Karya Nyata Untuk Bangsa Apa Harus Lewat DPR
Demam Pilkada, Pemilu 2009 , KPU, Daftar Caleg, DRP, DPRD, memaksa saya menulis Karya Nyata Untuk Bangsa Apa Harus Lewat DPR. Perhatikan saat ini Korupsi DPR, Korupsi Pejabat, Skandal Pornografi, Tawuran Antar pendukung Partai, Tidak Mau menerima Kekalahan, Pembakaran dan pengrusakan fasilitas umum, Kekerasan Demokrasi, dan banyak Kisah sedih lainnya yang diakibatkan oleh politik kekerasan, salah memaknai demokrasi. Demokarasi identik dengan kekuasaan, Kekerasan dan tidak mau kalah, menang sendiri. Para petani, rakyat miskin, pengangguran, Krisis BBM, Krisis Beras jadi bahan baku iklan kampaye yang sering diumbar.
Saya tetap mendukung bagi caleg yang memang ingin serius memikirkan bangsa, diatas kepentingan pribadi dan golongan, tapi ingatlah apa anda siap, apa nafsu anda juga siap, tidak mudah menolak uang cash ratusan juta dalam amplop, apa anda hanya ingin dapat duit besar, ingin dapat popularitas. Kalau saya sih gak tahan….,
Pada saat belum terpilih obral janji, turun gunung, seperti pahlawan kesiangan, tapi begitu terpilih lupa diri, lupa rakyat miskin. Inilah fakta yang saya rasakan, rakyat miskin selamanya miskin, hanya dapat iming-iming jika mau memilih, setelah itu gigit jari.
Tidak semua Caleg anggora DPR, DPRD, Bupati, Gubernur, tidak baik, tapi yang rakyat rasakan adalah : Penggusuran tanpa solusi, pedesaan yang kering bimbingan dan pembinaan, jalan desa yang rusak, harga kebutuhan pokok naik tak terkendali, pengangguran yang terus meningkat, biaya pendidikan yang semakin tidak terjangkau, bisaya kesehatan yang melonjak, obat yang tidak terbeli, Kebutuhan hidup naik tapi pemasukan tidak bertambah.
Karya Nyata Untuk Bangsa Apa Harus Lewat DPR?
Itu lah pertanyaan yang menganjal di pikiran saya, apa karena saya tidak terpilih jadi Caleg, apa karena saya hanya pengangguran sehingga bisa bersuara lantang, apa karena saya orang yang kurang kerjaan sehingga menulis artikel seperti ini, terserah anda, karena komentar miring di blog tidak dilarang, paling paling di delete sama adminnya.
Yang pernah saya tahu banyak jalan menuju roma, banyak karya nyata yang benar benar nyata dan tidak sulit sulit tapi juga bisa dirasakan dampaknya:
1. Jadilah Siswa dan Mahasiswa yang baik, menuntut ilmu sampai lulus mekipun tidak tepat waktu.
2. Jadilah suami yang mau bekerja keras untuk menafkahi istrinya meskipun hanya cukup untuk makan dan minum.
3. Jadilah istri yang bisa mendidik anak agar menjadi anak yang berbakti, anak sholeh, meskipun belum bisa membantu suami dalam mencari nafkah,
4. Jadilah blogger yang baik,
4.1 Aktif menulis apa saja meskipun hanya sebulan sekali,
4.2. Aktif blogwalking meskipun tidak meninggalkan komentar,
4.3. Mau Share ilmu meskipun hanya untuk diri sendiri,
5. Jadilah Guru yang mau mengajarkan ilmu pada muridnya, meskipun hanya ilmu menbaca dan menulis.
6. Jadilah Pemimpin yang bertanggung jawab dan memberdayakan, meskipun hanya pemimpin Rumah Tangga,
7. Jadi Karyawan yang tidak menuntut gaji tapi berkarya agar perusahaan untung, semoga perusahaan juga memikirkan nasip sampean, kalau tidak puas, yang buat perusahaan sendiri saja.
8. Monggo ditambahkan
Kok Karya nyata sesederhana itu?
Dari pada karya nyata yang muluk muluk susah dijangkau, mendingan yang sederhana tapi bisa dikerjakan dengan mudah. Dari pada kita berkaya untuk banyak orang tapi:
1. Banyak menyakiti hati rakyat karena telah mengambil uang rakyat untuk kepentingan pribadi,
2. Selalu merepotkan rakyat, polisi, pemerintah karena memaksakaan kehendak yang menurutya terbaik,
3. Menggerakkan Tawuran masa gara gara kalah dalam Pilkades, Pilkada, Pil RT.
4. Membakar gedung Sekolah, Kampus gara gara saling mengejek dan merendahkan sesama siswa, mahasiswa
5. Penggusuran tanpa solusi, hanya masalah kebersihan kota tapi kemudian untuk membangun Mall.
6. ? (Monggo ditambahkan)
Kesimpulan :
Karya nyata apa saja tidak masalah, asal tidak menambah beban baru, tidak menimbulkan masalah baru, tidak menimbulkan penderitan baru, tidak menimbulkan keruwetan baru atas tindakan yang anda lakukan.
Hidup ini sudah susah, cari makan susah, cari duit susah, cari dollar susah, Jangan ditambah dengan beban baru yang lebih menyusahkan dan menyengsarakan. Ampun… Tolong….
Warning:
Tiada maksud menjelekkan, menyingung, momojokkan siapapun, jika tidak berkenan maafkan saya, saya hanyalah blogger pengangguran yang kurang kerjaan dan tidak bisa menulis yang baik dan benar.















kipram says:
October 10th, 2008 at 00:11
Ayo para bloger tarik dolar rame2 ke negara kita
kiprams last blog post..Laskar Pelangi Best Indonesia Movie 2008
[Reply]
BLogicThink [dot] com says:
October 10th, 2008 at 00:24
betul Pakdhe…

jangan sampai kita jadi bagian dari masalah bangsa
berkarya sedikit-demi dsedikit…
ya, kalau saya dukung pendidikan murah…
karena pendidikan murah berkualitas dan terjangkau itu hak masyarakat…
putus sekolah (gara2 biaya) itu menyedihkan dan bikin susah
BLogicThink [dot] coms last blog post..Jadi Selebritis di Search Engine
[Reply]
kamus online says:
October 10th, 2008 at 00:24
menunggu semakin terpuruk biar lebih gede :d
[Reply]
mig33citeureup says:
October 10th, 2008 at 00:55
Yang punya harta dengan hartanya
yang punya tenaga dengan tenaganya, dan
bisa juga dengan ilmu yang dimiliki khan pakde
[Reply]
sumintar reply on October 10th, 2008 01:47:
Setuju, karya nyata sesuai apa yang ia punya, yang paling dikuasai dan paling berdaya guna
[Reply]
mig33citeureup says:
October 10th, 2008 at 02:15
Pakde, help me…
[Reply]
mig33citeureup says:
October 10th, 2008 at 02:15
Pakde, help me…
please visit my web 
mig33citeureups last blog post..Satu Hari Menuju Bandwidth Limited
[Reply]
sudarma says:
October 10th, 2008 at 02:25
Pakde, saya merinding baca artikel pakde kali ini. Bener, serius. Kayak nyes gitu ke atas kepala. Semua yang pakde katakan semua bener banget. dan itu adalah kenyataan. Tidak semua anggota dprd gitu, tapi banyak anggota dprd yang moralnya bejat. Seperti di daerah saya, maaf saya tidak bisa menyebutkan namanya nanti jadi masalah. DPRD kerjanya hanya studi tour, ga ngasilin apa2. Hanya main cewek, punya selingkuhan. ( menurut temen saya yang pekerjaannya menjadi sopir Anggota DEWAN yang TERHORMAT). Dia sering disuruh nganterin ke tempat tinggal selingkuhan ANGGOTA DEWAN YANG TERHORMAT. wkwkwk itulah kenyataan. Terima kasih pencerahannya pakde
sudarmas last blog post..Bali Girl
[Reply]
pencuri kode says:
October 10th, 2008 at 02:32
waduh ini ko berat sekali nih artikel kali ini dan harus dibaca bolak-balik
kalau menurut saya sih untuk karyanyata itu memang tidak harus di DPR saja kan blogger juga karya nyata malahan menambah devisa negara/bangsa *benar ga sih*
[Reply]
Paman Gober says:
October 10th, 2008 at 03:11
Sesuatu yang besar itu dimulai dari yang kecil. Dan para blogger telah membuktikannya.
[Reply]
AHA says:
October 10th, 2008 at 03:20
kadang teori susah prakteknya pakde…… yang berkarya nyata tuh susah..he2
[Reply]
sumintar reply on October 10th, 2008 03:48:
cari yang mudah mudah saja mas, makanya contohnya itu juga sangat mudah.
[Reply]
konsultasi kesehatan says:
October 10th, 2008 at 03:42
Pakde blogger yg baik itu seperti apa ya?????
[Reply]
tukang sapu radio says:
October 10th, 2008 at 03:48
He.. he.. he… he… pak dhe ini kalo nulis kok bergaya patriotik gini ya? Bisa di tiru nih… Btw… Masih adakah (sekarang) pejuang? Jika dulu ada pejuang kemerdekaan, (kalo ada) sekarang pejuang apa?
Saya yakin kok dewan perwakilan rakyat itu adalah lembaga untuk memperjuangkan rakyat, Yang saya agak binun rakyat yang mana sih?
Mending jadi sumintar dot com yang tiap hari memperjuangkan traffic/backlink dengan bekal artikel bermanfaat.
he.. he..he..
Salam, Sawasanganam.com
[Reply]
sumintar reply on October 10th, 2008 03:50:
Mendingan jadi tukang sapu radio saja, biar selalu besih. Trim setiap orang yang berjuang hidup untuk keluarganya dan tidak banyak merugikan orang lain itu juga sudah berjuang.
[Reply]
akangjuned says:
October 10th, 2008 at 03:59
menurut saya untuk caleg yang sedang berjuang juga tidak masalah, asalkan jangan hanya mementingkan diri pribadi sehingga lupa akan janji janji yang diberikan untuk rakyat.., majulah indonesia ku..
akangjuneds last blog post..Kemunduran Produksi beberapa bidang di Indonesia
[Reply]
Fachia says:
October 10th, 2008 at 05:54
wah mau nambahin yang point enam tapi masih merem melek nih.. tercengang dengan tulisannya.. 2 thumbs up 4 u..
[Reply]
hawee says:
October 10th, 2008 at 06:11
mau jadi yg no 4 dan seterusnya aja ahhh..
[Reply]
Bakti pratomo says:
October 10th, 2008 at 10:00
karya nyata itu banyak sedikit yang penting bermanfaat bagi orang lain……(memang sederhana/simple)…
:)
[Reply]
spydeeyk says:
October 10th, 2008 at 10:53
“sudah banyak orang bangsat di dunia ini setidaknya jangan menambah lagi dengan menjadikan dirimu juga seorang bangsat..!”, maaf pak de’ klo terlalu kasar kata2nya.., tp tu kata2 dari seorang temen saya, kata2 nya memang kasar tp “dalem” menurut saya, dan cocok banget dengan tulisan pak de.., klo kita seharusnya jangan menambah beban/masalah untuk orang laen..(ini udah minimal banget), gt khan pak de’? :), nice topic pak de..
[Reply]
Iklan Baris gratis says:
October 10th, 2008 at 11:24
DPR itu apa ya? sudah lu[a tuh
[Reply]
Tony says:
October 10th, 2008 at 13:18
kurang paham kalo soal politik aku nya pakde
Tonys last blog post..Hunting One Way Link
[Reply]
pencari illmu says:
October 10th, 2008 at 14:36
Wah politik juga gak begitu ngerti… tapi yang jelas gak nyusahin orang, mau mandiri, gak cuma nuntut, itu dah lumayan kayaknya…
[Reply]
albri says:
October 10th, 2008 at 18:19
setuju pakdeeee….. DPR malah banyak yang korupsi, mending jadi blogger yang baik kan??
[Reply]
kipram says:
October 10th, 2008 at 20:26
Tdk semua anggota DPR jahat, hanya oknum
kiprams last blog post..Download Lyric Laskar Pelangi
[Reply]
Keris says:
October 11th, 2008 at 01:46
Setidaknya masih ada harapan-harapan baru untuk Indonesia. Ayo kita maenkan peran lewat blogging
Keriss last blog post..Kabar Terbaru dari Google
[Reply]
deja-vu says:
October 11th, 2008 at 02:56
Bagi saya memang Berkarya bisa dimana saja. Bahkan bisa jadi Petani sperti Pak Dhe Sumintar. Betul ga pak Dhe… (Petani bukan sembarang Petani lho…)
[Reply]