Ternyata website perlu sekolah, untuk apa? agar bisa belajar, mandiri, berkembang dan akhirnya bisa mencari duit sendiri. Sekolah macam apa yang dibutuhkan oleh website atau blog? nah itulah artikel yang akan pakde tulis hari ini dalam rangka belajar menulis di blog atau website tiap hari.

Ini juga dari pengalaman pakde, dimana tidak mungkin pakde yang punya anak virtual dan perternakan maya yang banyak itu mendidiknya sendiri, mengelola sendiri dan mereawat sendiri serta mengajari sendiri agar bisa pintar seperti para pembaca blog ini.

Berikut adalah pengalaman petani agar website mau sekolah dan bisa pulang dengan membawa trafik, atau pengunjung, atau traffic, dan yang terpenting pulang membawa duit, dollar atau rupiah. Ada sekolah gratis dan ada sekolah berbayar.

1. Menyekolahkan ke blog atau website yang rame pengunjung: Cotohnya website iklan gratis mantep, itu saya sekolahkan ke iklan baris juga yang rame, kenapa kok ke iklan baris bukan yang lain? karena agar mendapat ilmu iklan baris, ilmu iklan gratis,  bukan dapat ilmu silat jurus SEO.

2. Menitipkan ke Kakak yang lebih Senior: Contohnya saja Warung Digital, itu dulu saya sekolahkan ke Indobilling.com, karena selain lebih senior si Indobilling itu juga memiliki pelanggan tetap yang selalu aktip untuk berkunjung. Setelah pinter dan bisa mendatangkan trafik sendiri sekarang dilepas.

3. Belajar medatangkan trafik ke Entrecard.com, agar bisa berjalan ke teman-temannya, mengunjungi saudaranya, dan latihan memasang iklan di komunitasnya, dan akhirnya bisa mendatangkan pengunjung atau trafik. Apa itu entrecard.com silahkan saja masuk kesana agar saya tidak salah menerangkan.

4. Sekolah Melayani dan membantu dengan menyediakan web proxy: Dalam kasus ini, kita pasang web proxy, katanya si guru saya  Cosa aranda Web Proxy selain medatangkan trafik juga bisa untuk mencari duit. Tapi hati-hati tidak semua layanan hosting mau menerima murid. Alasanya adalah bisa menghabiskan resource server tempat hosting anda, sebelum menyekolahkan harap ijin dulu boleh tidak, kalau tidak boleh dan anda memaksa bisa kena tendang, alias di suspend.

5. Sekolah ke domain parking: Ini sekolah gratis tapi anda akan dibayar, tapi masalahnya anda harus punya nama domain yang bagus, dan mudah di ingat, agar anak virtual anda bisa mendatangkan dollar atau euro, contoh education99.biz, itu pakde sekolahkan ke parked.com, dulu sih pinter cari duit tapi  setelah  yahoo.com melarang praktek sambel trasi (arbitrage) maka  para  orang  tua yang punya domain yang disekolahkan dan dipekerjakan disitu banyak yang gulung tikar.

5. Sekolah ke sampean yang mau merawat: Ya yang ini harus mau membayar dan mahal, pakde saja harus mengeluarkan rupiah diatas satu juta tiap bulan agar beberapa anak virtual atau peternakan virtual ini bisa terus sekolah dan bisa menghasilkan duit.

6. Sampean tambah sendiri, bisa di komentar atau di blog sampean.

Pakde jamin artikel ini original dan tidak duplicate content, agar bisa diterima oleh ndoro tuan google.com dan badan anti duplicate copyscape.com.