Terima kasih Tuhan Yang Maha Pemberi Rejeki, telah Engkau ciptakan kehudupan untuk kesejahteraan manusia. Dan Terima kasih Itik Petelur ku yang hampir 1 tahun telah mendampingiku dalam memproduksi telur itik asin, selama itu pula aku telah mendapat banyak gizi, manfaat dan pelajaran tentang teknik berternak bebek petelur. Jatuh bangun sudah aku lalui bersamamu.

Maafkan Aku Juga Harus Menujualmu ke Pasar
Khawatir aku tidak bisa merawatmu dengan baik, maka dengan terpaksa aku harus menjual dirimu (bebek afkir) ke Pasar, semoga dagingmu bisa dinikmati banyak orang, dan engkau termasuk mahluk yang membawa manfaat bagi banyak orang.
Selamat jalan itik petelurku, maafkan atas segala perlakuanku yang kasar, kurang sabar, kurang menyayangimu dengan sepenuh hati.
August 18th, 2010
sumintar
Posted in
Tags: 