Membaca berita detik.com tanggal 16 April 2010 jam 16:00 saya jadi sedih Judulnya : Utang Indonesia US$ 178,041 Miliar, sementara Pengangguran Berkurang 0.3% pada tahun 2010.
Kemarin sore saya ke Semarang naik keteta api, saya melihat dari jendela kereta sawah terhampar yang begitu luas hampir tiada bertepi. Ketika saya naik pesawat saya juga sering melihat kebawah, luas wilayah Indonesia juga begitu mempesona, tapi ternyata hurang Indonesia juga seluas wilayahnya.
Kadang saya berfikir apa yang dilakukan para pemimpin Negeri Ini
Saya mencoba membantu para petani kecil, para pengangguran, para anak muda yang kehilangan semangat. Saya sering bertanya pada mereka “Apa tidak ada pejabat, perangkat yang membantu? jawab mereka : Kok membantu, kadang urusan saja dipersulit.
Hampir 20 tahun saya bekerja, yang saya temui adalah betapa susahnya mencari pekerjaan, mencari pinjaman untuk modal usaha, betapa tidak ada yang perduli pada generasi muda yang penuh semangat. Betapa manisnya janji janji kampanye, betapa lantangnya ketika tampil di acara TV.
Untuk Apa Pemerintahan ada Kalau mereka hanya bisa memerintah tanpa mau turun ke bawah
Lihatlah kebawah, lihatlah ke desa desa, dengarkan jeritan mereka, lihatlah persoalan ekonomi yang menjeratnya. Mana para Akhli, mana para para Ilmuwan, mana riset kalian, mana sumbangsih kalian. Jangan hanya bisa memerintah, ayo beri teladan, ayo turun kebawah, ayo ciptakan lapangan kerja, ayo kurangi pengangguran, ayo jangan hanya bicara, ayo buktikan bahwa kalian perduli. (wah kok jadi begini yah saya, hehehe)
Jangan Hanya Pandai Debat, Urusi Kepentingan Rakyat
Masih banyak lahan kosong, masih banyak hutan yang gundul, jangan hanya dikuasai, jangan hanya bisa mengusir rakyat kecil. Fasilitasi, arahkan, bimbinglah. Buat kerja sama penghijauan, menanam hutan kembali, sediakan hutan rakyat, buat aturan yang memudahkan rakyat bisa memperoleh hasil tanpa merusak hutan.
Galakkkan gerakan kembali ke desa, Siapkan Infrastruktur Yang Memadai
Petani tidak akan bisa maju kalau hanya disubsidi pupuk, petani dan peternak akan bisa maju kalau ada bimbingan, penyuluhan dan keteladanan para perangkat dibawah. Mereka juga butuh dana untuk mengembangan, modal usaha. Jangan disunat, jangan di entit (dipotong). Bantu dalam pemasaran, bantu dalam peningkatan kualitas produksi.
Dana Pendidikan 20 % Sebaiknya juga untuk Pendidikan Luar Sekolah
Banyak orang, mahasiswa, lulusan SMA yang tidak bisa bekerja, karena tidak tahu, karena tidak ada yang mendidik dan mengajari mereka, mereka juga tidak ada dana untuk mencari ilmu di Internet, membeli buku, sekolah, kursus dll.
Saya yakin semua sudah disediakan pemerintah, tapi mungkin Belum membumi
Di Indonesia semua departemen ada, semua berpotensi menghabiskan dana APBN, tapi coba bandingkan antara dana yang dikeluarkan dengan kontribusi real yang bisa mengurangi pengangguran, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan juga meningkatkan devisa, mengurangi hutang yang kian menumpuk. Rp. 1.700 Triyun Hutang Indonesia (kalau tidak salah hitung), dan akan terus bertambah. Masihkan hanya melakukan berubahan perubahan yang tidak signifikan, mengandalkan orang orang yang tidak siap tempur, siap mati matian berjuang untuk membangun negeri. Mulai dari mensejahterakan diri sendiri, keluarga, tetangga, orang disekitarnya dan pada akhirnya bisa berkontribusi meskipun hanya berupa tulisan yang nadanya agak panas ini (hehehe, maaf jangan diambil hati).
Saya juga bukan orang baik, tapi akan berusaha untuk menjadi yang lebih baik. Semoga. Tapi saya bersedia untuk dikritik, diajak turun ke desa, diajak membantu pemuda putus sekolah agar mereka berdaya dan akhirnya mandiri. Atau barangkali saya termasuk orang yang sudah ketinggalan jaman yah…..
April 16th, 2010
sumintar
Posted in
Tags: 
pemerintah sibuk mempercantik diri agar dapat utang lagi
Reply
setuju…
salam kenal mas..
Reply
Hemm.. para dewan kerjanya aja kek gituu..
Bikin males aja. Ya gak? Seenak perut mereka sendiri.
Reply
Apa saya bisa jadi siswanya Pakde di kampus alam agar saya bisa mandiri?
Reply
sumintar reply on April 17th, 2010 09:13:
Bisa kok mas, lagi persiapan pembangunan.
Reply
Kayaknya negeri ini butuh pemimpin yang betul2 merakyat, mengerti dan tau penderitaan rakyat kecil kayak qta2 ini
salam kenal aja bang ….
joujipunk.blogspot.com
GBU
Reply
Betul, mas…
Pemerintah yg harusnya memiliki jiwa pemimpin malah menggadaikan mimpi2 anak2 bangsa untuk mengisi perutnya sendiri…
Ayo kita memperbaiki hidup orang2 di sekitar kita
Reply
mari kita semua berbuat sesuatu untuk kemajuan bangsa Indonesia tercinta ini… apapun itu, sebesar apapun dia, jika kita semua sungguh2 untuk mempersembahkannya bagi kebaikan semua orang khususnya bangsa Indonesia, mungkin akan sedikit membantu bangsa ini menyelesaikan masalah2 yang dihadapi. bersama kita bisa pak…….
Reply
jualan ajah ah
Reply
Bener teu mas. . . .pemerintah bilang kalo kita dah sejahtera. . .tapi yang sejahtera kan pegawai pemerintah. . .yang pedagang mana?
Reply
wah mang benar bos
mungkin kalo d’tarungkan soal hutang dan korupsi indonesia bisa menang dri negara lain
Reply
seandainya mbah jadi presiden ya…?
atau paling tidak, pak SBY baca artikel ini….
Reply
Seharusnya Pejabat pemerintahan,Politikus baca postingan ini biar yg korupsi dan melanggar banyak yg sadar,ato mungkin seharusnya mereka belajar dari Pak de kali ya pak?
Reply
mantap Pak…
Ide, tulisan, action….mustine orang2 seperti sampeyan sing dadi pejabat(pemimpin).
Kalo saya ingin “membuat” SEKOLAH ALAM, bisa dapat informasi dari mana ya ?
Sukses selalu semoga ya Pak..
Reply
wah banyak benar hutangnya.
Reply
Waduh… banyak banget utangnya…
Reply
Kayaknya utang itu diakibatkan oleh pejabat negara yang gemar korupsi…
Reply
wah…uatangnya kok banyak banget….
gara2 korupsi tuh…
Reply
kita berharap aja….indonesia bisa bayar krena kalo tidak tanah indonesia akan diambil alih oleh pengutang…
Reply
Sangat lebih baik bila Indonesia bisa mengurangi nilai hutang itu sendiri, 1.600 trilyun sudah terlalu besar, bahkan menurut kabar sebesar 116 trilyun adalah bunga hutang yang selalu kita berikan ke negara kreditur. Jadi jangan hanya rasionya yang dipertimbangkan melainkan nilai hutang itu sendiri yang juga harus dikurangi secraa signifikan. Indonesia kaya dengan SDAnya. Jadi ada apa sebenarnya bisa memilki hutang sebesar itu?
Untuk mengurangi hutang kita dapat mengurangi gaji dari PNS, TNI, POLRI, DPR dsb. Karena gaji aparatur pemerintah juga harus disesuaikan dengan pendapatan per kapita. Bila pendapatan perkapita indonesia hanya 1,5 juta kenapa gaji PNS rata-rata 2-3 juta? Kenapa tidak hanya 1 juta saja? Dengan ini sangat memberatkan rakyat dalam menggaji aparat pemerintah.
Anggota DPR pun begitu di daerah kami digaji per bulan 10 juta dan per tahun 120 juta pada dana aspirasi tiap anggota DPR hanya 200 juta. Kenapa rasio perbandingan gaji DPR dan dana aspirasinya sendiri tingkat perbandingannya 120:200 kenapa bukan 20:200?
Reply
wah banyak amat hutang indonesia, pantesan kita dak maju maju
Reply
Semoga cepat selesai urusannya
Reply
mungkin saja ini bermanfaat untuk dilakukan semua orang agar tak terbelit dengan yang namanya hutang. silakan unduh filenya di alamat ini:
http://downloads.ziddu.com/downloadfile/14854262/sekalimelakukanlebihbaikdariseribukalimembaca.rar.html
salam kenal
Reply
alhamdulillah..
Reply
jaya terus indonesia ku wkwkkw
Reply
Peluang Bisnis…
[...]Utang Indonesia US$ 178,041 Miliar, Pengangguran Berkurang 0.3% | BISNIS di INTERNET[...]…