Negeri Ini Semakin Mengerikan

BBM naik, Demo gak berhenti,
gak naik Negara Bangkrut.

Polisi Tawur sama Mahasiswa,
Pamong Praja Tawuran sama Pedagang Kaki 5,

Mahasiswa Tawuran sama Mahasiswa,
Pendukung partai Bentrok sama pendukung yang lain,

Golongan yang satu bentrok sama golongan yang lain,

Korupsi semakin gak Terkendali,
Azap apalagi yang sebentar lagi mau kita terima, atas kezaliman kita,

Negeri ini sudah seperti Bar-bar, Anarkis,

Tawuran, Bentrok, Bakar, Lempar batu, dan kerusakan yang lain semakin biasa,

Caci maki, Saling menyalahkan, Saling menjatuhkan sudah jadi tontonan sehari-hari,

Negeri ini semakin Mengerikan,

Semua merasa benar sendiri,

Tidak….., Tidak ada yang benar, Hanya Allah yang benar Mutlak.

Kita hanya benar sesaat,
benar menurut pikiran masing-masing,
Benar menurut tapsiran masing-masing,
Benar menurut kepentingan masing-masing,

Semua salah, Semua Rugi, Semua Bangkrut, Semua akan kena Azap,

Saya tidak sanggup, Ampunilah Indonesia ya Tuhan,
Saya tidak sanggup,
Saya semakin tidak mengerti kenapa Demokrasi jadi tidak cocok lagi,
Kenapa Demokrasi sama dengan Anarki,
Akankah negeri ini kembali ke masa lalu,

Masihkah ada harapan,
Disaat semua orang tidak mau mendengar Nasehat,

Masihkah ada kedamain,
Disaat banyak orang mengabaikan Hukum, Dan main Hakim Sendiri

Masihkah ada Demokrasi
Disaat semua orang memaksakan Kehendak, dan Merasa Benar Sendiri

Masihkan ada Keadilan,
Disaat semua orang sudah Tidak Tahu Siapa Yang harus Dibela,

Untuk Rakyat, Rakyat, Rakyat

Rakyat yang Mana?

Atas Nama Rakyat,
Sudahkah kita mendengar Keluhannya,

Hasil pencarian untuk artikel ini:

bisnis online tomi wiyahya (1), tomi yahya (1)
You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses to “Negeri Ini Semakin Mengerikan”

  1. Tomi Yahya says:

    harapan dimulai dari perubahan diri kita, kita mau terbawa arus atau kita membuat arus yang baru…

    Reply

  2. sumintar says:

    Comment dari YM:

    Tomi Yahya: Ada pepatah, jika engkau tidak bisa merubah dunia, rubahlah dahulu negerimu.
    Tomi Yahya: jika tidak bisa merubah negerimu, rubahlah kotamu
    Tomi Yahya: jika kota masih terlalu besar
    Tomi Yahya: robahlah keluargamu.
    Tomi Yahya: tapi jika itu masih terlalu sulit rubahlah dirimu
    Jika engkau sudah menyerah untuk merubah dirimu,
    Tomi Yahya: jangan berharap bisa merubah dunia

    Reply

  3. mari kita bangun dan doakan negeri ini supaya negri kita akan bangkit

    Reply

Leave a Reply

reverse phone lookupTattoo DesignsSEO