Pulang kampung panen jati
Posted by sumintarAug 4
Agar tidak stess, maka tiap hari libur pakde selalu ajak anak-anak jalan-jalan, minggu ini acaranya pulang kampung untuk panen jati. 20 tahun yang lalu waktu pakde masih mudah suka menanam apa saja, termasuk pohon jati, pohon pisang, nanas, kelapa, pohon kenitu, pohon jambu dan tanaman lainnya.
Di sawah pakde juga suka sekali menanam padi, jagung, kacang hijau, lombok, semangka, kedelai, jeruk, bayam, terong, tomat, brambang, wah pokoknya banyak sekali. Ini menujukkan memang pakde itu petani, anak seorang petani, petani desa, petani kampung yang waktu itu memang menguntungkan. Tapi karena pakde sembilan bersaudara, dan semua harus sekolah maka habislah sawah orang tua pakde untuk membiayai anak-anaknya.
Beruntung pakde masih punya pekarangan yang pakde beli dari hasil kerja di kota Surabaya 20 tahun yang lalu, dan apa yang pakde tanam itu ternyata sekarang bisa dinikmati ke anak-anaknya, mungkin juga cucu-cucunya. Waktu pulang kampung minggu ini pakde bisa panen jati, panen pisang, panen kelapa, panen kenitu / manitu. Tidak banyak memang tapi sudah bisa memberi pelajaran pada anak-anak pakde bahwa apa yang kita tanam dan kita rawat akhirnya akan panen juga. Termasuk dalam bisnis Internet, Internet marketing, kenapa pakde optimis, karena tidak harus menunggu 20 tahun, tapi satu tahun saja kita bisa panen raya. Panen dollar, panen rupiah, dan panen Euro.
Berikut adalah photo-photo perjalanan pulang kampung (di klik gambar jika ingin lebih besar dan detail) untuk panen jati yang pakde tampilkan:
Mas Aim, bersihkan mobil, persiapan pulang kampung.
Akhirnya dalam sekejap sampai juga
Inilah kakek dan nenek mas Aim+Isa di Jember Jatim itu.
Hutan Jati pakde, ditanam 20 tahun lalu,
Untuk panen raya butuh 50 tahun (pakde udah ke dunia lain kali)
Mungkin yang panen cucunya.
Panen kayu Jati dan kayu pohon kelapa, Ini jati tanaman bapak nak, bukan ilegal logging. Silahkan di inspeksi.
Panen Buah Pisang, cocok untuk kita dan burung peliharan.
Panen Buah Manitu / Kenitu dan Sarang Burung.
Panen Buah Nanas, hati-hati banyak durinya.
Panen Buah Kelapa, semua bagian pohon ini berguna,
buah mudah enak, tua jadi minyak, santan. Daunya untuk sapu lidi dan sunduk sate, pohonya untuk buat rumah.
Mencoba naik, Sulit mas Aim
Kalau Bapak, yah memang dulu Hobinya.
Segera upload file notebook,
terus kirim ke Pusat Pengolah Berita di Taman Dayu
Pasadena Hill Pandaan (160 KM dari Kota Jember)
Demikian semoga bermanfaat untuk anak-anak saya, syukur juga bisa untuk yang membacanya.
Pesan dari kakak di desa sana, katanya kalau kita menanam, merawat dengan telaten pasti kita akan panen juga.
Salam sukses, Sehat, dan Semangat Selalu.
















pertamax kah?…baca ah..trim pak de dah mampir k blog anak ingusan..he2
Reply
di akmpung punya jati emas, dikota punya laptop emas ya Kang….sep. sukses deh.
Reply
Pakdhe memang mantaff.. Yuk mari kita semua tanam adsense di ladang masing2.. Dan suatu saat nanti kita sendiri yang memanenya..
Reply
sumintar reply on August 4th, 2008 04:17:
1. Ditanam Artikel tiap hari,
2. agar segera masuk ke tanah google index halaman pertama,
3. dan di kunjungi oleh pecinta tanaman,
4. salah satu darinya akan tertarik,
5. dan akhirnya memetik buah itu,
Semoga saja, bukan buah terlarang…..
Reply
waahhh, pak ternaknya mana, minta di foto juga
Reply
wahh pak sumintar kayanya panen terus nihhhh…..
salam kenal dan salam sukses
bocahiseng. (-wakaka ikut-ikutan gaya pak sumintar-)
Reply
Wah mantaaab emang pakde…ladang online dan ladang offline tetap panen….:D
Reply
Jangan kelamaan liburnya pakde, ntar ladang yang di taman dayu, bakal kering
Reply
dijual per apa pakde? per-kubik kah?. hehehehe jati kan mahal. selain jati ada lagi ga pakde? albasia, mahoni.
Reply
SALAM KENAL
Wah pak tani sukses juga
Asalkan jgn illegal logging
Kita legal blogging aja…
Bukan begitu Pak?!?
Reply
sumintar reply on August 4th, 2008 08:40:
@erwin
ternak belum panen, bahkan mati semua… gak hoki kali.
cocok jadi petani bukan peternak.
@bocah iserng
Panen terus meski hanya satu batang, yang penting panen..
@Chika
Biar kalau yang satu tutup masih ada ladang lain terbuka.
@adam.cikal.net: Jangan kelamaan pakde
Kalau udah bisa posting berarti udah pulang, jadi gak lama-lama.
Entar gak mau ngeblog lagi, kadung krasan di desa.
@Izadi: di jual perkubig?
Kalau kemarin bukan dijual mas, di sumbangkan ke kakak yang mau bikin rumah…
@ariwolu: Jangan ilegal logging,
Itu yang pakde takut, takut masuk penjara,
mendingan masuk internet saja, dan masuk blog sampean biar banyak saudara…
Reply
Wah pasti dompet lagi gemuk nih online panen offline panen
Reply
waduh pak, itu Buah Manitu / Kenitu sepertinya saya belum pernah mencicipi, bagaimana kalo dikirim ke sidoarjo pak, heheheh….
makasih dah mau mampir ke gubuk saya pak…
Reply
Panen terus ..wah senengnya ..kapan bisa ke desa ..ck..ck..ckck..ck..ckck..ck..ck
Reply
kakek saya udah tanem jati tuh!
dia bilang emang buat saya ntar!
wekekekeke
Reply
[...] Yah… Sudah 4 hari ini saya membuat blog baru menggunakan blogspot.. Ngga hanya blogspot dink.. blogsome, blogs.ie, dan indoweblog. Pokoknya nama subdomain yang bagus dan belum kepake langsung saja saya buat blog baru, tapi orientasi pertama blogspot.. Alasannya karena, gratis, user friendly, boleh punya blog banyak dalam 1 akun, boleh dipasang adsense, cari templatenya gampang, dll lah.. Dalam 4 hari saya buat sekitar 90an blog.. Dan yang baru saya urusi baru 12blog Itupun belum maksimal benar.. Ndak papa lah.. Seperti yang sering Master Pakdhe “tani” Sumintar katakan [...]
you are my inspirator as a best “farmer”
sukses selalu
Reply
wah mas aku mau dong cerita lengkapnya mengenai perjalanan pulang kampung itu untuk ditulis di rubrik Boni majalah HKTI tanimerdeka terutama wawancara dengan dua bocah lucu di foto….kira-kira aku menghubungi siapa ya …terimakasih
Reply
assalamualaikuym..salam kenal pak…
bagaimana panennya…
saya juga mempunyai pohon jati…sekarang sudah berumur 7 taun…bagaimana prospek jual jatinya pak?kemana jualmya pak?mohon informasinya?
wassalaam
Reply
Mas, Manitu/Kenitu ne jik ono ga?
Aku wis suwi ga tau mangan.
Iso pesen ga yo?
Japri wae. Aku biyen terakhir mangan 32tahun yang lalu, nang Jatiroto/Lumajang
Basuki
Reply