Solusi Lumpur Lapindo: Membangun Pusat Wisata Bencana
Solusi Lumpur Lapindo: Membangun Pusat Wisata Bencana terbesar di Indonesia kalau perlu terbesar di Dunia. Saat ini sepertinya masa depan bencana lumpur lapindo belum juga jelas sulusinya. Pagi tadi saya kebetulan baca koran jawa Pos dan memberiktakan jebolnya tanggul yang mengakibatakan warga Renokenogo harus meninggalkan rumah yang menjadi harapan terakhirnya yanga dihuni oleh 300 kepala keluarga.
Derita Tiada Akhir
Tiga tahun lalu saya bisa pulang mudik dari Surabaya ke Jember dengan lancar melewati jalur tol yang saat ini tinggal kenangan itu. Jadi sebenarnya semua orang menderita terlebih orang orang yang tidak bersalah di sekitar luapan lumpur, mereka mengharapkan bisa hidup yang lebih layak, daripada tiap hari menderita tiada akhir kalau harus tinggal disekitar kawah gunung buatan manusia itu. Sekali lagi saya ikut prihatin dan hanya berdoa semoga ada solusi yang lebih cepat dan jelas.
Membangun Pusat Wisata Bencana
Kalau kita pandai bersyukur sebenarnya tiap musibah, bencana atau masalah tentu ada hikmah yang kadang lebih baik. Untuk itu kita harus kreatif dan selalu berpikir positip sama yang di Atas, bahwa tidak mungkin Tuhan memberi musibah tanpa ada solusi.
A. Dibiarkan Tetap akan Menjadi Masalah Baru
Masalah tiada akhir, derita tidak berujung, itulah untuk menggambarkan kasus Luapan lumpur lapindo, seperti istilah warkop maju kena mundur juga kena. Ditanggul juga ambrol tidak tidanggul malah menggenang ke mana mana.
B. Coba Lebih Berani Seperti Presiden Soekarno.
Bapak bresiden kita dulu dengan berani membuat keputusan yang tidak sepele, yaitu memproklamirkan Indonesia Medeka disaat kita dalam suasana yang tidak menentu dan masih terjajah.
Misalkan kita ambil langkah berani dengan mencoba meneliti kembali apa tidak mungkin luapan lumpur itu kita rumah menjadi bahan bangunan, menjadi keramik, atau tanah urug, atau produk lain yang bermanfaat.
C. Merubah Energi Lumpur Menjadi Energi Pembangkit Listrik
Mungkin tidak luapan lumpur itu kita kelola tenaganya, artinya tenaga dorongan lumpur itu kita rubah menjadi energi, untuk mengerakkan generator listrik. Butuh riset memang, tapi kenapa tidak dicoba kearah sana, ini bagian dari berpikir positip untuk tiap kejadian.
D. Membangun Pusat Wisata Bencana Terbesar
Coba dianalisa (saya tidak ahli) apa tidak sebaiknya di radius 1 KM itu kita pasang tiang pancang dan kita bangun tembok melingkar.
1. Dibuat Tembok lapis 3 setinggi 200 Meter.
2. Lingkar 1. untuk menahan panas lumpur, dan luapan lumpur.
2.1. Karena tinggi maka memungkinkan lumpur akan mengalir otomatis ke sungai
2.2. DI tembok ini diberi semacam kaca tahan panas tiap positi tertentu,
3. Di lingkar ke 2 itu tempat orang melihat baik naik speda motor mapunun mobil
3.1. Strukturnya seperti tempat parkir di gedung bertingkat
3.2. Semua orang bisa melihat pusat semburan yang aman,
4. Lingkar ke 3 merupakan Gedung Bisnis, Musium, Tempat Kerajinan Kota Sidoarjo dan Indonesia
4.1. Ruang pameran, kegiatan Penelitian, Mall.
5. Dibagian luar paling luar adalah Papan Iklan,
5.1. Karena tinggi (200 Meter) maka iklan itu bisa dilihat dari jarak jauh dan ini akan diminati pemasang iklan.
6. Jalan Tol yang saat ini terputus, bisa disambung lagi mengelilingi Mall Melingkar terbesar itu,
7. Dijamin akan menjadi proyek Wisata Bencana Terbesar di Indonesia dan Dunia
8. Akan masuk World Record dan menjadi salah satu Keajaiban Dunia
Proyek ini memang raksasa, tapi sangat mungkin dari pada dana tiap hari dibuang untuk menanggul dengan tanah, dan sering jebol kenapa tidak menggunakan teknologi tinggi untuk membuat sesuatu yang monumental dan bermanfaat untuk mengakhiri derita lumpur lapindo.
Ide ini asli dari saya, dan kalau anda ingin mencobanya itu sudah seharusnya.
Mohon diteruskan kepada
1. Pimpinan Lapindo,
2. Badan Pengendalian Lumpur Sidoarjo
3. Menteri Pekerjaan Umum,
4. Bapak Aburizal Bakrie
5. bapak Presiden SBY,
Semoga Bencana itu Segera Berakhir dengan Membangun Pusat Wisata Bencana
Solusi Dari Petani Internet Indonesia
sumintar.com
(Salah seorang yang menjadi korban dampak Luapan Lumpur Lapindo)
















trendy says:
September 13th, 2008 at 05:40
ada bagusnya juga pakde tuh lumpur lapindo bisa jadi hukuman buat para koruptor!
kalo ada yang korupsi ceburin aja ke lumpur lapindo..sekali berenang dikenakan biaya 10 juta!
yang dapet duitnya masyarakat sidoarjo sendiri!
wkeekekekekek!
trendys last blog post..PR dan Award!
[Reply]
Achmad Sholeh says:
September 13th, 2008 at 05:57
mudah2an bapak2 kita yang berkepentingan membaca postingan ini ya pakdhe
Achmad Sholehs last blog post..Secercah Harapan Dari Sinetron Religi
[Reply]
kulisby says:
September 13th, 2008 at 06:20
ide bagus pakde…. semoga bapak yang ada di atas mau mengerti dan memahami penderitaan warga sidoarjo ,semoga mata dan hati para bapak bapak diatas di buka oleh Tuhan YME untuk segera menyelesaiakn beban dan derita warga korban lapindo
kulisbys last blog post..Libertyreserve
[Reply]
kipram says:
September 13th, 2008 at 06:31
sayang saya jauh dari lokasi, jadi ga bisa liat langsung
kiprams last blog post..Uday and Qusay
[Reply]
Dhimas says:
September 13th, 2008 at 06:36
Pakdhe punya solusi…
[Reply]
EEng says:
September 13th, 2008 at 07:04
iya tuh, bisa jadi ladang penghasilan juga buat korban lumpurnya.
great idea pakdhe. ^_^
EEngs last blog post..Bukan Google, tapi Gogle!
[Reply]
erwin says:
September 13th, 2008 at 08:00
langsung pesan domain lumpurlapindo.com pak, siap2 ajah kalo rancangan pak de di pakai pihal lapindo, lumayan traficnya :d
[Reply]
konsultasi kesehatan says:
September 13th, 2008 at 08:02
Solusi sudah banyak tetapi hasil masil nul…mungkin ini solusi jitu juga…moga mereka mendengar
[Reply]
andirich says:
September 13th, 2008 at 08:54
Tuhan pasti punya rencana lain dibalik cobaan yang diberikan-Nya. Semoga bangsa ini bisa lebih tawakkal lagi. Amin..
[Reply]
rizoa says:
September 13th, 2008 at 09:29
wah keren tuh…lumpurlapindo.com…. klu bener jadi obyekwisata…
[Reply]
emfajar says:
September 13th, 2008 at 09:34
ide yang bagus,, tapi pasti menelan biaya yang banyak..
[Reply]
paranormal online says:
September 13th, 2008 at 11:43
orang kreatid bisa merubah musibah menjadi anugerah
[Reply]
mig33citeureup says:
September 13th, 2008 at 12:52
Koruptor ulung hukumannya adalah MATI!!! caranya di ceburin ke Lumpur Lapindo….. !!!!
[Reply]
Warung Digital says:
September 13th, 2008 at 12:54
Sebenarya banyak tidak biaya tergantung dari manfaat, lihat saja bagaimana dana triyunan BLBI yang manfaatnya gak jelas, kasusnya juga tidak jelas, lihat saja berapa triyun kerugian negara akibat ilegal loging, lihat saja berapa trilyun kerugian negara akibat salah kontrak di Natuna, di Irian, di Kalimantan di Jawa, di Sumatera.
Belajar pada Negeri Cina, bagaiman dia membuat proyek besar dengan keuntungan jangka panjang yang jelas.
Belajar dari Sejarah bagiamana jaman dahulu nenek moyang kita membangun Borobudur, yang sampai saat ini masih terasa dampaknya.
[Reply]
Qisthon says:
September 13th, 2008 at 13:18
Think out of the border, sipp Pak De
Qisthons last blog post..Pengukuhan Master Blog, Andakah Salah Satunya? (Bag – 2 Selesai)
[Reply]
ebooks about crafts says:
September 13th, 2008 at 13:24
kenapa pemerintah sendiri tidak pernah berfikir seperti ini or mempertimbangkan ide2 seperti ini ya mas?pemerintah kayaknya mmg tdk serius menangani masalah ini
ebooks about craftss last blog post..Searching for Valencia Hotels
[Reply]
badoer says:
September 13th, 2008 at 14:27
ide yg bgus, tpi sangat sulit terlaksana, la wong buat gnti rugi korban aja mpe skrg ndak dibyar,
[Reply]
Hartanto says:
September 13th, 2008 at 14:50
iya pak dhe, kalo sampeyan ke sana, nanti akan ketemu tulisan “WISATA DANAU LUMPUR”. itu kreativitas masyarakat sana sepertinya
Hartantos last blog post..Some good thing about coffee
[Reply]
Ary Irawan says:
September 13th, 2008 at 15:59
Bagus tuch Pakde.
Jadi gimana caranya agar musibah bisa menjadi nilai jual dan menghasilkan, serta sebagai penggerak ekonomi rakyat korban lumpur yang selama ini kurang diperhatikan oleh pemerintah.
Disitu letak sales point nya.
Ary Irawans last blog post..Tornado Mania 3D
[Reply]
anton says:
September 13th, 2008 at 20:40
Waduh kelihatane bencana lumpur ngga ada habisnya pakdhe, entah sampai kapan bencana ini terjadi
antons last blog post..Aksi Panas Bunga Citra Lestari
[Reply]
pensiun kaya says:
September 14th, 2008 at 00:21
nice article..inspiring
moga saja pemerintah punya goodwill untuk penanganan masalah yang sudah berlarut-larut ini. thanks pakde
pensiun kayas last blog post..Plan Retirement with Investing
[Reply]
yudi says:
September 14th, 2008 at 02:14
wisata bencana kedengeran keren, tapi gimana yah perasaan “eks” penghuni, pasti miris kalo wisata kesana
yudis last blog post..Perawan dilelang demi kuliah
[Reply]
Izandi says:
September 14th, 2008 at 05:12
Semacam laboratorium ilmiah untuk sebuah keserakahan.
Izandis last blog post..Kenapa masih pake kode adsense itu
[Reply]
aha says:
September 14th, 2008 at 05:29
besok klo aku jadi presiden … pak de saya angkat jadi mentri penanganan bencana….he2 (kabur)
[Reply]
Ardy Pratama says:
September 14th, 2008 at 06:44
bagus rncanganx om.. :Dsaya pikir tadi bneran bakal dbangun. Udah rakyat trtndas eh malah djadiin tmpat wsata
Ardy Pratamas last blog post..Pembayaran di awal bulan, lumayan..
[Reply]
sumintar reply on December 1st, 2008 07:35:
Ya justru rakyat yang kena bencana jadi prioritas untuk memiliki aset dan tempatnya, sehingga terangkat kesejahteran dan pekerjaanya.
[Reply]
bluegreen says:
September 14th, 2008 at 07:47
salam kenal pak
ide yang bagus, cuma pelaksanaannya lihat-lihat dulu, menguntungkan ndak bagi “yang berkepentingan”, bukan bagi korban
kan klo di indonesia seperti itu yang dilihat keuntungan bagi “yang berkepentingan”
[Reply]
Shugoshin says:
September 14th, 2008 at 14:27
Idenya keren pak dhe, tp sayang pemerintah kita gak sekreatif pak dhe, hehe
[Reply]
Memanfaatkan Wordpress says:
September 30th, 2008 at 05:50
Solusi dari pakdhe benar2 luar biasa.. semoga bisa terwujud
Memanfaatkan Wordpresss last blog post..Nikmatnya Balas Dendam
[Reply]