisional,tapi paten hasilnya..soalnya dari moyang….
Reply
saya sedang membayangkan anda melakukan hal yg menyenangkan di sawah.
Reply
hidup petani indonesia negara kita negara agraris pertanianya harus maju seperti negara lainya
Reply
berat jadi petani mas capeknya minta ampun tapi pada awet muda!
Reply
Saya setuju dengan bertani online tapi jadi jarang olah raga mas! kerjaan duduk mulu males ngapa-ngapain!
Reply
nice artikel tentang pertanian~~
Reply
petani tidak kreatif karena minimnya pengetahuan dan pendidikan mreka, kalo mreka tau dan berpendidikan tinggi, tentu mreka akan sejahtera
Reply
saya sebenarnya kasihan dengan nasib petani, nasib mereka sering berjalan di tempat bahkan mundur.
Reply
meskipun demikian, rejeki yg didapatkan oleh petani jauh lebih berkah sehingga mereka terlihat lebih bahagia
Reply
tank’s ya mas infonya,,berharga banget buat saya,,kebetulan muter-muter cari artikelnya baru di blog anda saya dapet..hehee…salam kenal mampir di blog sederhana saya http://ahligiza.blogspot.com ,,kalau boleh tukeran link ya mas,,,terimakasih,,
Reply
yang penting banyak bersyuur ajah apa yang kita dapat.
tips trik menang kontes seo
Reply
emang lebih bagus jadi blogger, ndak susah, ttinggal ngetik doang,nyari ide…
udah deh
Reply
susah juga ternyata jadi petani
Reply
Terimakasih atas informasinya pak
Reply
thanks dah sering pak
Reply
yang penting berusaha terus om.
tips trik facebook dan login facebook indonesia
Reply
good post, happy new year om. mempelajari alogaritma google insight
Reply
Jadi petani jangan gengsi, ingat anak petani lebih banyak yang sekolah tinggi, mereka tidak berfikir korup, lebih banyak memberi, coba sekarang kita data, berapa banyak anak seorang PNS yang udah mengabdi 20thn, punya anak 3 dan sekolah sarjana???.
Reply