Sombong Beda Tipis dengan Percaya Diri, Atau Percaya diri (PD) vs Sombong kadang susah untuk membedakan, itulah yang saya rasayakan. Saya takut dikatangkan sombong sebab bukan saja sampean membencinya tapi Tuhan juga tidak suka orang sombong, disisi lain saya juga tidak ingin hidup saya ini tidak berani melakukan apa apa, tidak ada semangat, tidak ada power, tidak mau melangkah, tidak mau ambil resiko, takut salah, tidak ada kepercayaan diri untuk melakukan sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh banyak orang.

Kalau sampean baru masuk di blog saya mungkin anda langsung mengambil kesimpulan pakde ini orangnya sombong sekali, seprti judul Portal Berita kalah Cepat dengan Blog Berita terkesan pakde sombong.

Terus terang sombong itu memang enak loh, puas gitu loh, terkesan hebat, wah, top, dahsyat, dan kata kata lain yang membuat orang jadi sombong. Tapi ini kadang sumber dari masalah dan kejatuhan kita begitu kesombongan kita menjadikan orang lain tidak suka dan berniat untuk menghancurkan kesombongan kita.

Sombong yang berlebihan memang bisa membuat orang lain benci, orang lain iri, orang lain tidak suka, orang lain marah, dan menjadikan kita lupa diri, tidak mau disalahkan, tidak mau dikoreksi, tidak mau disaingi, bahkan tidak mau belajar karena kesombongannya.

Tidak percaya diri berlebihan menjadikan anda tidak mau melangkah, tidak mau dikatakan salah, takut mengambil keputusan, takut rugi kalau mau berinvestasi, takut salah jika mau posting artikel, takut dikatakan kampungan, takut dibilang ndeso, payah, gak bermutu, dan akhirnya kita jadi lemes, tidak bedaya dan akhirnya kita juga merepotkan orang lain karena jadi orang yang tidak produktif.

Hampir Semua Iklan Terksan Sombong

Coba lihat iklan Semen Gersik Kokoh dan Tak Tertandingi, sombong sekali kan? coba rasakan kalau bunyinya seperti ini, Produk kami Lumayan dan gak Jelek Jelek Amat, memang merendah tapi kalau itu dijadikan iklan bisa bisa gak ada yang beli.

Saya juga pernah baca iklan seperti Saya Akan Membuka Satu Satunya RAHASIA Terhebat Masa Kini Yang Telah Membuat Sedikit Orang Mendadak Jadi Milyuner”

coba kalau iklannya begini: Saya adalah dari sekian orang pemula yang ingin membuka rahasia bagimana bisa bisa mendapat uang 1 Juta / bulan dalam waktu 1 tahun. Saya kawatir anda tidak mau ikut.

Jadi memang iklan itu terkesan sombong, tujuan utama adalah “merusak” pikiran anda, menggerakkan pikiran bawah sadar anda, membangkitakan hawa napsu anda, memotivasi anda agar mau membeli, mau bergabung, sebab kebanyakan banyak iklan lain yang jauh menggoda, kalau tidak dipaksa kadang juga tidak mau. Yah Itulah Iklan mana anda kecap nomor 10.

Sombong Beda Tipis dengan Percaya Diri

Saya rasa sangat tipis bedanya sombong dan percaya diri, keduanya memiliki “great Power” memilik tenaga yang membuat hidup lebih bergairah, bernapsu, dan bersemangat. Namun kalau boleh saya simpulkan yang membedakan sombong dan percaya diri adalah dampaknya bagi kita dan orang lain:

SOMBONG adalah ketika kita merasa paling hebat, tidak ada yang menandingi, sakit hati kalau orang lain lebih sukses, dan suka meremehkan, merendahkan kemampuan orang lain. SOMBONG akan membuat kita melakukan segala cara (baik mapunpun buruk) untuk mengalahkan orang lain demi kepentingan diri sendiri. Sombong menjadikan kita lupa diri dan akhirnya menjadi mala petaka bagi dirinya sendiri.

PERCAYA DIRI adalah ketika kita menyadari bahwa kelebihan yang diberikan Tuhan adalah untuk menolong diri kita sendiri sekaligus menjadi amanah untuk membantu orang lain agar ikut sukses . Kita maksimalkan bakat dan keahlian kita untuk mencari rezeki, menularkan ilmu yang bisa meringankan beban orang lain, yang membuat orang lain ketularan energi positip dari rasa percaya diri kita yang membera.

Sombong itu dampaknya tidak baik bagi diri sendiri, yang akan merusak pikiran dan hati kita, plus menjadikan orang lain tidak simpati malah jadi membenci dan berujung pada ingin balas dendam atau caci maki dan menjatuhkan diri kita.

Percaya Diri akan memotivasi kita untuk berani melangkah, berani bertanggung jawab, berani mengambil resiko, berani mengambil keputusan sehingga diri kita bisa mencapai sukses dan orang lain bisa mendapatkan hawa panas percaya diri yang akan menjadi “great Power” sehingga orang lain mau melakukan langkah yang sama, orang lain mendapat manfaat dari energi PD yang ada pada diri kita. Sehingga sukses kita juga berdampak pada kesuksesan orang lain.

Kesimpulan?

Jangan sombong tapi anda harus percaya diri, semangat membara dalam mengatasi persoalan hidup yang semakin berat ini, Jika anda ada persoalan keuangan seperti pakde ini, maka ayo kita percaya diri (PD) bahwa anda mampu, anda bisa untuk mendapatkan penghasilan yang besar dalam rangka membantu banyak orang yang masih tidak berdaya.

Pesoalan yang paling utama adalah? Apakah anda mau, susah sudah dahulu, berkorban dahulu, sabar dan tabah jika dalam perjalanan banyak halangan dan rintangan. Apakah anda bersedia untuk terus pecaya dan bertahan bahwa kesuksesan itu memang hak kita, dan kewajiban kita untuk mewujudkannya.

Hasil pencarian untuk artikel ini:

puisi sombong (3), perbedaan sombong dan percaya diri (3), puisi jangan sombong (3), menghadapi orang sombong (3), percaya diri vs sombong (3), Dampak sombong (3), susah percaya terhadap orang lain (2), percaya diri (2), over percaya diri (2), kata puisi buat orang sombong (2), cara mengatasi orang sombong (2), mengatasi sombong (2), Gak percaya diri (2), PErbedaan orang percaya diri dan orang sombong (2), puisi dombonk karna selingjuh (2), kesimpulan dari orang orang sombong (2), yang buat gak percaya diri (2), yg boleh sombong (2), tips dan trik mengatasi orang sombong (2), cara menyikapi orang sombong (2)