Rindu pada Ayah dan Ibu
Dikesendirianku,
Aku teringat masa dimana aku bersama ayah ke sawah, membersihkan rumput, menanam jagung dan padi, memupuk dan membersihkan hama, pulang memetik sayuran dan memancing belut, mengambil siput yang tersebar di sepanjang perjalanan pulang sejauh 3 KM berjalan.
AKu teringat dan semakin rindu saja,
Aku menagis, teringat ayah dan ibu di jauh berdua, tanpa ditemani ke 9 anakmau,
Semangatmu tak pernah pudar, meski tubuhmu semakin renta,
Tiap haru kau sebut ke 9 anakmu,
Engkau daoakan, agar sehat dan selamat,
Kau tak pernah memikirkan diri sendiri, yang kau pikir hanya kesuksesan anakmu,
Maafkan aku anakmu yang banyak salah ini, belum bisa berbakti, apalagi membahagiakanmu,
Maafkan,
Aku hanya bisa menagis, dan menagis,
Rindu sekali pada ayah dan Ibu,















hawee says:
June 6th, 2008 at 07:28
kenapa gak pulang kampung saja pak ?
[Reply]
sumintar reply on June 6th, 2008 08:46:
Iyo mas, inginya seperti itu, rencana aku mau dampingi orang tua, sambil bisnis online dari desa, (baru saya ujicoba di Tamandayu)
[Reply]