Ribut Pemilu Legislatif 2009, Ada apa dengan KPU? sebagai rakyat yang ingin negaranya maju, saya mencoba menganalisa dari pandangan petani Internet.

Pemilu Kisruh, pemilu ribut, pemilu berantakan, pemilu legislatif 2009 penuh dengan kecurangan kira kira masalahnya sbb (mohon ditambahkan dan dikritisi jika salah)

1. Persiapan Pemilu yang terlalu pendek, tergesa-gesa,
2. KPU yang tidak belajar dari pengalaman masa lalu, kurang siap, dan tidak pengalaman,
3. Peserta pemilu legislatif  yang terlalu banyak dan belum siap mental, dengan sistem yang terlalu rumit.
3.a. Mencotreng legislatif lebih sulit dari tanda gambar partai, aturan yang kaku, kurang koordinasi,
4. Para calong legislatif yang tidak siap, petugas KPPS yang tidak siap,
5. Data Pemilih Tetap DPT yang kacau, tidak update, validasi kurang,
6. Sistem IT yang kurang canggih, kurang integrasi, dan tidak tepat guna,
7. Sistem rekapitulasi data yang ribet, tidak melihat kondisi lapangan yang beragam, belum siap,

8. Sistem logistik yang kacau, tidak tepat waktu, surat suara nyasar, kurang kontrol,

9. ? (mohon ditambahkan)

Kesalahan terbesar kita adalah tidak belajar pada pengalaman masa lalu, tidak melihat kondisi lapangan rakyat  indonesia yang sangat beragam, kondisi geografis indonesia yang sangat luas dan terpencar.

Membuat sistem yang memberi peluang kecurangan, sistem perhitungan surat suara yang ribet, memilih anggota legislatif langsung menjadikan banyak kepentingan yang memicu keributan.

Sekali lagi ini hanya pandangan saya tanpa berniat menjatuhkan pribadi, pemerintah dan golongan.

Artikel ini merupakan bagian akhir dari Pemilu legislatif 2009, yang terlah saya tulis sehingga trafik website ini naik dari 2000 menjadi 7000 tapi sekarang sudah kembal ke 2000 tiap hari.

Hasil pencarian untuk artikel ini:

review pemilu legislatif 2009 (1), ribut pemilihan karena salah hitung (1)