Tidak tahu persisnya sebenarya pake Sumintar secara offline sudah pensiun sekitar 5 tahun yang lalu ketika semua account perusahaan dipegang oleh Istri, tim sukses dan karyawannya. Pensiun dini ketika pake berumur 40 tahun. Bahkan pakde tidak punya email pribadi yang tidak di share, semua tidak ada yang dirahasiakan.
Ciri Ciri Sudah Pensiun
Jika pegawai negeri jelas ciri cirinya, ada SK nya tapi kalau wiraswasta tidak nampak jelas. Mungkin yang bisa dilihat adalah posisi di perusahaannya, dari direktur menjadi Komisaris. Kemudian pekerjaanya dari wajib menjadi hoby, dan yang paling menonjol adalah waktu luang. Kalau seseorang sudah pensiun maka kapanpun (senin sampai minggu) dia bisa kemana saja tanpa beban perusahaan dan beban keuangan.
Untuk wiraswasta yang terpenting Perusahaan bisa jalan meskipun yang pensiun keliling dunia (Wah mau kalau yang ini). Dan kalau mati perusahaanya tidak ikut mati. (hehehe jangan donk yang ini, bisa kualat nanti)
Pensiun Tidak berarti berhenti berkarya
Pensiun pakde sumintar yang saya ketahui adalah dia menyerahkan semua tanggung jawab, account keuangan, account bisnis online, internet marketing pada orang kepercayaanya (istri + tim sukses). Pakde tetap masih berkarya akan tetapi hanya melengkapi, mengarahkan dan menyiapkan agar generasi penerusnya bisa mengambil alih semua pekerjaan dengan mudah dan mulus.
Saat ini lebih fokus Mikir ke 4 Anaknya
Anak pertama sudah SMA kelas 3, anak k2 masih SD kelas 2, anak ke 3 TK A, dan yang terakhir Play Group. Yang saya ketahui tiap hari pakde antar jemput anaknya sekaligus menjadi motivator ke 3 anaknya yang masih kecil, teman bermain ketika dirumah, sekaligus guru ketika belajar.
Kesuksesan Pemimpin Ketika Duplikasi Berhasil
Mungkin sampean masih ingat pak Harto, meskipun dia tidak sukses menduplikasi ke anaknya. Tapi dia sudah berhasil menurunkan 3 orang besar:
1. Bapak Wiranto,
2. Bapak SBY,
3. Bapak Prabowo
Mengaku atau tidak dia itu hasil didikan pak Harto (itu kata guru saya loh),
Bukan Hanya duplikasi tapi Memperbaiki Kualitas
Bukan hanya mencotoh tapi harus lebih baik dari pendahulunya. Itu paling penting, kalau regenerasi lebih buruk itu namanya gagal, kalau sama itu namanya tidak ada kemajuan, kalau lebih baik itu namanya sukses dalam regenerasi / memperbaiki keturunan, memperbaiki kualitas dan tentu bisa membawa nama baik seniornya plus bisa melanjutkan cita cita nya.
Sukses Pensiun Tidak Harus Kaya, Tetapi Merasa Cukup dan Terus Bersyukur
Banyak yang mengukur sukses pensiun dari banyaknya materi, itu hanya salah satu saja. Kata pakde sumintar yang penting sudah bisa mengelola perasaan sudah merasa cukup atas segala nikmat yang diberikan Allah dan bisa mensyukuri nikmat yang ada, termasuk nikmat sakit ketika sudah tua (ini yang paling sulit).
Catatan:
Tulisan ini tidak mengajak anda pensiun muda, tapi memberi makna agar pensiun itu bukan menjadi momok yang menakutkan. Pensiun hanyalah proses perjalanan sehingga Belum patah sudah banyak yang tumbuh, belum hilang sudah banyak ganti. Sehingga bisa happy ending.