Posts Tagged ‘kegunaan kartu kredit’

Kartu Kredit, Gaya Hidup atau Jebakan Hutang

Anda butuh kartu kredit (credit card), atau hanya ingin gaya hidup lifestyle atau anda akan terperangkap dalam jebakan hutang. Tidak mudah untuk mendapatkan kartu kredit, tapi setelah dapat hati hati jangan berubah gaya hidup anda, karena bisa bisa anda akan terperangkap dalam jebakan hutang, utang yang tak pernah selesai alias tidak pernah lunas.

Cara mudah mendapatkan persetujuan kartu kredit

1. Cukup siapkan KTP yang alamatnya sesuai dengan alamat tinggal anda, dan kalau bisa ada nomor telpon tetap (fixed line) di rumah tersebut.
2. Siapkan telpon, HP yang bisa dihubungi untuk proses verifikasi dan wawancara,
3. Siapkan daftar gaji atau keterangan penghasilan jika wiraswasta,

4. Siapkan orang terdekat anda (kakak, adik, atau saudara) nama, alamat dan telpon termasuk nomor HP. yang bisa dihubungi,

5. Datang ke bank yang anda percaya, atau datang ke mall-mall sekarang banyak sekali tawaran.
6. Usahakan anda selalu bisa dihubungi dan saudara anda (untuk referenasi) juga harus bisa dihubungi.

7. Hafalkan Alamat, telpon, tanggal lahir anda dan orang yang anda tunjuk sebagai penjamin, nama orang tua anda (kadang ada yang lupa loh, keterlaluan)

Fungsi kartu kredit untuk Bisnis di Internet

Untuk apa kartu kredit itu? yang paling benar fungsi kartu kredit untuk bisnis online atau internet marketing adalah untuk :
1. Beli domain dan hosting luar negeri,
2. Untuk membeli produk online yang tidak bisa dibayar kontan atau cash,
3. Untuk verifikasi account seperti paypal,
4. Untuk anda bawa pergi ke luar negeri, dalam upaya memudahkan alat pembayaran,
5. Untuk kebutuhan yang sangat-sangat mendesak, cari hutangan sana sini tidak ada yang memberi, dan anda harus segera ambil tindakan (seperti keluarga sakit butuh dana besar).

Kalau Untuk yang lain gimana pakde?

Misalkan untuk belanja di mall, membeli alat-alat elektronik, Handphone, Notebook, Mainan anak anak dll.

1. Jika untuk beli alat itu karena anda tidak punya uang cash dan segera anda jual lagi dengan keuntungan lebih besar dari pada bunga kartu kredit yang berkisar 3 s/d 4 Pesen per bulan itu, maka masih boleh.

2. Tetapi jika hanya untuk beli untuk kebutuhan mainan, hiburan, atau makanan maka sebaiknya dihindari, saya tidak berteori tapi saya benar-benar merasakan nikmat dan pahitnya (mungkin masih terasa sampai sekarang).

3. Jika hanya untuk gaya hidup konsumtif, pemborosan , dan hanya ingin dikatakan keren, gagah gagahan (bukan menggagahi loh), maka siap siap.

4.kecuali anda memang anak orang kaya, uang melimpah, suka jalan jalan ke luar negeri, uang dan duit tidak jadi masalah, maka sak karepmu gawe opo wake, kekekeke.

Awas Kartu kredit berubah jadi jebakan Hutang

Ini pengalaman pakde (maaf untuk agen, pegawai kartu kredit jangan tersingung loh), jika ekonomi anda pas-pasan dan anda melanggar pasal pasal peruntukan kartu kredit yang benar pakde diatas (weleh pake pasal segala) maka kartu kredit, credit card itu bisa menjadikan Jebakan Hutang dan Malapetaka jika:

1. Anda tidak membayar tepat pada waktunya, tepat waktu saja sudah kena charge sekitar 5 s/d 10 Ribu tiap kali melakukan pembayaran terutama jika tranfer dari bank. Apalagi anda terlambat bayar dari tanggal jatuh tempo.

2. Terlambat s/d 1 Minggu anda akan segera di telpon dari petugas kartu kredit, jika anda akhirnya jadi membayar anda akan kena denda 25 s/d 100 ribu. Plus bunga harian.

4. Terlambat s/d Tanggal cetak credit card berikutnya anda akan kena bungga yang mengerikan yaitu s/d 4 Persen tiap bulan sekali lagi empat persen tiap bulan. Coba bayangkan kalau 1 tahun maka anda akan kena bunga sampai 4 x 12 = 48 persen per tahun. Gila inilah awal malapetaka dan jeratan hutang itu.

5. Terlambat lebih dari satu bulan maka penagih yang lebih garang benama dep collector atau juru tagih profesional akan segera mengubungi anda. Bukan hanya itu anda saudara anda juga akan di telpon dan anda akan malu dibuatnya.

6. Jika anda juga belum bayar juga maka berikutnya DC itu akan datang kerumah anda, dan menagih lagi kenapa anda masih juga belum bayar.

7. Kartu anda di blockir, anda dimasukkan daftar blacklist baik oleh penyelenggara kartu kredit dan oleh bank.

Saya lancar lancar saja kok pakde bayarnya?

Siap siap dengan Tawaran manis berikutnya, berupa?
1. Tawaran Pinjaman lunak atau loan (bunga 1 s/d 2 persen fixed), ini kadang sangat menggoda anda disaat anda memang membutuhkannya.
2. Tawaran Kartu kredit untuk pasangan anda, nah jika anda hebat dan bisa menahan hawa napsu anda, maka orang terdekat anda belum tentu bisa. Apalagi hampir semua barang sekarang bisa dibayar dengan kartu kredit, Belaja di supermarket, beli barang elektronik, beli mobil phone terbaru, bayar telpon, akses internet dan segudang barang barang pembangkit gaya hidup konsumtip lainnya.

3. Tawaran kartu kredit bank lain yang lebih mudah kalau anda sudah punya kartu kredit dan terbukti patuh membayar dan membelanjakan (kekeke). Dengan iming iming tanpa iuran tahunan, tanpa bunga, tanpa proses berbelit, dan tanpa tanpa yang lain. Ini juga godaan terberat beriktunya.

5. Tawaran asuransi yang akan mendebit kartu kredit anda setiap bulan, kalau anda butuh asuransi boleh saja tapi kalau tidak ini juga merupakan pengeluaran langsung.

Demikian jika ada yang salah saya mohon dikoreksi, Bagi anda penyelenggara kartu kredit, marketing dll mohon jangan tersingung, ini semata untuk mengingatkan baik dan buruknya menggunakan kartu kredit.

Saya juga merasakan nikmatnya punya kartu kredit tapi saja juga merasakan pahit dan getirnya menggunakan kartu kredit sehingga mengarah ke Jebakan hutang yang tiada pernah selesai itu.

Semoga bermanfaat khusus bagi diri saya sendiri, syukur jika bermanfaat bagi yang membacanya.

Hasil pencarian untuk artikel ini:

gaya tapi hutang (1), jangan gaya bila hutang tak mampu bayar (1), keguaan kartu kridit (1)