Kalau Tuhan menghendaki, Insya Allah tempat tinggal terakhir saya di Ketan Ireng Timur Prigen, yang juga merupakan Kampus Alam yang merupakan kampung internet mandiri.

Sesuai tulisan saya sebelumnya bahwa blog saya ini nanti hanya berisi kisah gagal dan kisah sukses saya, diperuntukkan untuk anak anak saya yang masih kecil agar kelak kalau saya sudah mati, anak anak saya masih bisa belajar, mengembangkan dan meneruskan perjuangan saya yang masih banyak dan masih belum selesai.

Saya saat ini hanya meneruskan perjuangan bapak Saya

Sadar atau tidak ternyata saat ini saya hanya meneruskan perjuangan bapak saya.  Perjuangan bapak saya yang paling berat adalah ingin kaya, ingin sukses, ingin bantu banyak orang, dan kelak mati bisa berjumpa Allah di Syurga.

Apa saya berhasil meneruskan perjuangan bapak?

Untuk yang ingin kaya relatif berhasil (hehehe maaf bukan sombong), sebab bapak dulu tidak punya rumah, tidak punya sawah, tidak punya ladang (maaf kata ibuk saya bapak hanya mbawa kontol), sebab yang punya sawah dan ladang itu ibu saya, itupun hasil warisan dari nenek saya. Dan masalah materi yang di impikan bapak saya sudah saya perloleh lebih dari cukup.

Untuk bantu orang banyak belum berhasil, saya hanya bisa bantu sangat sedikit orang, bahkan malah saya banyak menyesatkan orang banyak (ketika saya masuk MLM, dan ketika saya jalankan bisnis Forex, hehehe maaf yah semoga dosa saya diampuni).

Untuk Berjumpa dengan Allah tentu merupakan Hak Prerogatif Allah, jadi saya ga bisa ikut campur, tapi hanya bisa berdoa:  Semoga Allah memasukkan saya orang orang yang berserah diri dan golongan orang orang yang bersyukur.

Saya sangat meyakini semua perjalanan hidup ini Allah yang menentukan, Allah yang memilihkan. Yang bisa saya lakukan hanyalah Pengharapan dan selalu berprasangka positip pada Allah.

Saya lahir 47 tahun yang lalu di pelosok desa Krangkongan, Kecamatan Umbulsari Kabupatan Jember Propinsi Jawa Timur, 14 KM sebelah selatan Kecamatan Tanggul, 13 KM dari utara Kecamatan Balung. 40 KM sebelah timur Kabupatan Lupajang dan 40 KM dari kota Kabupaten Jember.

Tidak pernah masuk TK (karena dulu tidak ada TK)

SDN Jatilawang II, Krangkongan Paleran, lulus tahun 1978
SMPN Semboro Tanggul lulus tahun 1981,
SMAN I Jember lulus tahun 1984
Perkapalan ITS  Surabaya Lulus tahun 1990

(banyak cerita lucu semasa sekolah nanti ada tulisan sendiri LE dan Nduk (panggilan saya ke anak)

Tempat Tinggal Terakhir, KetanIreng Timur Kec. Prigen Pasuruan

Ada banyak alasan kenapa saya memutuskan memilih tempat tinggal terakhir (hitup dan mati) di Ketanireng, yaitu karena tidak terlalu jauh dari keluarga Istri saya di Surabaya, semua unsyur yang disenai bapak saya ada disana yaitu Pertanian, perkebunan, perikanan, perhutanan dan wisata.

Ketan ireng adalah syurga dunia, karena memiliki potensi keindahan dan sumber air yang melimpah, seperti gambaran dalam beberapa kitab suci. Ada Air mengalir dibawahnya, serta panorama yang indah, dengan pemandanan lukisan sang pencipta yang maha Indah. Maha Kuasa Allah yang telah memilihkan tempat tinggal begitu mempesona.

(bersambung pada episode berikutnya)

Catatan:

Tulisan ini saya buat tidak ada niat untuk riak, pamer, menyombongkan diri, ini saya tulis khusus untuk anak anak saya.

Satu hal yang terpenting dalam tulisan ini: Kesuksesanku bukanlah karena aku, kesuksesanku bukanlah materi, kesuksesan adalah tingkat rasa syukur, kesuksesanku adalah sebesar Pikiran Positipku terhadap Sang Pencipta. (maaf kalau salah kata)

Hasil pencarian untuk artikel ini:

Kontol pakde (2), cerita kontol (1), smpn 2 prigen and blog (1), kontol pak de (1), kata-kt jorok (1), kata jorok surabaya (1), cerita kontol paklek (1), cerita kontol pakdes (1), cerita kontol pak de (1), tempat tinggal yang indah (1)