Sudah Lama tidak mebuat artikel masalah pemenang pilpres 2009 gara gara saya juga ikut kontes SEO Stop Dreaming Start Action. Pasti banyak yang menebak nebak, dag dig dug terutama para tim Sukses Capres 2009. Meskipun ini minggu tenang tanpa kampanye tanpa Iklan tapi perasaan para pasangan capres dan cawapres tentu ga bisa tidur, apalagi para tim suksesnya saat ini malah mencari cara agar para kandidat bisa menang.
Saatnya Menang Pilpres dengan Menjunjung Tinggi Sportifitas
Saling serang boleh saja, saling debat ok, tapi menfitnah dan blank campaign akan menjadikan rakyat bawah semakin panas dan akhirnya menggunakan cara yang lebih brutal untuk melampiaskan kekesalannya. Para elite politik mungkin terbiasa dengan debat tapi rakyat bawah kadang sering menjadi korban, korban kekerasan, koraban adu domba, korban menjadi pendukung yang fanatik sehingga mau melakukan apa saja untuk menyenangkan idolanya dan Capresnya.
Ayo Kurangi Berdebat, Perbanyak Instropeksi dan berdoa, Dinginkan Suasana di Hari Tenang dan Damia Ini, Siapapun yang menang tetap kita Hormati dan Hargai Itulah Demokrasi.
Pemenang Pilpres 2009 MEGA, SBY, JK
Jika menghayati hakekat kemenangan maka siapapun pemenangnya itulah yang terbaik untuk saat itu. MEGA-PRABOWO atau SBY-BUDIONO atau JK-WIRANTO semua tokoh yang sudah punya masa, tokoh yang punya pendukung fanatik. Pemanang Pilpres tidak harus jadi presiden, pemenang pilpres adalah mereka yang terlah melakukan cara cara yang tidak melanggar hukum, UUD dan Pancasila. Mereka yang dengan legowo mengakui kekalahannya. Mereka yang berhasil menenangkan masanya untuk tidak melakukan kegiatan yang justru merusak citra Capres yang didukungnya. Meskipun kalah pilpres 2009 mereka tetap menang karena telah berjuang sekuat tenaga untuk menjadi yang terbaik, memberi pendidikan politik pada rakyatnya.
Pemenang Pilpres 2009 Memegang Amanah Yang Berat
Amerika dan Eropa saja saat ini kelimpungan menghadapi krisis global yang mendera, apalagi negara berkembang seperti Indonesia. Kalau saya jadi Capres mungkin saya segera mengundurkan diri dari Presiden Indonesia 2009 karena tidak mudah jadi presiden bukan masalah menjadi orang terkenal, tapi memagang amanah yang begitu besar itulah penyebabnya. Jangankan menjadi presiden, menjadi kepala rumah tangga saja saya sering melakukan kesalahan terhadap istri, ketidak adilan terhadap anak, dan ketidak berdayaan dalam mengangkat ekonomi keluarga yang semakin lama semakin berat tantanganya.
Banyak Golongan Yang Ingin Dipenuhi Hajat Hidupnya
Indonesia yang terdiri dari banyak Ras, Suku, Agama, Pulau dan Kepentingan. Hal ini diperlukan pemimpin yang tidak hanya pandai dalam satu bidang tapi harus bisa megayomi semua golongan. Tidak mudah memuaskan semua kepentingan dan semua Golongan semua ingin mendapat prioritas:
1.1 Pegawai Negeri Ingin gaji Naik, Tapi Kerja lebih santai dan kalau bisa sering Libur Nasional,
1.2. Pemerintah Ingin melakukan Efisiensi, Pemerintahan yang bersih,
2.1 Pengusaha Ingin pajak Diturunkan, UMR Rendah, Listrik Murah, Energi Murah,
2.2. Para Buruh Tidak Ingin di PHK, Gaji diatas UMR, dan Banyak Hari libur dan Cuti.
2.3. Para Pengangguran Ingin kerja, sementara lapangan tersedia terbatas,
3. Anggota DPR ingin Tunjangan dinaikkan, Banyak jalan jalan ke luar negeri,
4.1. Petani Ingin Bibit Gratis, Pupuk Gratis, tapi ingin Harga Beras Naik,
4.2. Rakyat kecil yang tidak punya sawah ingin harga sembako turun, harga Beras Turun.
5. Sementara untuk memenuhi semua itu pemerintah harus cari cara untuk mentutup APBN, baik dari Pajak, Pajak Pengusaha, Pajak PPN, dan 1001 Pajak lainnya, Dari Hutang, Dari Hasil Tambang,
6. Daerah Ingin melakukan Pemekaran, Pemekaran identik dengan biaya baru, pengeluran baru,
7.1, Biaya pendidikan ingin terus dinaikkan, sementara output pendidikan tidak secara langsung bisa menambah pemasukan / menghasilkan uang.
7.1. Sementara yang jelas jelas mencari uang di Internet memburu dollar, mengiklankan produk Indonesia ke luar negeri, harus banting tulang untuk bayar Listrik, bayar pegawai, bayar Akses Internet yang masih mahal, Hutang kartu kredit untuk bayar iklan karena sampai saat ini belum dapat dana Segar Dari Pemerintah.
Semua Ingin dilayani, Semua Menuntut Haknya, Pemerintah bukan Supermen (hehehe)
Kalau semua ingin menuntut dan ingin dilayani, betapa berat tugas seorang prisiden, Tapi kenapa semua mati matian untuk menjadi orang nomor 1. Padahal kalau mereka tahu bahwa untuk masuk surga ada 1001 cara yang lebih mudah dan ringan, mungkin mereka tidak dengan segala cara agar menang jadi Presiden 2010 2014 (hehehe ini bukan pencemaran nama baik dan menghasut loh,…)
Saya jadi menangis melihat Pak Prabowo berkampanye dengan 8 program Ekonomi Kerakyatan, saya jadi mbrebes (keluar air mata) melihat pak SBY mau menderita dengan 15 Janji Memakmurkan Negeri Ini, saya Jadi menangis dan penuh harap ketika bapak JK meluncurkan Program MAMPU (Modal Usaha Mandiri Untuk Pemuda). Semoga Niat itu Tulus.
Semoga Semua Lurus Niatnya dan Tulus Hatinya
Bagi saya tangan di atas lebih baik dari tangan dibawah, memberi lebih baik dari pada menuntut. Semoga para pemimpin lurus niatnya dan Tulus hatinya dalam membangun negeri ini, sebab jika tidak maka semua jadi sia sia, semua jadi penderitaan panjang karena mereka telah menganiaya diri sendiri dan menganiaya rakyat Indonesia.
Keberhasilan memang bisa di ukur dengan uang, tapi Kemakmuran dan kebahagiaan lahir batin yang hakiki hanya bisa diukur dengan menerima pemimpin yang iklas menjalankan amanah, rasa syukur dan keiklasan menerima rejeki, kepasrahan menerima takdir dan kepatuhan terhadap Yang Maha Besar. Semoga.
Catatan:
Banyak kata yang tidak mengena, itulah yang bisa saya lakukan, mohon maaf jika ini menyingung perasaan anda.
Salam sukses bagi Pemenang Kontes SEO Stop Dreaming Start Action, Anda memang Luar biasa.
Salam Sukses Dari Petani Yang Sudah Tidak Punya Lahan dan Berupaya mencari lahan baru di Internet
July 5th, 2009
sumintar
Posted in
Tags: 
amien,,,,,, wish all the best,,,hehhehe,,,,
siapapun yang terpilih nanti, semoga bisa merealisasikan janji2ny,,,(walaupun saya nggak ngerti apa2 lek,,, tentang dunia politik,,,hehhe )
Reply
kalau Urusan nembak keyword memang Pak Sumintar Jagoannya….
belum lagi pemilu digelar, pemenangnya sudah digadang-gadang untuk nongkrong di pencarian google.
siapapun pemenangnya pasti tidak mampu memenuhi janjinya; tidak mampu mensejahterakan masyarakat indonesia; tidak mampu menangani Indonesia yang maha luas ini….. masyarakat kebanyakan sudah lama hidup dalam kemandirian yang serba apa adanya;
dari pileg ke pileg dari pilpres ke pilpress, kemajuan tetap ada, tapi kemunduran juga ada, stagnasi juga ada,
Reply
ich .. pakde pinter bnget tembak keyword dini
tapi artikelnya emang hots kok
Reply
Hmm, dasar tukang nembak keyword nih
Tapi isi artikelnya cukup orisinil dan padat berisi kok. Siapa pun pemenang pilpres nantinya, saya harap ada perubahan signifikan pada sistem pemerintahannya.
Reply
woow saya dukung mega nih haha tapi kayanya debat debat itu ga ada gunanya ya
Reply
harapan nya cuma atu, jangan rusuh aja, he..he,
Reply
semoga dan semoga pak dhe,harapan rakyat kecil hidup pilpres
Reply
siapapun yang menang, semoga masa depan Indonesia menjadi lebih baik.
Reply
Wah tebakan yang jitu (keyworld). Soal presiden saya gak berharap banyak, siapa saja, deh. Yang penting para calon harus siap menang dan siap kalah. Biar Indonesia gak tambah parah. Tuh aja!
Reply
Siap menang dan juga harus siap menang..
Reply
INDONESIA butuh presiden SUPERHERO
Reply
Yach semoga pemilu kali ini lancar, aman terkendali dan tak ada kerusuhan.
Btw koq pakde sumintar gak nyalonin jd presiden sih??kan ntar ane contreng..:))
Reply
Saya suka dg bahasa yg pak Sumintar gunakan… Intelek, halus, sopan & sangat adem. Tapi ada 1 yg ingin tanyakan. Apa arti nama pak Sumintar? Karena saya merasa ada makna besar di dalam nama bapak. Terima kasih
Reply