Selamat Datang di Blog Petani dari Kampung

Nama saya Sumintar Hadisiswoyo, saya asli dari Kampung Krangkongan, Kabupaten Jember. Anak petani miskin yang mencoba mengadu nasip dan mencari ladang di Internet. Semoga internet menjadi ladang yang subur dalam upaya menjemput rejeki agar dapur bisa mengepul. Semoga blog ini memiliki arti minimal untuk saya, keluarga saya dan orang disekitar saya. Mohon maaf sebesar besarnya jika diantara anda yang tidak suka sama saya, karena itu hak anda. Dan mohon maaf jika apa yang saya tulis nantinya tidak berkenan dihati anda, ini hanya karena kebodohan saya diusia yang udah uzur masih saja ingin berladang di bumi Tuhan yang maya ini.

Sukses Untuk anda semua, Semoga Tuhan Selalu Memberikan Kasih dan Sayangnya.
Segala Puji Bagi Tuhan Yang Maha Canggih.

Hasil pencarian untuk artikel ini:

blog petani (29), alamat didik ariwandana (2)
You can leave a response, or trackback from your own site.

15 Responses to “Selamat Datang di Blog Petani dari Kampung”

  1. Arki Rifazka says:

    Pak Sumintar, Guru Bisnis Internet marketing

    sukses selalu
    kapan2 chatting lagi ya. :)

    Reply

  2. hawee says:

    keren..petani gak gaptek.. SUKSES !!

    Reply

  3. bambang says:

    pak mintar memang petani dari desa yang ngetop jadi petani internet. smg tambah jaya
    di ladang internetnya. Amin.

    Reply

  4. Salam Kenal says:

    Salam kenal dari petani yang akan segera pensiun dini.

    Reply

  5. sumintar says:

    Terima kasih, mohon dimaafkan atas kesalahan saya masa lalu dan sekarang.
    Salam kenal juga dari saya,
    Semoga Ladang petani yang sudah sempit tidak diperluas dengan menebang hutan.
    Tapi buat ladang baru di internet.

    Reply

  6. bambang says:

    meleduuuuaaaaaaaaakkk pak mintar.

    Reply

  7. exerliving says:

    kita sama-sama petani bro. Cuman saya ini petani baru, alias masih newbe.
    Salam Kenal bro.

    Reply

  8. arif says:

    wah boleh tuh pak ditularkan ilmunya pada yang amsih cupu ini….

    Reply

  9. Pak Mintar angkatan P-22 yo… sing eling gak karo aku.

    Reply

  10. afila says:

    lam kenal ya pak.. aku newbie
    .-= afila´s last blog ..9 =-.

    Reply

  11. Saya mau lihat2 postingan Pak Dhe yang lama2

    Reply

  12. heru c says:

    BRAVO PETANI INDONESIA

    Reply

  13. BApaak sukes yaaa , tularkan jiwa petani nya kepada saya !!

    Reply

  14. omyosa says:

    MARI KITA BUAT PETANI TERSENYUM KETIKA PANEN TIBA
    Petani kita sudah terlanjur memiliki mainset bahwa untuk menghasilkan produk-produk pertanian berarti harus gunakan pupuk dan pestisida kimia, NPK yang antara lain terdiri dari Urea, TSP dan KCL serta pestisida kimia pengendali hama sudah merupakan kebutuhan rutin para petani kita, dan sudah dilakukan sejak 1967 (masa awal orde baru) , dengan produk hasil pertanian mencapai puncaknya pada tahun 1984 pada saat Indonesia mencapai swasembada beras dan kondisi ini stabil sampai dengan tahun 1990-an.
    Petani kita selanjutnya secara turun temurun beranggapan bahwa yang meningkatkan produksi pertanian mereka adalah Urea, TSP dan KCL, mereka lupa bahwa tanah kita juga butuh unsur hara mikro yang pada umumnya terdapat dalam pupuk kandang atau pupuk hijau yang ada disekitar kita, sementara yang ditambahkan pada setiap awal musim tanam adalah unsur hara makro NPK saja ditambah dengan pengendali hama kimia yang sangat merusak lingkungan dan terutama tanah pertanian mereka semakin tidak subur, semakin keras dan hasilnya dari tahun ketahun terus menurun.
    Tawaran solusi terbaik untuk para petani Indonesia agar mereka bisa tersenyum ketika panen, maka tidak ada jalan lain, perbaiki sistem pertanian mereka, ubah cara bertani mereka, mari kita kembali kealam.
    System of Rice Intensification (SRI) yang telah dicanangkan oleh pemerintah (SBY) sejak tahun 2005 adalah cara bertani yang ramah lingkungan, kembali kealam, menghasilkan produk yang terbebas dari unsur-unsur kimia berbahaya, kuantitas dan kualitas hasil juga jauh lebih baik. Tetapi sampai kini masih juga belum mendapat respon positif dari para petani kita, karena pada umumnya petani kita beranggapan dan beralasan bahwa walaupun hasilnya sangat menjanjikan, tetapi sangat merepotkan petani dalam proses budidayanya.
    Selain itu petani kita sudah terbiasa dan terlanjur termanjakan oleh system olah lahan yang praktis dan serba instan dengan menggunakan pupuk dan pestisida kimia, sehingga umumnya sangat berat menerima metoda SRI ini. Mungkin tunggu 5 tahun lagi setelah melihat petani tetangganya berhasil menerapkan metode tersebut.
    Kami tawarkan solusi yang lebih praktis dan sangat mungkin dapat diterima oleh masyarakat petani kita, yaitu:
    BERTANI DENGAN POLA GABUNGAN SISTEM SRI DIPADUKAN DENGAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK AJAIB LENGKAP AVRON / SO” + EFFECTIVE MICROORGANISME 16 PLUS ( EM16+ ).
    Cara gabungan ini hasilnya tetap PADI ORGANIK yang ramah lingkungan seperti yang dikehendaki pada pola SRI, tetapi cara pengolahan tanah sawahnya lebih praktis, dan hasilnya bisa meningkat 60% — 200% dibanding pola tanam sekarang.
    PUPUK ORGANIK AJAIB LENGKAP AVRON /SO merupakan pupuk organik lengkap yang memenuhi kebutuhan unsur hara makro dan mikro tanah, ditambah kandungan asam amino tinggi yang penggunaannya sangat mudah, sedangkan EM16+ merupakan cairan bakteri fermentasi generasi terakhir dari effective microorganism yang sudah sangat dikenal sebagai alat composer terbaik yang mampu mempercepat proses pengomposan dan mampu menyuburkan tanaman dan meremajakan/merehabilitasi tanah rusak akibat penggunan pupuk dan pestisida kimia yang tidak terkendali, dan yang paling penting adalah relative lebih murah.
    Semoga petani kita bisa tersenyum ketika datang musim panen.
    AYOOO PARA PETANI DAN SIAPA SAJA YANG PEDULI PETANI!!!! SIAPA YANG AKAN MEMULAI? KALAU TIDAK KITA SIAPA LAGI? KALAU BUKAN SEKARANG KAPAN LAGI?
    CATATAN: Bagi Anda yang bukan petani, tetapi berkeinginan memakmurkan/mensejahterakan petani sekaligus ikut mengurangi tingkat pengangguran dan urbanisasi masyarakat pedesaan, dapat melakukan uji coba secara mandiri system pertanian organik ini pada lahan kecil terbatas di lokasi komunitas petani sebagai contoh bagi masyarakat petani dengan tujuan bukan untuk Anda menjadi petani, melainkan untuk meraih tujuan yang lebih besar lagi, yaitu menjadi agen sosial penyebaran informasi pengembangan system pertanian organik diwilayah diseluruh Indonesia.
    Semoga Indonesia sehat canangan Kementerian Kesehatan dapat segera tercapai.
    Terimakasih,
    Omyosa — Jakarta Selatan
    sms 02137878827 atau 101310104072

    Reply

Leave a Reply

reverse phone lookupTattoo DesignsSEO